Investbro Ingin Wujudkan Indonesia Semakin Terliterasi Keuangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Investbro Ingin Wujudkan Indonesia Semakin Terliterasi Keuangan

Sabtu, 4 September 2021 | 12:12 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Banyaknya ketertarikan masyarakat terhadap investasi memberikan peluang cukup untuk membuka jasa investasi. Namun, ketertarikan masyarakat ini kurang diimbangi dengan pengetahuan mengenai investasi. Masyarakat cenderung memilih investasi yang cepat menghasilkan keuntungan.

Kondisi ini banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab untuk menawarkan investasi yang cepat memberikan untung. Pihak-pihak tersebut terkadang menawarkan investasi yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lebih parahnya lagi, banyak investasi yang bodong alias abal-abal.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi tiga pemuda asal Sumatera untuk mendirikan platform edukasi finansial bagi generasi milenial, yaitu Investbro.id. Mereka adalah Grimaldy Sinaga, Yudha Situmorang dan Geraeldo Sinaga.

Investbro.id merupakan platform literasi finansial yang berfokus pada investasi. Pada platform ini telah disediakan lumbung wawasan dengan kualitas tinggi secara optimal. Hal ini dilakukan guna memudahkan masyarakat memahami semua hal tentang investasi.

Nantinya, diharapkan masyarakat sudah tidak terjebak lagi dengan adanya investasi ilegal dan memahami setiap keputusan finansial yang diambil oleh masing-masing individu.

Tingkat literasi finansial
Data Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyebutkan bahwa pada semester awal tahun 2021, jumlah investor ritel pasar modal Indonesia hampir 100 persen year over year growth (YOY), yaitu 96 persen YOY. Jumlah tersebut didominasi oleh anak-anak muda dari generasi milenial dan generasi Z. “Harus ada program menjaga kepercayaan investor,” ujar Grimaldy Sinaga melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Menurut dia, yang menjadi pekerjaan rumah (PR) saat ini adalah peningkatan literasi keuangan. Saat ini, tingkat literasi keuangan Indonesia masih di bawah 50 persen, yaitu rata-rata 38 persen.

“Lebih rendah lagi literasi keuangan sektor pasar modal, hanya 5 persen, tentu ini PR kita bersama,” ujar dia.

Hasil survei OJK pada tahun 2019 juga menerangkan bahwa dari total 34 provinsi di Indonesia, 21 diantaranya memiliki indeks literasi keuangan di bawah indek nasional. Selain itu, terdapat banyak gap yang cukup luas antara masyarakat perkotaan dengan pedesaan mengenai literasi keuangan. “Masyarakat perkotaan lebih tinggi melek keuangan,” kata co-founder Investbro.id ini.

Selain gap, Indonesia juga sebagai negara kepulauan. Kondisi tersebut sedikit berkontribusi terhadap rendahnya tingkat literasi keuangan di Indonesia. Akses yang harus menyebrangi lautan membuat informasi terkadang terhenti.

“Sebenarnya alasan Negara kepulauan dengan akses yang kurang tersebut bukanlah masalah yang berat,” kata Grimaldy.
Hal ini dikarenakan saat ini sudah memasuki era digital. Dimana hampir semua sektor sudah terkoneksi dengan internet. Artinya, kata Grimaldy, akses informasi bisa dengan lebih mudah didapatkan.

“Namun, untuk akses informasi literasi keuangan/finansial di internet masih terbilang sedikit,” kata pria kelahiran Sumatera itu.

Pentingnya Indonesia terliterasi keuangan
Mengapa literasi keuangan sangat penting? Literasi keuangan merupakan manajemen keuangan, tabungan, investasi, serta pengelolaan asset. Literasi keuangan sangatlah penting, hal ini untuk menjaga keuangan tetap dalam keadaan stabil, terhindar dari defisit.

Dalam skala nasional, Indonesia haruslah terliterasi keuangannya. Tanpa adanya literasi keuangan, akan sulit untuk mengendalikan pengeluaran Negara. Bahkan, bisa-bisa akan selalu terjerumus dalam utang.

Berikut adalah beberapa manfaat literasi keuangan:
- Simpanan keuangan bisa terkelola dengan baik
- Pengelolaan keuangan harian dan bulanan tertata dengan baik
- Terhindar dari utang.

Beberapa akibat rendahnya literasi keuangan:
- Tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik
- Tidak memiliki tujuan keuangan
- Penempatan instrument investasi yang tidak tepat
- Terjebak investasi ilegal

Investbro sangat concern terhadap literasi digital dan investasi. Mereka ingin memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan serta minat masyarakat Indonesia terhadap investasi.

“Sehingga, nantinya akan dapat terwujud kemelekan finansial masyarakat Indonesia,” ucap Yudha Situmorang selaku Co-founder dan Content Manager.

Dengan visi menyediakan lumbung wawasan berkualitas tinggi secara optimal, Investbro berharap masyarakat dapat mudah memahami mengenai investasi. “Kami tidak ingin ada masyarakat yang tertipu lagi dengan adanya investasi bodong, abal-abal atau ilegal,” ujar dia.

Banyaknya ketertarikan masyarakat, khususnya anak muda terhadap dunia investasi harus diimbangi dengan tingginya tingkat literasi keuangan dan investasi. Tanpa adanya literasi tersebut, akan selalu ada korban-korban dari jahatnya investasi ilegal. “Seperti kondisi saat ini, banyak yang tertipu investasi nggak jelas,” kata Geraeldo.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK pada tahun 2019 menerangkan bahwa literasi keuangan Indonesia mencapai 38,03 persen. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2016 yang hanya 8,33 persen. “Tetapi angka tersebut masih jauh dari 50 persen,” ujar Geraeldo.

Artinya, kata dia, di Indonesia masih terbilang sulit untuk mendapatkan informasi mengenai keuangan, terlebih soal investasi. Sulitnya mencari informasi mengenai investasi berbahasa Indonesia menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat literasi.
Oleh karena itu, Investbro hadir sebagai solusi untuk rendahnya literasi investasi di Indonesia. “Platform kami menyediakan semua hal tentang investasi dan keuangan,” pungkasnya.

Investbro melakukan edukasi lewat website sebagai platform utama, YouTube dan media sosial. Investbro sendiri memiliki banyak platform penyedia informasi mengenai investasi dan keuangan. Platform utama Investbro adalah website, yaitu www.investbro.id. Selain itu, Investbro juga memiliki dua media penyampai informasi investasi lainnya, yaitu di Youtube dan social media.

Banyaknya media penyampai informasi mengenai investasi dari Investbro ini diharapkan mampu memberikan literasi yang cukup untuk masyarakat Indonesia. Investbro tidak ingin tingkat literasi investasi di Indonesia selalu rendah.

“Kalau tetap rendah, akan tetap banyak korban dari penipuan investasi ilegal,” ujar Geraeldo.

Investbro mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memberikan edukasi literasi investasi kepada masyarakat. Dengan banyaknya pihak yang mengedukasi, nantinya akan lebih cepat bagi Indonesia untuk menjadi negara yang terliterasi investasi. “Mari bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai investasi, jangan biarkan ada korban-korban penipuan investasi ilegal lagi," kata Geraeldo.

101 Tentang Investsasi
Sebagai platform literasi finansial yang berfokus pada investasi, Investbro akan selalu mengembangkan media-media penyedia informasi. Setelah adanya website sebagai media utama, Youtube dan sosial media, ke depannya Invesbro ingin mengembangkan aplikasi pembelajaran finansial sebagai referensi 101 tentang investasi.

Melalui aplikasi tersebut, Investbro berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi mengenai investasi. Aplikasi pembelajaran finansial tersebut akan menyediakan banyak informasi mengenai finansial dan investasi.

“Setelah website, Youtube dan media sosial, kami akan meluncurkan aplikasi pembelajaran finansial yang lengkap. Kita ingin bergerak kearah sana,” kata Yudha Situmorang.

Investbro berharap banyaknya media yang telah disediakan mampu meningkatkan tingkat literasi keuangan, khususnya investasi bagi masyarakat Indonesia. “Kami hadir ingin memberikan solusi kepada masyarakat Indonesia,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pameran Virtual FIF Group Digelar di Mataram

Chief Executif Officer (CEO) FIF Group, Margono Tanuwijaya berharap masyarakat Mataram bisa memanfaatkan kesempatan FIF Group Fest ini dengan baik.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Lepas 55% Saham SDM, Anak Usaha Adaro Raup Rp 62,94 Miliar

Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alam Tri Abadi (ATA) melepas 2.750 lembar atau 55% saham PT Sarana Daya Mandiri (SDM).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Bendungan Randugunting Ditargetkan Rampung November 2021

Pembangunan bendungan Randugunting dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT Andesmont Sakti (KSO) dengan menghabiskan dana APBN sebesar Rp 858 miliar.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Adhi Commuter Properti Bersiap Pasarkan Perkantoran Terintegrasi LRT

PT Adhi Commuter Properti (ACP) menjadikan MTH 27 Office Suites sebagai pionir office building yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Pascapandemi, Indonesia Bisa Menjadi Ekonomi Ke-7 Dunia

Semua elemen bangsa harus bekerja sama demi memastikan proyeksi Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi ke-7 di dunia pada tahun 2030.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

SiCepat Ekspres Kembali Tambah Kepemilikan Saham di DMMX 6,05%

SiCepat mengalokasikan dana sebesar Rp 15,97 miliar untuk menambah kepemilikan di Digital Mediatama Maxima.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Investasi dan Pendanaan Jadi Tantangan Utama Industri Migas Nasional

Praktisi energi yang juga mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno menilai Indonesia masih menjadi negara yang kurang menarik untuk investasi migas.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Andalkan Integrasi Digital Pajak, Upaya KAI Lakukan Efisiensi

KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan. Untuk mempermudah proses, perseroan mengaplikasikan platform integrasi data perpajakan digital.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal

Bila negosiasi dan restrukturisasi Garuda Indonesia tidak berjalan mulus, pemerintah menyiapkan Pelita Air Service sebagai maskapai berjadwal.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR Mulai 24 Oktober 2021

Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR.

EKONOMI | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings