Survei Jakpat Buktikan Konsumen Tokopedia Paling Loyal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei Jakpat Buktikan Konsumen Tokopedia Paling Loyal

Kamis, 2 September 2021 | 18:43 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Konsumen Indonesia terbukti lebih loyal terhadap e-commerce karya anak bangsa. Hal tersebut terungkap dari hasil survei digital Jakpat Special Report e-Commerce 1st Semester of 2021.

Dalam survei yang melibatkan 1.054 responden di 25 provinsi itu, berdasarkan parameter net promotor score (NPS), posisi Tokopedia di atas kompetitornya seperti Bukalapak, Lazada, JDID, Blibli, dan juga Shopee.

Selama periode semester I-2021, angka NPS Tokopedia sebesar 49% dari 567 responden. Hal ini menggambarkan bahwa sekitar 49% pengguna e-commerce karya anak bangsa ini memberikan rekomendasi ke konsumen lainnya. Posisi kedua adalah Shopee dengan NPS 42%, Lazada 32%, Bukalapak 32%, dan JD.ID dengan angka NPS yang sama yaitu 32%.

"Yang menarik, sekitar 9% dari 837 responden Sophee tidak merekomendasikan untuk menggunakan platform e-commerce ini. Dengan parameter yang sama, hanya 5% responden yang tidak merekomendasikan Tokopedia," demikian siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (2/9/2021).

Disebutkan NPS merupakan salah satu tolak ukur utama bagi bisnis e-commerce. Dipelopori oleh Fred Reichheld, penulis The Ultimate Question, NPS adalah metrik loyalitas pelanggan yang memprediksi kemungkinan seorang pelanggan membeli kembali dari penjual atau merekomendasikan langsung kepada teman.

Ada tiga kategori respon dalam NPS, yaitu promotor yang memberikan rekomendasi ke konsumen lain. Kemudian passive yang tidak bersikap, dan detractors adalah tipe responden yang tidak memberikan rekomendasi.

Survei Jakpat juga menyebutkan, dari 567 responden sebanyak 91% menyatakan puas dan sangat puas saat bertransaksi di Tokopedia. Tingkat kepuasan konsumen Tokopedia berada di level 4.41 dari skala 1-5. Sebagai perbandingan, dari 837 responden, tingkat kepuasan Shopee berada di level 4.38 dari skala 1-5. Sementara Bukalapak yang baru sukses IPO, memiliki tingkat kepuasan 4.2 dari 204 responden.

Di tengah pandemi yang membatasi interaksi ini, sejumlah perusahaan e-commerce memiliki karakteristik produk yang paling laku yang tidak beda jauh. Di Tokopedia, Bukalapak, dan JDID, produk terlaris adalah handphone accessories, home appliances, clothes, hobbies and colllection serta body care.

Berdasarkan data Similiarweb periode Januari-Juni 2021, Tokopedia merupakan platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia. Per bulan, Tokopedia dikunjungi sebanyak 132,8 juta kali. Menyusul di bawahnya secara berurutan ada Shopee (116 juta kali), dan Bukalapak (28,9 juta).

Peneliti Center of Innovation and Digital Economy Indef Nailul Huda menilai loyalitas pengguna Tokopedia yang lebih tinggi daripada kompetitornya menunjukkan bahwa platform tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain. Beberapa faktor itu di antaranya kelengkapan produk, harga, sistem pembayaran, hingga layanan pengiriman barang ke konsumen.

“Tahun lalu Shopee menjadi nomor satu, lalu sekarang Tokopedia mampu bersaing. Perpindahan konsumen ini dikarenakan Tokopedia gencar dalam melakukan program untuk menarik konsumen, salah satunya ongkir gratis yang berkolaborasi dengan Gojek,” katanya.

Dengan banyaknya e-commerce di dalam negeri, menurut Nailul memang membuat persaingan e-commerce dalam mengambil hati konsumen menjadi sangat ketat. Namun dari sisi konsumen hal itu sangat baik karena memiliki keleluasan dalam memilih tempat berbelanja, maupun sebagai media pembayaran berbagai keperluan seperti tagihan listrik, internet, kartu kredit, dan lainnya.

“Untuk itu, menjaga loyalitas ini menjadi sangat penting dan tantangan. Karena walaupun konsumen puas belanja di satu e-commerce tertentu, tetap saja dia juga belanja di e-commerce lain untuk kebutuhan yang lain,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong HET Garam Rakyat, Moeldoko: Kita Ingin Selamatkan Petani

Pemerintah akan terus berkomitmen mendorong terwujudnya harga eceran tertinggi (HET) untuk garam rakyat.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Kunci Hadapi Perang Ekonomi Adalah Investasi, Bukan Utang atau Cetak Uang

Kadin sebut untuk menghadapi perang ekonomi, kuncinya adalah menarik investasi, bukan mencetak uang atau menarik utang.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Impounding 2023, Bendungan Leuwikeris Suplai Irigasi 11.216 Hektare

Hingga saat ini, progres bangunan fisik bendungan Leuwikeris sudah mencapai 82% dengan biaya pembangunan sekitar Rp 2,8 triliun.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Pemerintah, BUMN, dan Swasta Dukung Start-up Seri Pendanaan Awal

Pemerintah, BUMN, dan swasta mendukung usaha rintisan berbasis teknologi (start-up) seri pendanaan awal lewat World Business Angel Investors Week 2021.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Arsjad Tegaskan Kadin Akan Tetap Mesra dengan Pemerintah

Kadin secara konsisten akan tetap mesra dan menjalin komunikasi dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

BCA dan Perdami Bantu Cegah Kebutaan Akibat Katarak

BCA berkolaborasi dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perdami (SPBK) Pusat mengadakan bakti sosial operasi katarak gratis.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Nilai Pasar Gift Wrapping Paper Tembus Rp 211,86 Triliun

Bisnis industri kreatif kertas pembungkus hadiah atau gift wrapping paper dinilai sangat potensial.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Bamsoet Optimistis Kadin Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kadin akan membantu pemerintah memulihkan perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

HCML Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Madura

HCML menggelar vaksinasi sebanyak 3.000 dosis di Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Jrengoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Sah, 1.401 Dewan Pengurus Kadin Resmi Dilantik

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid secara resmi melantik 1.401 Dewan Pengurus Kadin Indonesia, periode 2021-2026.

EKONOMI | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
Pengamat: Perlu Petinggi TNI Jago Diplomasi dan Kompetensinya Diakui Dunia

Pengamat: Perlu Petinggi TNI Jago Diplomasi dan Kompetensinya Diakui Dunia

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings