Logo BeritaSatu

BPJS Kesehatan Gandeng Kemkop UKM Optimalkan Cakupan Peserta

Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:28 WIB
Oleh : Herman / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mengoptimalkan cakupan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan melakukan kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemkop UKM). Kerja sama ini dimaksudkan untuk mendorong potensi kepesertaan dari sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan integrasi data kepesertaan, koordinasi, sosialisasi dan edukasi program JKN-KIS kepada pelaku UMKM.

“Kami berharap Kemkop UKM dapat mendukung serta mendorong pelaku UMKM, pengurus, pengawas dan anggota koperasi untuk dapat menjadi peserta aktif program JKN-KIS. Dengan menjadi peserta aktif, maka pembiayaan kesehatan dapat terjamin sehingga akan berdampak terhadap produktivitas dan peningkatan kualitas UMKM serta koperasi sebagai pondasi perekonomian Indonesia,” kata Ghufron dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan Kementerian Koperasi dan UKM secara daring, Selasa (24/8/2021).

Per 31 Juli 2021, jumlah kepesertaan program JKN-KIS sebanyak 225.482.991 jiwa atau 83,4% dari jumlah penduduk Indonesia, sementara target RPJMN pada 2024 Universal Health Coverage mencapai 98% dari total penduduk Indonesia. Untuk data entitas badan usaha yang telah menjadi peserta JKN sebanyak 341.367 Badan Usaha, terdiri dari 26.778 usaha besar, 112.982 badan usaha menengah, 63.990 badan usaha kecil, dan 137.617 badan usaha mikro, dengan jumlah total peserta bersama keluarga sebanyak 38.851.726 jiwa.

Sementara itu, berdasarkan data yang tercantum pada Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM RI Nomor 5 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Koperasi dan UMKM Tahun 2020 – 2024, jumlah anggota koperasi tahun 2019 sebanyak 22.463.738 jiwa dan jumlah tenaga kerja UMKM tahun 2018 sebanyak 116.978.631 jiwa.

“Kami berharap, dengan melakukan integrasi data anggota koperasi dan UMKM di Kemkop UKM dengan data kepesertaan BPJS Kesehatan, kita bisa melihat potensi kepesertaan yang bisa kita dorong untuk segera menjadi peserta JKN-KIS,” ungkap Ghufron.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, jaminan kesehatan sangat diperlukan khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM yang sangat rentan dengan perubahan sosial.

“Ekonomi nasional kini sangat bergantung pada koperasi dan UMKM. Tentu saya berharap, sosialisasi dan edukasi terkait program JKN ini terus dilakukan bagi pelaku koperasi dan UMKM. Saya mengapresiasi BPJS Kesehatan, dan diharapkan kepedulian pelaku koperasi dan UMKM terkait jaminan kesehatan dapat terus ditingkatkan,” kata Teten.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

Transaksi BRImo meningkat 2 kali lipat pada Oktober 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen

Ganjar Pranowo mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023.

EKONOMI | 29 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Ikut Lapak Ganjar, Produk Wedang Magelang Sampai ke Jepang

Lapak Ganjar memberikan banyak manfaat bagi pelaku UMKM sehingga menjadi lebih berkembang dan dikenal.

EKONOMI | 30 November 2022

KB Bukopin Dapat Restu Right Issue 120 Miliar Saham

PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) meraih persetujuan terkait penambahan modal melalui right issue dengan menerbitkan 120 miliar lembar saham.

EKONOMI | 30 November 2022

Rudiantara: Gelombang PHK Startup Tidak Selamanya Negatif

Rudiantara melihat, langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) diambil karena perusahaan rintisan atau startup digital harus melakukan remodelling model bisnis.

EKONOMI | 30 November 2022

Bahlil Minta Kemenkeu Tambah Anggaran DAK untuk DPMPTSP

Bahlil mengatakan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) merupakan garda terdepan dalam mencapai target investasi.

EKONOMI | 30 November 2022

Seiring Mata Uang Asia, Rupiah Menguat ke Rp 15.731

Pergerakan mata uang Garuda atau rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Ditutup Naik 69 Poin, Kapitalisasi Pasar Rp 9.592 T

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (30/11/2022) naik 69,2 poin (0,99%) ke level 7.081

EKONOMI | 30 November 2022

Tak Gentar WTO, Pemerintah Siap Jalankan Hilirisasi Bauksit

Meski kalah gugatan larangan nikel oleh Uni Eropa di WTO, Indonesia akan tetap melakukan hilirisasi.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

EKONOMI | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE