Logo BeritaSatu

Kemperin Apresiasi Industri Serahkan 1.000 Konsentrator Oksigen

Sabtu, 11 September 2021 | 14:31 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus mendorong para pelaku industri untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Melalui langkah sinergi ini diyakini dapat mengakselerasi kebijakan pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.

“Kemperin senantiasa mendukung berbagai program dan kegiatan yang dilakukan oleh sektor industri untuk turut berperan atau berkontribusi dalam menangani dampak pandemi saat ini,” kata Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemperin, Putu Juli Ardika, pada acara Serah Terima Bantuan 1.000 konsentrator oksigen dari Djarum Foundation di Semarang, Jumat (10/9/2021).

Advertisement

Putu menuturkan, Kemperin memberikan apresiasi kepada Djarum Foundation yang mendonasikan sebanyak 1000 unit konsentrator oksigen. Dari jumlah tersebut, akan dihibahkan kepada sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Ini merupakan langkah yang positif dan suatu bentuk kepedulian sosial dari pelaku industri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan pandemi Covid-19,” tuturnya.

Selain itu, bantuan ini untuk langkah antisipasi munculnya varian baru Covid-19 yang dapat mengakibatkan lonjakan kasus dan kebutuhan terhadap oksigen seperti yang terjadi beberapa bulan lalu.

Putu menambahkan, donasi konsentrator oksigen dari Djarum Foundation ini merupakan wujud nyata kerja sama yang baik antara pemerintah dan sektor industri.

“Kepedulian ini memberikan makna bahwa industri dalam negeri tidak hanya sebagai penggerak roda perekonomian, tetapi juga berbagi beban di kala negara sedang dalam kondisi sulit,” imbuhnya.

Selama pandemi, Kemperin bertekad untuk menjaga aktivitas sektor industri terus berjalan karena untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestik dan pasar ekspor.

“Dengan sektor industri tetap beroperasi, turut menjaga investasi dan serapan tenaga kerja yang ada, yang tentunya memacu pertumbuhan ekonomi,” jelas Putu.

Adapun kebijakan strategis yang mendukung hal tersebut, antara lain pemberian izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (Iomki).

“Di samping itu, melalui Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 1 tahun 2021 tentang Produk Oksigen sebagai Komoditas Strategis Industri dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Covid-19, produsen oksigen memaksimalkan produksinya untuk penggunaan medis. Selanjutnya, Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 2 Tahun 2021, meminta industri pengguna oksigen mengurangi pemakaian oksigennya dalam operasional produksi, karena oksigennya dialihkan untuk memenuhi kebutuhan medis,” ungkap Putu.

Selama ini, peran industri sudah sangat banyak dalam upaya mendukung penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. “Kemenperin juga turut memfasilitasi sektor industri dalam pembuatan alat pelindung diri (APD) hingga penyediaan oksigen, tabung oksigen dan generator oksigen,” tandasnya.

Industri Hasil Tembakau (IHT) mencatatkan kinerja yang gemilang dan berperan penting dalam peningkatan ekonomi negara. Pada tahun 2020, ekspor produk IHT dapat dipertahankan senilai US$ 864,41 juta.

Sektor IHT merupakan penyumbang penerimaan negara terbesar melalui cukai hasil tembakau, PPN dan PPh. Pada tahun 2020, pendapatan cukai hasil tembakau mencapai Rp 170,24 triliun atau berkontribusi 10,4% bagi APBN.

Di samping itu, IHT mampu menyerap tenaga kerja dari hulu ke hilir dengan jumlah mencapai 2 juta petani tembakau, 1,5 juta petani cengkeh, 600 ribu tenaga pabrik, dan 2 juta tenaga kerja di sektor distribusi dan retail.

Jadi Contoh

Plt Dirjen Industri Agro berharap upaya yang telah dilakukan oleh Djarum Foundation dapat menjadi contoh bagi sektor lainnya. “Kami juga sempat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung sejumlah penerapan protokol kesehatan di sektor industri hasil tembakau. Dari hasil pemantauan kami, secara keseluruhan penerapannya sangat baik, bahkan bisa menjadi model di sektor lain,” terangnya.

Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, mengemukakan, sebagai salah satu binaan Kemenperin, perusahaan berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam program penanggulangan pandemi Covid-19.

“Kami berharap, donasi konsentrator oksigen ini dapat mengantisipasi bila lonjakan pasien Covid-19 terjadi kembali. Tapi tentunya mari sama-sama kita berdoa semoga lonjakan kasus tidak terjadi lagi dan Indonesia segera keluar dari pandemi,” ujar Budiharto.

Menurut Budiharto, saat ini, konsentrator oksigen menjadi alternatif terapi oksigen yang digunakan masyarakat. Alat ini menjadi populer karena mudah dibawa, memiliki bobot yang lebih ringan dan tidak perlu melakukan isi ulang oksigen seperti layaknya tabung oksigen konvensional.

“Dan juga, selain untuk pasien Covid-19, konsentrator oksigen dapat digunakan bagi pasien lain yang menderita penyakit di bagian penapasan dan penurunan saturasi oksigen di dalam darah,” ujarnya.

Donasi konsentrator oksigen ini merupakan kelanjutan rangkaian bantuan dari Djarum Foundation sejak April 2020 guna membantu menanggulangi pandemi Covid-19 di tTanah air. Beberapa bantuan yang telah diberikan ke berbagai rumah sakit untuk membantu mempercepat pemulihan pasien saat terjadi lonjakan kasus diantaranya alat terapi oksigen High Flow Nasal Cannula (HFNC), hospital bed, air purifier, hingga ventilator.

Djarum Foundation juga memberikan perlengkapan kesehatan berupa masker, goggle, faceshield, dental protective face, baju coverall hingga suplemen dan multivitamin kepada tenaga kesehatan yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan menyampaikan, pihaknya turut melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap upaya sektor industri dalam menanggulangi pandemi Covdi-19.

“Kami melihat peran pentingnya sektor industri untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Namun tak dapat dipungkiri, kesehatan dan keselamatan pegawai industri juga merupakan hal utama produktivitas untuk terus dijaga dan ditingkatan,” tegasnya.

Apalagi, telah diterbitkan SE Menperin Nomor 5 tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menperin 3/2021 tentang Iomki Pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019.

“Aturan ini harus dilaksanakan industri sebagai jaminan dan upayanya menerapkan protokol kesehatan. Dengan kegiatan usahanya dapat dipastikan ekonomi tetap berjalan, namun tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di sektor industri,” paparnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Aspakrindo: Banyak Investor Aset Kripto yang Hanya Ingin Cepat Untung

Ketua Aspakrindo Teguh Kurniawan Harmanda menyoroti banyaknya investor aset kripto dari kelompok milenial yang tidak memahami investasi yang dipilihnya.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Mendag Minta Bulog Distribusikan Beras Langsung ke Pasar

Mendag Zulkifli Hasan meminta Perum Bulog untuk dapat mendistribusikan beras langsung ke penjual dan pengecer tanpa melalui perantara.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Segera IPO, Simak Laporan Keuangan Solusi Kemasan Digital

PT Solusi Kemasan Digital berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai 40,97% menjadi Rp 26,22 miliar per 31 Juli 2022

EKONOMI | 2 Februari 2023

Pemerintah Siapkan Super Tax Deduction untuk Investor IKN Nusantara

BKPM menyampaikan akan memberikan insentif lebih besar untuk investor yang akan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

EKONOMI | 2 Februari 2023

TBS Energi Utama Tawarkan Obligasi hingga Rp 500 Miliar

PT TBS Energi Utama Tbk berencana  enerbitkan obligasi dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar terdiri seri A dan seri B.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan, Mendag Siapkan Subsidi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah memantau harga komoditas sembako secara berkala jelang bulan Ramadan.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Mendag Tidak Terburu-buru Bentuk Bursa Kripto

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan bursa kripto akan diluncurkan sebelum Juni 2023.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Minyakita Dijual di Atas Rp 14.000, Mendag Ingatkan Sanksi Berat

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga Minyakita di atas Rp 14.000 per liter.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Mendag Targetkan Peluncuran Bursa Kripto di Juni 2023

Sebelum bursa kripto diluncurkan, Zulhas berharap masyarakat mampu memahami perdagangan aset kripto dan memiliki literasi dasar.

EKONOMI | 2 Februari 2023

3 Minggu Terakhir, Minyakita Sudah Hilang di Depok

Sudah hampir satu bulan Minyakita hilang dari peredaran di sejumlah pasar tradisional di kota Depok. 

EKONOMI | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pengacara Richard Eliezer Tuding Jaksa Tidak Konsisten dalam Tuntutan

Pengacara Richard Eliezer Tuding Jaksa Tidak Konsisten dalam Tuntutan

NEWS | 27 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE