Logo BeritaSatu

Sandang Predikat Unicorn, Ini Rencana Bisnis Xendit

Rabu, 15 September 2021 | 16:21 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan infrastruktur pembayaran Xendit mengumumkan perolehan pendanaan Seri-C senilai Rp 2,1 triliun (US$ 150 juta). Pendanaan ini sekaligus menjadikan Xendit sebagai startup unicorn terbaru di Indonesia dengan nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar.

Co-founder dan COO Xendit, Tessa Wijaya menyampaikan, dengan investasi baru sebesar Rp 2,1 triliun ini, Xendit berencana untuk terus melakukan inovasi produk dan melakukan ekspansi ke negara-negara lain di Asia Tenggara. Saat ini, Xendit beroperasi di Indonesia dan Filipina.

“Kami ingin mengembangkan produk kami ke pasar baru dan negara baru juga. Xendit memang sudah berada di Indonesia dan Filipina, tetapi kami merasa kami juga bisa menjadi nomor satu bukan hanya di kedua negara tersebut, tetapi juga di negara lain di Asia Tenggara,” kata Tessa Wijaya dalam konferensi pers secara daring, Rabu (14/9/2021).

Sebagai perusahaan yang fokus pada produk, Tessa mengatakan Xendit juga akan terus melakukan ekspansi layanan dan produk-produknya. Rencana lainnya adalah membantu lebih banyak lagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk go digital.

“Memang di Indonesia ini banyak sekali UMKM dengan potensi untuk go digital. Ke depan, Xendit ingin mendukung para UMKM tersebut agar dapat go digital ataupun berdagang secara digital dengan mudah dan sederhana,” paparnya.

Dalam menghadirkan layanan baru, Xendit juga akan fokus mengembangkan produk-produk pinjaman, sehingga para merchant-nya atau para pebisnis yang ingin mengembangkan bisnisnya bisa mendapatkan pendanaan yang cukup.

Tessa menambahkan, status baru Xendit sebagai unicorn akan membantu memperkuat misi yang sejak awal menjadi pegangan Xendit, yaitu menyediakan infrastruktur keuangan yang andal dan aman bagi jutaan perusahaan di seluruh wilayah Asia Tenggara, dan membantu para pelaku bisnis untuk tumbuh dan maju bersama ekonomi digital yang sedang berkembang.

Dengan pendanaan baru Xendit, Tessa Wijaya juga sekaligus menjadi co-founder perempuan pertama di startup Indonesia yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga mencapai status unicorn.

Sebagai informasi, Xendit adalah payment gateway yang berfokus pada menyediakan infrastruktur pembayaran dari berbagai channel pembayaran online, di mana Xendit memproses pembayaran dan membantu marketplace atau UMKM menyederhanakan pembayaran.

Sederhananya, Xendit adalah pemain infrastruktur, di mana Xendit menyediakan "jalan tol" untuk UMKM atau perusahaan yang ingin go digital. Pada 2020 lalu, Xendit memproses sebanyak 65 juta transaksi. Targetnya di 2021 ini transaksi yang diproses sebanyak 110 juta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IFG: Kapabilitas Reasuransi Nasional Kurang Proporsional

IFG Progress dalam risetnya berjudul "Reasuransi 101" membeberkan bahwa peran reasuransi cukup besar dalam mem-backup risiko di industri asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

AXA Financial dan BAV Kerja Sama Proteksi Asuransi bagi UMKM

AXA Financial Indonesia bersama Bina Artha Ventura (BAV) menjalin kerja sama menyasar pelaku UMKM mendapat perlindungan asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BP Jamsostek Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Menurut data BP Jamsostek, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diserahkan kepada Kemnaker.

EKONOMI | 25 September 2022

Sandiaga: Upskilling dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Sandiaga Uno menyoroti perlunya reskilling dan upskilling untuk masa depan industri perhotelan dan pariwisata yang lebih cerah.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Kini Tangani Nasabah Dana Pensiun Kimia Farma

Bank BJB bersama Dana Pensiun (Dapen) Kimia Farma kini menangani pembayaran manfaat pensiun bagi pensiunan Kimia Farma.

EKONOMI | 25 September 2022

Hingga Agustus, Produksi Migas PHE Capai 963.000 BOEPD

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga Agustus 2022 mencatat realisasi produksi minyak dan gas (migas) mencapai 963.000 barel setara minyak per hari.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Bangun Sinergitas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 25 September 2022

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Raksasa makanan cepat saji McDonald's menghadapi tuntutan US$ 10 miliar (Rp 150 triliun) karena dituduh bersikap rasis dalam beriklan.

EKONOMI | 25 September 2022

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan

EKONOMI | 25 September 2022

Supersibuk, Elon Musk Punya 27 Tangan Kanan di Tesla

CEO Tesla Elon Musk disebut memiliki 27 orang deputi di Tesla yang melapor langsung ke dirinya. Ini belum termasuk eksekutif di SpaceX dan Boring Co.

EKONOMI | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 1 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings