Arcandra Sebut Gas Bumi Punya Peran Strategis dalam Transisi ke EBT
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arcandra Sebut Gas Bumi Punya Peran Strategis dalam Transisi ke EBT

Selasa, 14 September 2021 | 12:11 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Gas bumi akan tetap menjadi energi strategis di tengah berkembangnya renewable energy atau energi baru terbarukan (EBT) seperti panas bumi, angin dan matahari. Gas bumi juga memiliki peran sentral dalam proses transisi energi dari energi fosil menuju energi baru ramah lingkungan. Hal tersebut disampaikan Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar dalam diskusi bertema Prospek Gas Bumi di Tengah Tren Renewable Energy" secara live melalui zoom, Facebook, dan Instagram pribadi wakil menteri ESDM 2016-2019 itu belum lama ini.

Arcandra mencontohkan peran gas bumi di tengah upaya pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap. Mengingat biaya mahal jika berdiri sendiri, dalam operasionalisasinya PLTS atap akan membutuhkan bantuan baterai atau sumber energi lain. "Fungsi gas atau baterai di sini adalah sebagai energi primer yang akan menyokong penerapan PLTS atap ketika energi dari matahari drop," kata Archandra dalam keterangannya dikutip Selasa (14/9/2021).

Dengan harga gas yang lebih kompetitif, lanjut Arcandra, kombinasi gas bumi dan PLTS akan lebih efisien daripada penggunaan baterai. "Secara komersial akan lebih kompetitif, PGN dapat membangun sinergi dengan PLN untuk menjalankan strategi ini," jelas Arcandra.

Arcandra mengatakan bahwa pasar gas bumi masih besar, seperti halnya yang kini sedang dilakukan PGN dengan menyuplai kebutuhan gas bagi industri kilang minyak (refinery) yang dikelola Pertamina. Sejumlah kilang minyak yang mendapat suplai gas dari PGN adalah Cilacap, Balongan dan kilang lainnya. Untuk mendukung pemenuhan gas bagi industri kilang tersebut, PGN tengah membangun sejumlah infrastruktur menuju lokasi kilang. Langkah ini dilakukan melalui pembangunan infrastruktur seperti storage dan regasifikasi melalui fasilitas seperti Floating Storage Regatification Unit (FSRU).

Arcandra menambahkan, kebijakan sejumlah negara untuk beralih ke energi baru terbarukan harus dicermati dengan baik. Terutama berkaitan upaya pemenuhan zero carbon di tahun 2050 oleh sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa. AS bersama Uni Eropa, Jepang, dan Korea sudah memiliki komitmen untuk mencapai zero emisi pada tahun 2050, sekitar 29 tahun lagi. Sebagai usaha mewujudkan komitmen itu, Uni Eropa dan beberapa negara tersebut sudah mulai fokus pada pengembangan renewable energy.

Menurut dia, periode 29-30 tahun ke depan adalah kunci. Jika perusahaan migas mengurangi eksplorasi dan produksi migasnya, akan menjadi tantangan baru. Pasalnya menggantikan energi fosil dengan renewable energy tidak semudah yang dibayangkan.

Proyeksi OPEC, sampai tahun 2040 kebutuhan minyak dunia akan bertambah sekitar 20 juta barel per day dari kebutuhan tahun 2020 yang sebanyak 90 juta barel per day. Sementara kehadiran kendaraan listrik (electric vehicle/EV) diproyeksikan hanya akan mengkonversi penggunaan BBM sekitar 6 juta barel per hari di seluruh dunia pada 2040.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong Asuransi Syariah, Tugu Insurance Hadirkan Promo #TuguShariaSemangat1010

Tugu Insurance memberikan penawaran menarik bagi nasabahnya melalui promo #TuguShariaSemangat1010 yang berlangsung sejak 10 hingga 31 Oktober 2021.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Telkom Raih Penghargaan UN Women

Penghargaan ini diberikan kepada Telkom atas komitmen dan upayanya sebagai perusahaan yang mempromosikan kesetaraan gender di lingkungan kerja.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Menko Airlangga: Anggaran PEN Sudah Terserap 58,3%

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan per 25 Oktober 2021, anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sudah digunakan sebesar 58,3% dari pagu.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Apartemen di Bogor Janjikan Fixed Income selama 4 Tahun

PT Tajur Surya Abadi sebagai pengembang Royal Heights Apartment memberikan jaminan fixed income hingga 4 tahun untuk pembeli.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

DNR Masuk, Ekuitas ZBRA Berubah Jadi Positif

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) mencatatkan torehan positif seiring proyeksi bisnis yang semakin terarah.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Principal Asset Rilis Reksa Dana untuk Perencanaan Ibadah Haji

PT Principal Asset Management meluncurkan reksa dana Principal Haji Muda.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Investor Pasar Modal Naik Signifikan, OJK Perkuat Program Literasi Keuangan

Menurut Wimboh, masih banyak investor pasar modal dengan mindset ikut-ikutan atau hanya karena efek Fear of Missing Out (FOMO).

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

Menurut Sri Mulyani, dinamika isu global berpotensi menciptakan dampak rambatan atau spill over terhadap perekonomian nasional.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 6,59 Juta

Sepanjang 2021, penambahan investor baru pasar modal sebanyak 2.716.347 investor. Sedangkan penambahan investor baru saham 1.313.050 investor.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Di Forum ASEAN Business, Jokowi: Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan Perkuat Indonesia

Dalam pidatonya di Forum ASEAN Business and Investment Summit, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegaskan pandemic Covid-19 dimanfaatkan untuk memperkuat Indonesia.

EKONOMI | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Harga Minyak AS Tembus Level Tertinggi 7 Tahun karena Kuatnya Permintaan

Harga Minyak AS Tembus Level Tertinggi 7 Tahun karena Kuatnya Permintaan

EKONOMI | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings