Jokowi Akan Alokasikan Anggaran Infrastruktur Rp 384,8 T dan TKDD Rp 770,4 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi Akan Alokasikan Anggaran Infrastruktur Rp 384,8 T dan TKDD Rp 770,4 T

Senin, 16 Agustus 2021 | 13:20 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan infrastruktur dianggarkan Rp 384,8 triliun. Kemudian, anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKKD) direncanakan sebesar Rp 770,4 triliun.

Dijelaskan Jokowi, pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan pelayanan dasar serta mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas.

Lalu, menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan. Serta pemerataan infrastruktur dan akses Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Untuk mendukung target pembangunan infrastruktur, strategi memadukan anggaran dengan bauran pendanaan atau blended finance akan terus dilakukan. Skema KPBU menjadi model pembiayaan yang terus ditawarkan. Bauran pendanaan antara Kementerian/ Lembaga, BUMN, dan swasta akan terus diperkuat,” kata Jokowi saat menyampaikan Pidato Presiden Republik Indonesia dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU APBN Tahun Anggaran 2022 Beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2021 – 2022, Senin (16/8/2021).

Pada tahun 2022, lanjut Jokowi, anggaran transfer ke daerah dan dana desa direncanakan sebesar Rp 770,4 triliun yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas belanja daerah agar terjadi percepatan dalam peningkatan dan pemerataan kesejahteraan.

Kemudian, untuk melanjutkan kebijakan penggunaan Dana Transfer Umum (DTU) untuk peningkatan kualitas infrastruktur publik daerah, pemulihan ekonomi di daerah, pembangunan SDM pendidikan dan penambahan belanja kesehatan prioritas.

Selanjutnya, untuk meningkatkan efektivitas penggunaan DTK melalui penyaluran DAK Fisik berbasis kontrak dan DAK Non Fisik untuk mendorong peningkatan capaian output dan outcome.

“Serta mendukung perbaikan kualitas layanan; melanjutkan penguatan sinergi perencanaan penganggaran melalui peningkatan harmonisasi belanja Kementerian/Lembaga dan TKDD; serta memprioritaskan penggunaan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi di desa, melalui program perlindungan sosial dan kegiatan penanganan Covid-19, serta mendukung sektor prioritas,” terang Jokowi.

Diungkapkan Kepala Negara, Pemerintah juga akan terus melakukan penguatan quality control terhadap TKDD agar terjadi perbaikan dan pemerataan layanan publik di seluruh pelosok Indonesia, serta untuk memastikan program prioritas nasional yang dilakukan pemerintah daerah berjalan efisien, efektif, transparan, dan berkeadilan.

“Penajaman juga kita lakukan dalam pengelolaan Dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat,” tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 membawa angin segar perubahan pengelolaan Dana Otonomi Khusus yang lebih baik. Perpanjangan dan peningkatan besaran Dana Otsus menjadi 2,25% dari plafon Dana Alokasi Umum Nasional disertai dengan perbaikan dan penajaman kebijakan dalam skema pengalokasian, penyaluran, dan tata kelola Dana Otsus.

“Upaya itu diharapkan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua,” tukas Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Asuransi Kesehatan Manulife Naik 19%

Produk asuransi kesehatan Manulife Indonesia di kuartal ketiga 2021 tercatat bertumbuh sebesar 19% dari seluruh kanal distribusi.

EKONOMI | 8 Desember 2021

2022, Pendapatan LPKR Diproyeksi Naik hingga Rp 15,48 T

Konsensus analis memprediksi kinerja pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) akan terus bertumbuh pada tahun 2022, melanjutkan tren positif pada tahun 2021.

EKONOMI | 8 Desember 2021

20 Menit Perdagangan, Rupiah Naik ke Rp 14.342

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.340- Rp 14.349 per dolar AS.

EKONOMI | 8 Desember 2021

13 Menit Perdagangan,IHSG Bertambah 18 Poin

Hingga pukul 09.13 WIB, IHSG naik 18,2 poin (0,24%) menjadi 6.621.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Bursa Jepang dan Korea Naik 1%, Weibo Listing di Hong Kong

Bursa Asia Pasifik melonjak mengekor Wall Street karena kekhawatiran varian Omicron mereda.

EKONOMI | 8 Desember 2021

IHSG Diprediksi Naik, Buy BBRI, ASII, dan ADHI

IHSG diproyeksikan menguat dengan level support 6.480, 6.392 dan resistance 6.640, 6.750.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Pesta Cuan Akan Berlanjut, Simak Saham Pilihan Ini 

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.570 - 6.666.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Harga Emas Flat karena Penguatan Dolar dan Imbal Hasil AS

Harga emas cenderung mendatar (flat) karena penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Kekhawatiran Omicron Redup, Harga Minyak Naik 3%

Minyak mentah berjangka Brent ditutup naik US$ 2,36, atau 3,2%, pada US$ 75,44 per barel.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Perusahaan Migas Genjot Produksi Sekaligus Tekan Emisi

Sektor hulu migas menghadapi tantangan yakni mengejar target produksi sekaligus menekan emisi karbon.

EKONOMI | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Asuransi Kesehatan Manulife Naik 19%

Asuransi Kesehatan Manulife Naik 19%

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings