Transaksi Timah Bursa Berjangka Jakarta Akhir Agustus Capai Rp 538 M
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Transaksi Timah Bursa Berjangka Jakarta Akhir Agustus Capai Rp 538 M

Kamis, 16 September 2021 | 19:47 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mencatat nilai transaksi timah lebih dari Rp 538 miliar dari periode Maret dan Agustus 2021. Adapun nilai transaksi tertinggi sepanjang 6 bulan, yaitu sebesar Rp 107,2 miliar dalam 220 lot.

Dalam keterangan tertulis, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang menjelaskan, sepanjang pasar fisik timah dalam negeri diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta, telah terjadi pertumbuhan baik dari jumlah Lot maupun nilai transaksi. Secara rinci, pada Maret, tercatat transaksi dalam 160 lot dengan nilai transaksi sebesar Rp 57,3 Miliar.

Kemudian, pada April transaksi terjadi sebanyak 235 lot dengan nilai transaksi sebesar Rp 90,2 Miliar. Lalu pada bulan Mei, Juni dan Juli transaksi tercatat sebanyak 220 Lot, 210 lot dan 215 lot yang menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 88,5 Miliar, Rp 95,9 Miliar dan Rp 98,9 Miliar.

“Adanya pertumbuhan transaksi pasar dalam negeri ini, menunjukan bahwa industri dalam negeri yang membutuhkan bahan baku timah mengalami kenaikan permintaan, yang juga menunjukkan mulai menggeliatnya ruang gerak perekonomian nasional,” jelasnya, Kamis (16/9/2021).

Stephanus menambahkan, BBJ ke depannya terus berupaya mendorong peningkatan transaksi di pasar fisik timah dalam negeri, dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan pasar timah yang ada di Bursa Berjangka Jakarta. BBJ juga terus berupaya untuk menambah jumlah partisipan untuk turut berperan aktif dalam transaksi.

“Melihat pencapaian sampai dengan bulan Agustus, kami proyeksikan sampai dengan akhir tahun 2021 nilai transaksi di pasar fisik timah dalam negeri bisa mencapai angka Rp 800 miliar,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi mengatakan, perusahaan optimis perdagangan pasar fisik timah dalam negeri akan terus tumbuh. Hal ini, tentunya dipengaruhi oleh ekonomi Indonesia yang mulai membaik seiring menurunnya dampak pandemi Covid-19, yang tentunya membuat dunia usaha mulai bergerak.

Selain itu, perusahaan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi, telah memastikan bahwa semua transaksi yang ada di pasar fisik timah dalam negeri ini telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, yang terkait kepastian penyelesaian hak dan kewajiban penjual dan pembeli, serta pelaporan transaksi.

“Tata niaga perdagangan timah dalam negeri melalui bursa, tentunya memberikan dampak positif baik bagi para pelaku industri maupun untuk negara. Hal ini dikarenakan dengan mekanisme ini, akan tercipta transparansi dan semua transaksi yang terjadi tercatat dan bisa dimonitor oleh negara,” kata dia.

Untuk diketahui, perdagangan timah dalam negeri pada prinsipnya sama dengan transaksi pasar fisik timah murni batangan. Hal yang menjadi pembeda yakni dari para pesertanya. Dalam Pasar Fisik Timah Murni Batangan, pesertanya adalah buyer dari luar negeri untuk kebutuhan ekspor. Sedangkan dalam perdagangan timah dalam negeri, buyer-nya berasal dari dalam negeri.

Adanya Perdagangan timah dalam negeri sejalan dengan Peraturan Menteri Perdagangan No 53 Tahun 2018 Tentang perubahan kedua atas peraturan menteri perdagangan nomor 44/M-DAG/ PER/7/2014 tentang ketentuan ekspor timah. Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa transaksi timah murni batangan wajib diperdagangkan di bursa. Terkait pasar fisik timah murni batangan, telah berjalan di Bursa Berjangka Jakarta sejak tahun 2019, dan KBI juga berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi.

Mekanisme perdagangan di pasar fisik timah dalam negeri pada dasarnya juga sama dengan transaksi timah luar negeri, yang membedakan hanya di lottase bahwa di pasar fisik timah dalam negeri 1 lot = 1 ton sedangkan untuk ekspor 1 lot = 5 ton. Jenis timah yang diperdagangkan juga sama dengan untuk ekspor, yaitu TLEAD300, 200, 100, 50 dan TPURE099.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kingland Avenue Tunjuk Cushman & Wakefield Kelola Apartemen

Kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai building management, menjadikan Kingland Avenue sebagai kawasan hunian dengan pelayanan berskala internasional.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Serius Garap Pasar Consumer Health, Pyridam Farma Gandeng Tokopedia

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health dengan menggandeng Tokopedia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Buka Kantor Cabang Baru, Surveyor Indonesia Perluas Layanan Bisnis di Jatim

Surveyor Indonesia mengembangan usaha jasa seperti kegiatan verifikasi dalam kebersihan, kesehatan dan keselamatan lingkungan di masa pandemi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ini Daftar 106 Pinjol Legal dari OJK

OJK merilis 106 daftar pinjol legal per 6 Oktober 2021. Data itu mencantumkan nama sistem elektronik, situs, nama perusahaan, dan jenis usaha.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Survei SMRC: Satu Tahun Terakhir, Kinerja Pemerintah Kurangi Pengangguran Makin Buruk

Sebanyak 47% masyarakat yang menilai kinerja pemerintah dalam mengurangi pengangguran selama satu tahun terakhir ini semakin buruk.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Startup Widya Analytic Ikut Ajang Apresiasi Kreasi Indonesia

Widya Analytic menjadi salah satu peserta dari 65 peserta terpilih Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR Meski sudah Divaksin 2 Kali, Ini Penjelasan Satgas

Pemerintah menerapkan aturan calon penumpang pesawat udara wilayah Jawa-Bali wajib menjalani tes swab PCR H-2 meski sudah divaksin dua kali.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Kamis, Indonesia Gelar World Business Angel Investors Week 2021

Indonesia akan menggelar World Business Angel Investors Week (WBAW) pertama, Kamis (21/10/2021).

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Jokowi: PKL Tarakan Optimistis karena Omzet sudah Merangkak Naik

Jokowi ungkapkan para PKL di Kota Tarakan, Provinsi Kaltara merasa optimistis kondisi perekonomian nasional akan lebih baik lagi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Soal Jiwasraya, Ini Saran dari Wilson Lalengke

Pemerintah diminta untuk ikut bertanggung jawab terhadap gagal bayar polis yang dialami Asuransi Jiwasraya.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings