Logo BeritaSatu

BSI Harap Bisa Berkontribusi Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:19 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen menjadi energi baru dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal ini dilakukan emiten saham berkode BRIS melalui sinergi dengan seluruh stakeholder untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi nasional.

Wakil Direktur Utama 2 BSI Abdullah Firman Wibowo menyampaikan sinergi ini dilakukan dengan menggandeng seluruh stakeholder di antaranya masyarakat, pemerintah, regulator, organisasi kemasyarakatan Islam, perguruan tinggi dan asosiasi. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi akan membuat kerja keras dalam membangun Indonesia menjadi lebih ringan dan lebih berwarna.

“Untuk menciptakan dan mengembangkan ekosistem perbankan dan keuangan syariah yang terbuka, modern, inklusif, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dan perekonomian nasional diperlukan sinergi dengan seluruh stakeholder. Penguatan rantai nilai halal dan industri keuangan syariah, diharapkan dapat tercipta ekosistem syariah yang komprehensif baik yang berdampak di Indonesia maupun secara global,” kata Abdullah Firman di Jakarta seperti dikutip Minggu (22/8/2021).

Sementara Chief Economy BSI Banjaran Indrastomo menyebutkan bahwa setiap stakeholder dalam ekosistem ekonomi syariah di Indonesia harus saling terkoneksi. Dengan koneksi tersebut, maka ruang gerak ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia akan lebih besar dan lebih lincah.

“Ternyata banyak ruang syariah untuk terus berkembang tidak hanya dari sisi pasar, perbankan syariah ini menarik, tidak hanya connect dengan sektor komersial tetapi juga connect dengan sektor sosial. Apabila sinergi tersebut dilakukan maka bisa perbankan syariah di Indonesia bisa mencapai penetrasi seperti di Malaysia, perbankan di Indonesia akan tumbuh 6 kali lipat,” ujar Banjaran.

Perbankan dan layanan keuangan juga sangat tergantung oleh bagaimana sebuah penyedia layanan bisa berinovasi sesuai dengan kebutuhan zaman. CEO Ammana Fintek Syariah Lutfi Adhiansyah menyebut bahwa jika industri keuangan syariah dan industri halal ingin maju di Indonesia, maka harus ada inovasi dan transformasi besar-besaran dalam teknologi.

“Inovasi digital mengubah seluruh bisnis sektor ke seluruh jasa keuangan. Dengan mengadopsi teknologi, maka industri tradisional sendiri berubah lebih cepat. Perbankan syariah dan fintech syariah tidak terpisahkan apalagi mengenai kemajuan keuangan syariah. Dengan adaptasi teknologi, penyedia layanan keuangan syariah akan mendapatkan akses ke market baru, lalu dapat memberikan penawaran yang baru kepada existing customer supaya semakin loyal, lalu data collection, dan terakhir deep learning customer engagement untuk memberikan layanan yang tepat,” ujar Lutfi.

Di bidang digital, BSI sendiri melakukan inovasi dalam menghadirkan fitur-fitur baru lainnya di aplikasi BSI mobile, seperti fitur Pay Later dan Mitraguna Online dalam waktu dekat. Harapannya, layanan BSI mobile menjadi lebih lengkap dan mendukung berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat di era digitalisasi.

VP of Public Policy & Government Relation Tokopedia Salam, Astri Wahyuni mengatakan selain teknologi, perusahaan yang menyediakan layanan keuangan dan transaksi berbasis syariah harus memiliki visi untuk melakukan pemerataan akses di Indonesia. Menurutnya, kemudahan akses bagi masyarakat kepada penyedia layanan akan memperbesar ekosistem ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) berhasil menorehkan kinerja impresif sepanjang semester I 2021 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,48 triliun, naik 34,29% secara year on year (yoy). BSI juga mencatat pertumbuhan jumlah user mobile banking yang signifikan, menembus 2,5 juta pengguna. Sampai semester I 2021, BSI juga telah menyalurkan pembiayaan UMKM mencapai Rp 36,8 triliun, memiliki porsi 22,9% dari total pembiayaan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jasa Armada Indonesia Tebar Dividen Interim Rp 19,41 Miliar

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membagikan dividen interim tahun buku 2022 kepada para pemegang saham sebesar Rp 19,41 miliar atau Rp 3,68 per saham.

EKONOMI | 28 November 2022

Kolaborasi Anak Usaha MCAS Rambah Bisnis Kendaraan Listrik

Tergabung dalam satu naungan group PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan Volta, berkolaborasi merambah bisnis kendaraan listrik.

EKONOMI | 28 November 2022

Alami Kenaikan, Ini Daftar UMP 2023 di 10 Provinsi

Berikut sepuluh provinsi yang telah mengumumkan UMP pada hari ini yang seluruhnya mengalami kenaikan nilai dibandingkan UMP 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan perpanjangan program restrukturisasi kredit/pembiayaan sampai dengan 31 Maret 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Sebesar 8,01%

Ganjar Pranowo resmi mengumumkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) Jateng 2023 naik sebesar Rp 145.234 atau 8,01 persen.

EKONOMI | 28 November 2022

FTX Runtuh, DEX Jadi Alternatif Perdagangan Kripto

DEX (decentralized crypto exchange) menawarkan kode kontrak yang terbuka dan transparan di blockchain, tanpa campur tangan pihak ketiga.

EKONOMI | 28 November 2022

Cetak Rekor Baru, Laba Pradiksi Gunatama Melesat 74%

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 123 miliar pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Babak I: Sempat Tertinggal, Serbia Unggul Atas Kamerun

Babak I: Sempat Tertinggal, Serbia Unggul Atas Kamerun

SEMESTA BOLA 2022 | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE