Pengusaha Minta Ketersediaan Vaksin di Daerah Lebih Ditingkatkan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengusaha Minta Ketersediaan Vaksin di Daerah Lebih Ditingkatkan

Rabu, 8 September 2021 | 14:46 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Para pengusaha meminta ketersediaan vaksin di daerah lebih ditingkatkan lagi. Karena selama ini, ketersediaan vaksin di daerah masih belum cukup tinggi dibandingkan dengan Ibu Kota Negara, DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Menurutnya, untuk mendukung peningkatan perekonomian di sektor pusat perbelanjaan atau mal, harus dilakukan kelonggaran aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Kalau tidak ada pelonggaran, tentunya ekonomi tidak bisa bergerak,” kata Alphonsus Widjaja.

Untuk dapat bergerak dan beraktivitas secara aman dan sehat, lanjutnya, pusat perbelanjaan mendukung kebijakan protokol tambahan, yaitu wajib vaksinasi bagi para pengunjung. Kebijakan ini, menurutnya, dilakukan untuk memberikan rasa aman dan sehat baik bagi para tenat dan karyawannya juga para pengunjung pusat perbelanjaan.

Namun yang menjadi kendala saat ini, ungkap Aphonsus, adalah ketersediaan vaksin yang tidak seimbang antara daerah dengan Ibu Kota Negara. Ketersediaan vaksin di daerah masih belum cukup tinggi bila dibandingkan dengan Kota Jakarta. Sehingga, masyarakat daerah yang divaksin juga terbilang tidak tinggi, yang berdampak pada kunjungan ke pusat perbelanjaan.

“Memang kami berharap kepada pemerintah supaya ketersediaan vaksin di berbagai daerah yang sekarang masih tingkatan masih belum cukup tinggi dibandingkan dengan Jakarta, itu ketersediaan vaksin harus tetap diperhatikan dan juga kemudahan bagi masyarakat untuk bisa melakukan vaksinasi. Kalau nggak nanti jadi masalah dengan program wajib vaksinasinya,” terang Alphonsus Widjaja.

Tidak hanya itu, APPBI juga meminta kehandalan dan kelancaran aplikasi PeduliLindungi harus terus ditingkatkan. Supaya tidak menjadi kendala bagi pusat perbelanjaan, terutama yang berada di daerah-daerah.

Lebih lanjut, Alphonsus mengatakan penutunan operasional selama PPKM level 4 sekitar 1 bulan lebih, masih dapat mencegah terjadinya penutupan permanen dari para penyewa tempat usaha di pusat perbelanjaan.

“Tidak seperti dahulu kan. Tahun lalu, sampai 3 bulan ditutup operasional ya. Yang sekarang kan itu kurang, hanya 4-5 minggu, tetapi pemerintah sudah cepat-cepat memberikan kelonggaran. Saya kira ini sedikit tertolong, meskipun tetap ada beberapa penyewa juga yang menutup secara permanen, tetapi prosentasenya tidak sebesar seperti tahun lalu,” papar Alphonsus Widjaja.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pameran Virtual FIF Group Digelar di Mataram

Chief Executif Officer (CEO) FIF Group, Margono Tanuwijaya berharap masyarakat Mataram bisa memanfaatkan kesempatan FIF Group Fest ini dengan baik.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Lepas 55% Saham SDM, Anak Usaha Adaro Raup Rp 62,94 Miliar

Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alam Tri Abadi (ATA) melepas 2.750 lembar atau 55% saham PT Sarana Daya Mandiri (SDM).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Bendungan Randugunting Ditargetkan Rampung November 2021

Pembangunan bendungan Randugunting dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT Andesmont Sakti (KSO) dengan menghabiskan dana APBN sebesar Rp 858 miliar.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Adhi Commuter Properti Bersiap Pasarkan Perkantoran Terintegrasi LRT

PT Adhi Commuter Properti (ACP) menjadikan MTH 27 Office Suites sebagai pionir office building yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Pascapandemi, Indonesia Bisa Menjadi Ekonomi Ke-7 Dunia

Semua elemen bangsa harus bekerja sama demi memastikan proyeksi Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi ke-7 di dunia pada tahun 2030.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

SiCepat Ekspres Kembali Tambah Kepemilikan Saham di DMMX 6,05%

SiCepat mengalokasikan dana sebesar Rp 15,97 miliar untuk menambah kepemilikan di Digital Mediatama Maxima.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Investasi dan Pendanaan Jadi Tantangan Utama Industri Migas Nasional

Praktisi energi yang juga mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno menilai Indonesia masih menjadi negara yang kurang menarik untuk investasi migas.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Andalkan Integrasi Digital Pajak, Upaya KAI Lakukan Efisiensi

KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan. Untuk mempermudah proses, perseroan mengaplikasikan platform integrasi data perpajakan digital.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal

Bila negosiasi dan restrukturisasi Garuda Indonesia tidak berjalan mulus, pemerintah menyiapkan Pelita Air Service sebagai maskapai berjadwal.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR Mulai 24 Oktober 2021

Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR.

EKONOMI | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

BOLA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings