Juni 2021, Okupansi Hunian TOD Adhi Commuter Properti Tembus 3.500 Unit
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Juni 2021, Okupansi Hunian TOD Adhi Commuter Properti Tembus 3.500 Unit

Kamis, 16 September 2021 | 19:53 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk menyampaikan total keterisian atau okupansi hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi atau berkonsep transit oriented development (TOD) hingga Juni 2021 telah mencapai 55% atau setara 3.500 unit dari 12 proyek yang dikembangkan.

"Kami sampaikan, total keterisian atau okupansi TOD sampai Juni 2021 dari total 12 proyek sudah hampir 55% atau setara 3.500 unit," ucap Direktur Keuangan Adhi Commuter Properti Mochammad Yusuf dalam media gathering, Kamis (16/9).

Sedangkan untuk office, Yusuf menyebut, saat ini sudah mencapai 100% yang diserahterimakan. Begitu juga dengan area komersial yang hampir 100% sudah terisi. Namun, dari sisi pendapatan masih dalam proses pembangunan.

Di samping itu, Adhi Properti juga berencana mengembangkan proyek baru di Cikunir sekitar 4.400 unit dan di Pancoran.
Direktur Marketing Adhi Commuter Properti Indra Syahruzza memperkirakan, total revenue dari pengembangan yang dikerjakan perusahaan mencapai Rp 52 triliun termasuk beberapa pengembangan baru di Cikunir dan pengembangan yang lain.

"Pertama yang sudah diserahterimakan seperti di RSP pada tahap pertama sebanyak 1.600 unit atau sekitar 20%. Tapi secara penjualan sudah hampir 40% lebih. Ini volumenya cukup besar tapi secara bertahap, kami sudah bisa menyerahterimakan kepada konsumen," terang Hanif.

Pada akhir tahun ini, lanjut Indra, ACP juga akan menyerahterimakan hunian di Cisauk yang hingga saat ini marketing salesnya sudah mencapai 94%. Selanjutnya, LRT City Jatibening GWP sebanyak 891 unit yang juga dalam proses serah terima dan secara marketing sales sudah mencapai 60% lebih.

"Kami yakin, beberapa lokasi baru dengan adanya rencana operasional secara komersial LRT pada pertengahan 2022 nanti akan membantu proses penjualan. Saat ini penjualan kami masih bagus di atas rata-rata terhadap pelaku usaha properti lain," tutur Indra.

Berdasarkan laporan per Juni 2021, total ketersediaan lahan yang dimiliki ACP telah mencapai 146 ha dan sampai akhir 2021 diproyeksikan mencapai 160 ha di mana beberapa lokasi saat ini tengah dilakukan finalisasi.

"Kami sudah memiliki kesepakatan dengan pemilik lahan. Namun, belum bisa diproses karena kita harus mendapatkan approval dulu. Tahun ini, kita juga ingin memperkuat portfolio dalam pengembangan landed development yang berbasis transportasi," imbuh Indra.

Menurutnya, proses serah terima dan kinerja properti saat ini dipengaruhi oleh penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71, 72, dan 73 tentang persyaratan beralihnya risiko dalam bentuk hand over bangunan.

Untuk itu, dalam rencana jangka panjang, ACP telah menysusun beberapa tahapan yang mana pada tahap tertentu, ACP akan menyerahterimakan tower kedua LRT City Bekasi dan Jatibening untuk memastikan kinerja perusahaan terus tumbuh dan berkembangan ke depannya.

Pasalnya, secara over all ACP melakukan serah terima tower sekitar 3 sampai 4 per tahun. Hal ini sekaligus menjadi strategi perusahaan dalam menyikapi PSAK 71, 72, dan 73.

"Ahamdulilah, kita sudah hand over 4 tower pada tahun ini salah satunya di Cisauk, kemudian Adhi City. Tahun depan, masih ada beberapa proyek yang mulai kita hand over terutama proyek-proyek yang kita canangkan untuk topping off (konstruksi) pada tahun ini salah satunya adalah LRT Ciracas," jelasnya.

Direktur Utama ACP Rizkan Firman menargetkan, marketing sales on year tumbuh 300% dan sampai akhir 2021 tumbuh sekitar 100% dibandingkan tahun lalu.

"Jadi, sampai semester 1 2020 kontribusi properti masih di 10% sampai 15%. Jadi ke depan, tentu saja dengan pertumbuhan tersebut, kami merencanakan tumbuh 20% sampai 25% karena dari sisi konslidasi Adhi terbesar masih dari konstruksi," tutup Rizkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PIK2 Terapkan Sistem Polder yang Diadaptasi dari Belanda

Kekhawatiran tenggelamnya suatu wilayah bisa dihindari dengan adanya penerapan sistem polder.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Lewat Trade Expo Indonesia, UMKM Didorong Jadi Eksportir

Kementerian Perdagangan dan PT BNI(Persero) mendukung para pelaku UMKM untuk menjadi eksportir lewat penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ketua OJK Minta Pinjol Legal Beri Bunga Murah

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meminta pinjollegal yang sudah mendapat izin memberi pinjaman dengan suku bunga murah.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Covid-19 Dorong Pengembang Perumahan Berinovasi Penuhi Kebutuhan Konsumen

Mencuatnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020 hingga kini, ikut mendorong para developer atau pengembang untuk terus berinovasi merespons kebutuhan konsumen.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Kingland Avenue Tunjuk Cushman & Wakefield Kelola Apartemen

Kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai building management, menjadikan Kingland Avenue sebagai kawasan hunian dengan pelayanan berskala internasional.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Serius Garap Pasar Consumer Health, Pyridam Farma Gandeng Tokopedia

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health dengan menggandeng Tokopedia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Buka Kantor Cabang Baru, Surveyor Indonesia Perluas Layanan Bisnis di Jatim

Surveyor Indonesia mengembangan usaha jasa seperti kegiatan verifikasi dalam kebersihan, kesehatan dan keselamatan lingkungan di masa pandemi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ini Daftar 106 Pinjol Legal dari OJK

OJK merilis 106 daftar pinjol legal per 6 Oktober 2021. Data itu mencantumkan nama sistem elektronik, situs, nama perusahaan, dan jenis usaha.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Survei SMRC: Satu Tahun Terakhir, Kinerja Pemerintah Kurangi Pengangguran Makin Buruk

Sebanyak 47% masyarakat yang menilai kinerja pemerintah dalam mengurangi pengangguran selama satu tahun terakhir ini semakin buruk.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings