Ini Aneka Investasi Properti Anti Hantaman Krisis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Aneka Investasi Properti Anti Hantaman Krisis

Kamis, 2 September 2021 | 15:14 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Hari ini krisis multi-dimensi masih melanda Indonesia, bahkan di seantero dunia. Mulai dari kesehatan, transportasi, pariwisata, juga ekonomi, termasuk properti.

Di properti, terjadi pelambatan yang sangat signifikan di minat orang untuk ber-investasi properti, terlihat dari banyaknya properti yang dijual, melebihi kondisi biasa. Dan dalam kondisi ini, penjual sangat termotivasi untuk menjual cepat properti-nya. Kondisi properti seperti ini, disebut buyer marketatau pasar pembeli.

Yaitu kondisi dimana harga ditentukan oleh pembeli (buyer). Hal ini terjadi ketika banyak penjual, sementara pembeli hanya sedikit. Ciri-cirinya adalah properti lesu, harga turun, dan banyak iklan properti dijual. Bahkan kadang terkesan putus asa, seperti dijual butuh uang (BU), nego sampai jadi, ataupun harus laku minggu ini.

Kondisi ini jelas menguntungkan pembeli (investor) properti. Karena bisa mendapatkan properti dengan harga terbaik, dan bisa memilih properti terbaik, tanpa perlu khawatir diburu-buru. Berbeda dengan saat terjadi seller market atau pasar penjual. Harga ditentukan penjual, karena pembeli properti lebih banyak daripada penjual, sehingga properti cepat laku, dan pembeli (investor), tidak bisa berpikir dengan jernih, karena properti-properti yang bagus, cepat sekali lakunya.

Inilah waktu yang tepat untuk membeli properti, atau lebih tepatnya, inilah waktu yang tepat untuk berinvestasi properti. Tinggal pertanyaannya, investasi properti seperti apa yang tepat di kondisi seperti ini.

Tentu kita sebaiknya berinvestasi di properti yang tahan krisis, karena sulit diprediksi kapan krisis ekonomi ini akan berakhir, beberapa ahli bahkan memprediksi krisis ekonomi ini belum akan selesai dalam 2 – 3 tahun ke depan.

Secara umum properti yang tahan krisis adalah properti-properti yang mengandalkan pendapatan rutin, sehingga tidak terpengaruh dengan naik turun-nya harga properti, dan pendapatan rutin tersebut tidak terpengaruh dengan krisis atau hanya sedikit terpengaruh dengan krisis ekonomi, karena merupakan kebutuhan pokok. Antara lain:

1. Rumah Kontrakan atau indekos yang disewa pekerja
Ketika bisnis kos yang disewa mahasiswa turun drastis akibat tidak adanya aktivitas di kampus – kampus. Bisnis ini tetap eksis, dan bertahan. Walaupun ada sedikit penurunan okupansi, akibat berkurangnya pekerja, tapi secara umum, bisnis ini tetap menjanjikan, dan mempunyai tingkat pengembalian investasi yang baik, masih di atas bunga tabungan di perbankan.

Berbeda dengan jaman dulu, ketika indekos diurus sendiri oleh pemilik, saat ini di banyak kota besar sudah bermunculan bisnis pengelolaan indekos, sehingga bisa mengambilalih kesibukan pemilik dalam mengelola indekos yang dimiliki.

Sewa rumah kontrakan banyak yang tahunan, tapi ada juga yang bulanan, sementara untuk indekos karyawan, kebanyakan adalah bulanan. Pembayaran sewa tahunan untuk kos, biasanya hanya untuk kos mahasiswa. Harga sewa tentu bervariasi tergantung lokasi, fasilitas, dan cara pembayaran.

2. Indekos harian
Berbeda dengan sewa jangka panjang pada rumah kontrakan/indekos, maka indekos harian menjual sewa dalam jangka pendek, bisa harian, atau mingguan. Awalnya bisnis ini hanya untuk mengisi kamar–kamar yang kosong, karena penghuni lama tidak menyewa lagi, atau saat awal baru terbangun, dan kamar belum terisi penuh. Tapi semakin hari, semakin terbentuk bisnis tersendiri, dan kadang disebut juga hotel ultra bujet.

Pangsa pasar dari indekos harian ini adalah pekerja luar kota, pelancong, orang yang menunggu, misal menunggu jadwal penerbangan atau jadwal bis. Sama seperti indekos bulanan, maka Indekos harian ini juga bisa dikelola sendiri oleh pemilik, ataupun diserahkan pengelolaannya ke operator.

3. Kios untuk bisnis–bisnis tahan krisis
Kios atau tempat usaha, misal ruko, biasanya disewakan ke bisnis-bisnis yang disewakan ke bisnis-bisnis yang tahan krisis, seperti warung nasi untuk pekerja, apotek, pangkas rambut, laundry, bengkel, toko kelontong, kios voucher telepon genggam (HP), dan lain-lain.

Pembayaran sewa biasanya tahunan, tapi ada juga yang bulanan. Tentu saja lokasi juga menentukan kelangsungan properti tipe ini. Mengingat fasilitas pendidikan masih belum pulih, maka kios di sekitar tempat pendidikan, terpengaruh dengan krisis ini, tapi untuk kios di sekitar perkantoran, kawasan industri, dan pemukiman, masih bisa melakukan bisnisnya dengan normal.

Sewa biasanya 3–5 %/tahun dari harga properti. Misal kios seharga 500 juta, biasanya disewakan 15 juta–25 juta/tahun. Biasanya pemilik meminta uang jaminan juga kepada penyewa, untuk jaminan bila nanti di akhir kontrak, penyewa tidak menyelesaikan kewajiban ke tagihan listrik, air, dan lain–lain.

4. Properti yang dipakai minimarket (sewa/waralaba)
Berbeda dengan kios/ruko untuk bisnis di atas, jenis properti ini mempunyai pilihan untuk disewakan atau bekerja sama dengan waralaba. Dan karena sistem waralaba yang sudah rapi, detail, dan lengkap, maka sistem waralabanya sudah mirip dengan menyewakan, dari sisi kerepotan menangani bisnisnya.

Sistem pemilihan barang dagangan, penentuan harga jual, perekrutan karyawan, monitoring barang hilang dan barang rusak, stock opname, dan lain–lain sudah tersistem dengan baik, dan memudahkan terwaralaba (franchisee), dan mengelola minimarket-nya.

Sistem waralaba bisa lebih menguntungkan pemilik properti, bila minimarket tersebut ramai penjualannya, walaupun sedikit repot daripada menyewakan. Sementara sistem sewa lebih menguntungkan pemilik properti, bila minimarket tersebut sepi, karena penghasilan yang diterima pemilik properti sudah tetap, walaupun minimarket ramai ataupun sepi.

Kelebihan lain dibanding kios/ruko untuk bisnis di atas, minimarket bisa menjadi penarik kerumunan pembeli, sehingga bila pemilik properti memiliki beberapa ruko/kios, cukup menjadikan 2–3 ruko/kiosnya, maka kawasan ruko/kios tersebut bisa menjadi ramai, dan membantu meningkatkan nilai jual ruko atau kios yang ada.

Luas tanah yang dibutuhkan untuk minimarket ini, secara umum 200–300 m2, dengan lebar minimal 8 meter. Luas tanah bisa kurang, bila di daerah – daerah tertentu seperti daerah padat penduduk, daerah yang sangat mahal harga tanahnya, seperti bandara, perkantoran, pusat pertokoan, dan lain-lain.

Ketika disewakan harga sewa berkisar dari 5 juta/tahun untuk tanah pekarangan di luar kawasan perkotaan– 500 juta/tahun, bila di daerah yang sangat mahal. Sementara bila dijadikan waralaba, menghasilkan laba untuk pemilik tanah secara rata–rata adalah 20–25 juta / bulan. Tentu bisa rugi juga, bila penjualan sangat rendah, dan tidak bisa menutup biaya operasional, dan bisa menjadi sangat menguntungkan, bila penjualan tinggi.

Di luar 4 tipe properti di atas, masih ada properti-properti anti krisis lainnya, bila kita jeli dan mau berusaha mempelajari masing-masing jenis properti tersebut. Tentu perlu diingat, bahwa setiap investasi mempunyai tingkat resiko yang berbeda-beda, karena itu diharapkan investor benar–benar mempelajari keadaan, dan prospek masing–masing properti, dan menyesuaikan dengan profil resiko yang diinginkan.

Guna mempelajari lebih mendalam tentang investasi properti anti krisis ini, bisa mengunjungi situs pipohargiyanto di http://www.pipohargiyanto.com/.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dukung Ketahanan Pangan, Ini 5 Strategi Kementan

Kementan telah menyusun lima strategi pembangunan pertanian yang diarahkan untuk menjaga ketahanan pangan.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Paramount Land Luncurkan Klaster Kedua di Kota Mandiri Paramount Petals

Canna sebagai klaster kedua di kota mandiri Paramount Petals dipasarkan dengan harga mulai Rp 750 jutaan, menyasar kalangan milenial dan keluarga muda.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, OJK Siapkan 8 Kebijakan Strategis di 2022

OJK menyiapkan delapan kebijakan strategis di tahun 2022 untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Proyek Infrastruktur Percepat Pemulihan Ekonomi di Gorontalo

Kementerian PUPR membangun sejumlah infrastruktur di Provinsi Gorontalo, guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Harga Minyak Terus Naik, Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Krisis Energi

Mulyanto meminta Pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM dan LNG agar jangan sampai terjadi penyelundupan ke negara lain.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Jokowi: Terlalu Sering Diproteksi, BUMN Kekurangan Daya Saing

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai BUMN kerap mendapat proteksi sehingga tidak berani berkompetisi.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung 79%, On Track Operasi Akhir 2022

embangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79%.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Menteri BUMN: Petani Muda Percepat Modernisasi Pertanian

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi petani muda mengingat pemahaman mereka terhadap teknologi dapat menciptakan keberlanjutan dalam sektor pertanian.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Hampir Selesai, Bendungan Leuwikeris Akan Impounding 2023

Kementerian PUPR menargetkan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya dilaksanakan impounding (pengisian awal) pada 2023.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Bitcoin Kembali On Fire, Aset Kripto Sudah Kebal FUD

Berdasarkan data Coinmarketcap pada tanggal 16 Oktober 2021, harga Bitcoin menembus US$ 61.000 lebih, sementara Ethereum (ETH) menyentuh angka US$ 3.800.

EKONOMI | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Puan Maharani: Jerat Sindikat Pinjol Ilegal Sampai ke Bosnya

Puan Maharani: Jerat Sindikat Pinjol Ilegal Sampai ke Bosnya

NASIONAL | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings