Salurkan KUR Rp 2,42 Miliar, OJK-LJK Jatim Dukung UMKM Bangkit dari Pandemi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Salurkan KUR Rp 2,42 Miliar, OJK-LJK Jatim Dukung UMKM Bangkit dari Pandemi

Kamis, 16 September 2021 | 18:17 WIB
Oleh : Rozi Amrozi / EHD

Surabaya, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur bersama industri jasa keuangan berkomiten mendukung pemulihan ekonomi Jatim lewat penyaluran Kredit Usaha Rakayat (KUR) kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur (Jatim).

Salah satunya adalah penyaluran KUR sebesar Rp 2,42 miliar kepada 9 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Masing-masing disalurkan oleh Pegadaian sebesar Rp 30 juta untuk UMKM di bidang pembuatan produk kulit, sandal, dompet dan sabuk, Bank Jatim sebesar Rp 500 juta untuk UMKM pengolah biji plastik, Kantor Wilayah Bank Mandiri Jatim sebesar Rp 300 juta untuk UMKM usaha nasi Madura, BNI sebesar Rp 500 juta untuk UMKM sambel, Bank BRI sebesar Rp 500 juta untuk UMKM krupuk, PNM sebesar Rp 11 juta untuk UMKM makanan ringan, es dan pentol, Bank UMKM Jawa Timur sebesar Rp 500 juta untuk UMKM krupuk, Bank BTN sebesar Rp 175 juta untuk UMKM pengelolaan kopi dan Bank Syariah Indonesia sebesar Rp 150 juta untuk UMKM kripik brownies.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, mengatakan, OJK berperan aktif mendukung upaya membangkitkan UMKM di Jatim dari dampak pandemi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan berbagai program. Salah satunya adalah mendorong bussines matching, baik antara UMKM dengan LJK maupun antara UMKM dengan industri.

“Pencairan kredit sebesar Rp 2,42 miliar kepada 9 pelaku UMKM ini merupakan implementasi dari bussines matching program TPAKD,” kata Bambang usai penyaluran KUR oleh LJK Jatim di sela K-UKM Expo 2021 di Surabaya, Rabu (15/9/2021).

Selain itu, OJK bersama TKAD juga menyusun program kredit berbunga rendah untuk melawan praktik rentenir, memberikan literasi keuangan bagi pelaku UMKM terutama tentang produk pembiayaan dan mekanisme pembiayaan di lembaga jasa keuangan, meningkatkan akses keuangan bagi pelaku UMKM melalui pembiayaan dari perbankan, nonperbankan dan pasar modal, memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha serta pemasaran produk UMKM melalui kerja sama dengan marketplace (e-commerce) dan memberikan pelayanan pengecekan historis kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Kemudian, dalam penanganan pandemi Covid-19, OJK juga turut berpartisipasi pada upaya percepatan vaksinasi dengan menggandeng mitra strategis untuk menyelenggarakan vaksinasi kepada berbagai lapisan masyarakat.

“Percepatan vaksinasi ini bertujuan agar masyarakat dapat segera beraktivitas secara normal sehingga berdampak pada pemulihan ekonomi masyarakat,” tandas Bambang.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, untuk membangkitkan ekonomi harus tetap diikuti melandainya dan terkendalinya Covid-19 dengan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes).

Menurut dia, Provinsi Jatim sudah masuk kategori level 2 sesuai asesmen data atau informasi Kementerian Kesehatan (Kemkes) per 12 September 2021. Pada asesmen tersebut di Jatim sudah ada 6 daerah yang masuk level 1 dan 19 daerah masuk level 2 serta 13 daerah masuk level 3.

"Artinya pembelajaran tatap muka sudah dimulai terbatas bertahap, kemudian Mall sudah mulai dibuka, untuk restoran tadinya boleh makan 20 menit lalu 30 menit dan saat ini sudah boleh makan 1 jam," ujarnya.

Selanjutnya, untuk tempat wisata dari 257 titik sudah 154 mulai dibuka secara terbatas dan bertahap. Tetapi untuk area wisata yang terkait dengan wisata air semuanya masih ditutup. Sedangkan hotel yang memiliki kolam renang juga kolam renangnya belum boleh beroperasi.

Kondisi perekonomian Jatim yang mulai menunjukkan pemulihan itu karena masyarakat dan pemerintah daerah serta pemangku kepentingannya kompak. “Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar pemulihan ekonomi terus berjalan,” tutur Khofifah.

Komitmen bersama untuk pemulihan ekonomi Jatim ditandai dengan penandatangan kerja sama antara Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UMKM Jatim dengan berbagai pihak, misalnya dengan Shopee untuk pengembangan UMKM di Jatim,

pelatihan dan pendampingan program koperasi dan UMKM melalui kampus UMKM Shopee Export, dengan UIN untuk pendidikan pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan pengembangn SDM dan lainnya.

Menurut Khofifah, bahwa proses untuk memulai membangkitkan berbagai sektor dilakukan secara terbatas dan bertahap. Seperti kegiatan Expo K-UKM yang digelar secara hybrid, ada yang expo secara langsung ada yang mengikuti secara virtual.

“Ini artinya kegiatan ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Melakukan kegiatan dengan menjaga protokol kesehatan (prokes) yang ketat untuk menggerakan ekonomi," tandas Khofifah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dipasarkan Terbatas, Unit Terbaru Evara Prime Vasaka Bali Terjual 75% dalam Sehari

Evara Prime didesain khusus untuk para keluarga muda dan milenial yang mendambakan hunian nyaman dengan akses dan fasilitas premium.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Reformasi Struktural dan Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus APBN 2022

Reformasi struktural tetap dilanjutkan dalam pelaksanaan APBN 2022, dengan tujuan menciptakan pemulihan ekonomi berkelanjutan.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Kesepakatan Baru Perpajakan Internasional Berdampak Positif buat Indonesia

Sistem pajak internasional yang disepakati G-20 terdiri dari dua pilar solusi untuk mengatasi isu hilangnya potensi pajak akibat digitalisasi dan globalisasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

BKF Yakin UU HPP Mampu Tekan Defisit APBN 2022

"UU HPP diyakini mendekatkan kinerja perpajakan ke level potensial dengan perbaikan sisi administrasi dan kebijakan," kata Kepala BKF, Febrio Kacaribu.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Bali Masih Nihil

Faik menyatakan, hingga 16 Oktober 2021 belum ada maskapai yang mengajukan slot penerbangan internasional berjadwal ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Metland Pastikan Horison Ultima Kertajati Beroperasi Desember 2021

Target pasar dari hotel Horison Ultima Kertajati merupakan crew dari maskapai penerbangan, traveler dan wisatawan domestik.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Sesi I Menguat, BABP Kasih Cuan Lebar

Saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) jadi top gainers (cuan) pascaharga sahamnya melonjak 9,02% saat IHSG naik.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

APBN Bantu Penyelesaian Kereta Cepat Tepat Waktu

Proyek kereta cepat ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga cukup wajar apabila didanai APBN.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Permintaan Benang Dunia Naik, SBAT Ekspansi

PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) akan meningkatkan produksi benang untuk diekspor dan diolah menjadi produk handuk.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

BCA Terus Perkuat Fundamental Capai Market Cap Rp 1.000 Triliun

Sejarah kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) diyakini akan kembali terulang seiring kokohnya fundamental.

EKONOMI | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kasus Covid-19


# Piala Thomas


# Kereta Cepat


# Merah Putih


# Formula E



TERKINI
Alasan Pentingnya Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Alasan Pentingnya Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

KESEHATAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings