Logo BeritaSatu

Chandra Asri Finalisasi Rights Issue Rp 15,5 Triliun

Rabu, 15 September 2021 | 14:18 WIB
Oleh : Gita Rossiana / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) telah menyelesaikan proses penawaran umum terbatas III atau rights issue setelah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari aksi rights issue tersebut, perseroan berhasil menambah modal sebesar Rp 15,5 triliun atau US$ 1,1 miliar dan menjadi salah satu rights issue terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Setelah rights issue ini, jumlah saham beredar meningkat sebanyak 3,79 miliar, yakni menjadi 21,62 miliar saham dari 17,83 miliar saham. Komposisi saham publik mencapai 8,2% dan memenuhi persyaratan saham publik (free float) dari Bursa Efek Indonesia.

PT Top Investment Indonesia, anak usaha Thai Oil Public Company Limited, bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) yang mendukung keberhasilan transaksi rights issue ini. Pada Juli 2021, Chandra Asri telah menetapkan Thaioil sebagai mitra terpilih untuk mendukung pengembangan kompleks petrokimia kedua (CAP2), melalui proses seleksi investor strategis.

Sesuai rencana, hasil dari rights issue akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan kompleks petrokimia terintegrasi kedua yang berskala global oleh anak usaha, PT Chandra Asri Perkasa. Kompleks ini terdiri dari unit cracker, olefin terpolimerisasi serta fasilitas dan utilitas terkait. Hal ini sejalan dengan strategi Chandra Asri untuk memperluas kapasitas produksi dan skala usaha untuk melayani kebutuhan pasar Indonesia.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporasi Chandra Asri Suryandi mengatakan, pihaknya menyambut baik keberhasilan rights issue ini dan menyambut Thaioil sebagai pemegang saham utama baru Chandra Asri.

"Pembiayaan yang diperoleh, memberi kami fondasi ekuitas yang kuat untuk melanjutkan rencana Perseroan dalam mengembangkan kompleks petrokimia kedua secepatnya. Kami berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari pemegang saham, investor, regulator dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk membuat transaksi ini sukses dan luar biasa," jelas dia dalam keterangan resmi, Rabu (15/9/2021).

Dengan keberhasilan pelaksanaan proses rights issue dan injeksi ekuitas, Thai Oil memegang 15% kepemilikan saham dan menjadi pemegang saham utama bersama dengan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan SCG Chemicals. Thai Oil dan Chandra Asri juga telah menandatangani perjanjian penjualan dan pembelian bahan baku untuk pasokan nafta dan gas minyak cair ke Chandra Asri dan CAP 2, serta perjanjian distribusi produk.

Keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID) untuk CAP 2 ditargetkan pada 2022. Thaioil dan SCG Chemicals berkomitmen untuk berinvestasi lebih lanjut secara kolektif hingga US$ 400 juta. Metode investasi selanjutnya akan ditentukan oleh para pihak pada tahap selanjutnya dan tetap tunduk pada persetujuan pemegang saham Chandra Asri serta otoritas pemerintah terkait di Republik Indonesia.

Adapun nilai investasi di CAP 2 diproyeksikan mencapai US$ 5 miliar. Konstruksi diperkirakan akan memakan waktu empat hingga lima tahun sehingga bisa menciptakan 25.000 lapangan pekerjaan selama periode tersebut.

Dengan adanya CAP 2, kapasitas produksi Chandra Asri akan bertambah dari 4,2 juta ton per tahun menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun. Hal ini akan membantu memenuhi permintaan domestik Indonesia yang terus meningkat, mengurangi ketergantungan impor, mengembangkan industri hilir petrokimia lokal, mendukung visi pemerintah untuk Industri 4.0, dan menciptakan karir jangka panjang yang bernilai tinggi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Minyak Menguat karena Penurunan Persediaan AS

Harga minyak naik pada perdagangan Rabu (28/9/2022) menyusul penurunan tak terduga stok minyak mentah dan bahan bakar AS.

EKONOMI | 29 September 2022

Konservasi Energi, SBI Pabrik Cilacap Raih Award Global

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) pabrik Cilacap, unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan ASEAN Energy Awards (AEA).

EKONOMI | 29 September 2022

Bursa AS Rebound, Dow Jones Hentikan Penurunan 6 Hari

Dow Jones Industrial Average naik 548,75 poin, atau 1,88%, menjadi 29.683,74 dari level terendahnya pada 2022.

EKONOMI | 29 September 2022

Begini Langkah BUMN untuk Waskita, WIKA, dan PP Properti

Injeksi modal itu ditujukan agar Waskita dapat menuntaskan sekitar 12-14 jalan tol yang sebagian besar sudah didivestasi.

EKONOMI | 29 September 2022

Bursa Eropa Naik, Bank of England Intervensi Pasar Obligasi

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa naik 0,3%, setelah melemah hampir 2% pada hari sebelumnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Kejar Literasi Keuangan Digital, Indodax Gelar Trading Fest

Indodax menggelar trading competition sebagai komitmen perusahaan menyebarkan edukasi dan literasi keuangan digital.

EKONOMI | 29 September 2022

Miris Petani Buang Hasil Panen Raya, DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi

DPR menyesalkan peristiwa dibuangnya hasil panen raya oleh petani di daerah Gayo, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

EKONOMI | 29 September 2022

Ombudsman Tekankan Pentingnya Regulasi Pembatasan Distribusi BBM

Ombudsman menekankan pentingnya regulasi mengenati pembatasan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

EKONOMI | 28 September 2022

Tarik Investasi, Pemerintah Didorong Manfaatkan Momentum Perfect Storm

Pemerintah didorong memanfaatkan momentum perfect storm untuk menarik investasi. Yose Rizal Damuri menilai Indonesia harus bisa memanfaatkan situasi global.

EKONOMI | 28 September 2022

Biro Klasifikasi Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Mitra Bisnis

Biro Klasifikasi Indonesia melaksanakan sertifikasi juru las secara gratis bagi 100 tenaga pengelasan dari berbagai perusahaan galangan kapal anggota Iperindo.

EKONOMI | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Minyak Menguat karena Penurunan Persediaan AS

Harga Minyak Menguat karena Penurunan Persediaan AS

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings