KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Trawl di Perairan Aceh Timur
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Trawl di Perairan Aceh Timur

Minggu, 5 September 2021 | 11:42 WIB
Oleh : EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap dua kapal ikan Indonesia yang mengoperasikan alat tangkap trawl di wilayah perairan Kabupaten Aceh Timur.

“Kami telah mengamankan dua kapal ikan berbendera Indonesia di wilayah perairan Aceh Timur pada Jumat (3/9/2021)," kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/9/2021).

Ia mengemukakan bahwa penangkapan terhadap kapal-kapal yang mengoperasikan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan ini menunjukkan komitmen kuat KKP untuk melaksanakan tata kelola perikanan berkelanjutan dan mencegah eskalasi konflik horizontal antarnelayan di kawasan perairan nasional.

Adin menjelaskan bahwa operasi pengawasan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 08 melakukan penghentian, pemeriksaan dan penahanan dua kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan dengan alat tangkap yang telah dilarang.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, kedua kapal tersebut diketahui juga tidak dilengkapi dengan perizinan usaha perikanan sebagaimana yang dipersyaratkan.

"Dua kapal yang ditangkap adalah KM Laksamana (bobot 20 gross tonnage/GT) dan KM. Budi Jaya (7 GT), kedua kapal tersebut kami adhoc ke Pangkalan PSDKP Lampulo untuk proses hukum lebih lanjut," jelas Adin.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa penertiban terhadap kapal-kapal yang mengoperasikan alat tangkap trawl tersebut selain merupakan upaya menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan, juga sebagai langkah preventif agar tidak terjadi konflik horizontal antarnelayan, mengingat pihaknya banyak menerima keluhan terkait masih beroperasinya alat tangkap trawl ini.

Pung juga memastikan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran yang ada di lapangan agar bersikap tegas apabila menemukan kapal perikanan yang mengoperasikan alat penangkapan ikan yang dilarang dan merusak keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono telah menandatangani Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/PERMEN-KP/2021 yang mengatur tentang tata penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) dan Laut Lepas.

Pengaturan tersebut sendiri dimaksudkan agar kegiatan penangkapan ikan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan aspek-aspek ekologi, sosial dan ekonomi. Dalam pengaturan tersebut, pengoperasian jaring hela ikan berkantong di WPPNRI 571 sendiri diatur dengan sangat selektif diantaranya hanya untuk kapal berukuran di atas 30 GT dan beroperasi di atas 20 mil laut.

Selama tahun 2021, KKP telah menangkap 134 kapal, terdiri dari 88 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 46 kapal ikan asing yang mencuri ikan. Kapal ikan asing yang ditangkap merupakan 15 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 25 kapal berbendera Vietnam.

Sebagaimana diwartakan, lembaga Panglima Laot (laut) Aceh menyatakan masih banyak nelayan Aceh yang menggunakan pukat harimau (trawl) saat melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Aceh.

"Kita sudah menerima keluhan dari Panglima Laot Aceh Timur, dan penggunaan pukat trawl itu memang dilakukan oleh sebagian nelayan kita juga," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek, di Banda Aceh, Rabu (25/8/2021).

Miftah menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya terdapat 20 persen nelayan yang masih menggunakan pukat harimau di seluruh Aceh, terutama di Aceh Timur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pameran Virtual FIF Group Digelar di Mataram

Chief Executif Officer (CEO) FIF Group, Margono Tanuwijaya berharap masyarakat Mataram bisa memanfaatkan kesempatan FIF Group Fest ini dengan baik.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Lepas 55% Saham SDM, Anak Usaha Adaro Raup Rp 62,94 Miliar

Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alam Tri Abadi (ATA) melepas 2.750 lembar atau 55% saham PT Sarana Daya Mandiri (SDM).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Bendungan Randugunting Ditargetkan Rampung November 2021

Pembangunan bendungan Randugunting dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT Andesmont Sakti (KSO) dengan menghabiskan dana APBN sebesar Rp 858 miliar.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Adhi Commuter Properti Bersiap Pasarkan Perkantoran Terintegrasi LRT

PT Adhi Commuter Properti (ACP) menjadikan MTH 27 Office Suites sebagai pionir office building yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Pascapandemi, Indonesia Bisa Menjadi Ekonomi Ke-7 Dunia

Semua elemen bangsa harus bekerja sama demi memastikan proyeksi Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi ke-7 di dunia pada tahun 2030.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

SiCepat Ekspres Kembali Tambah Kepemilikan Saham di DMMX 6,05%

SiCepat mengalokasikan dana sebesar Rp 15,97 miliar untuk menambah kepemilikan di Digital Mediatama Maxima.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Investasi dan Pendanaan Jadi Tantangan Utama Industri Migas Nasional

Praktisi energi yang juga mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno menilai Indonesia masih menjadi negara yang kurang menarik untuk investasi migas.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Andalkan Integrasi Digital Pajak, Upaya KAI Lakukan Efisiensi

KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan. Untuk mempermudah proses, perseroan mengaplikasikan platform integrasi data perpajakan digital.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal

Bila negosiasi dan restrukturisasi Garuda Indonesia tidak berjalan mulus, pemerintah menyiapkan Pelita Air Service sebagai maskapai berjadwal.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR Mulai 24 Oktober 2021

Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR.

EKONOMI | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings