Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380

Jumat, 17 September 2021 | 20:58 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) menyebut harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue berkisar Rp 4.200 hingga Rp 4.380 per saham.

Melansir prospektus right issue BINA yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/9/2021) bahwa jumlah saham baru yang akan dilepas sebanyak 282.718.750 lembar saham atau setara 4,76% dari modal ditempatkan disetor penuh. Dengan demikian, BINA berpotensi meraup dana sebesar Rp 1,238 triliun.

Sementara itu Anthoni Salim, melalui PT Indolife Pensiontama sebagai pemegang saham pengendali telah menyatakan akan melaksanakan right issue yang menjadi haknya. Bank Ina berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif right issue pada 27 Oktober 2021.

Jika demikian halnya, maka setiap pemegang 20 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) Bank Ina pada 8 November 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD. Selanjutnya, 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga tebus Rp 4.200 hingga Rp 4.380 per saham.

Lebih lanjut prospektus itu juga menyebutkan, dana yang right issue akan digunakan untuk modal kerja dalam pelaksanaan kegiatan operasional serta pengembangan usaha, sesuai strategi perseroan menerapkan digitalisasi. “Adapun dengan dana yang diperoleh dari hasil pelaksanaan PUT III ini, maka perseroan memenuhi persyaratan modal inti yang ditetapkan OJK dalam Peraturan OJK No. 12/2020 mengenai konsolidasi bank umum,” tulis manajemen BINA.

Dengan demikian, usai pelaksanaan right issue, porsi saham PT Indolife Pensiontama pada BINA akan meningkat menjadi 23,33% dari saat ini yang sebesar 22,47%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gagasan Indonesia untuk Pulihkan Penerbangan Sipil Diterima Forum ICAO

Menhub menyambut baik hasil kesepakatan anggota ICAO dalam upaya bersama memulihkan penerbangan sipil global akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EMI Resmi Bergabung, PLN Kejar Target Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2

Setelah bergabung dengan PLN, pendapatan EMI ditargetkan mencapai lebih dari Rp 8 triliun pada 2025.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Hipmi Jaya Dukung Langkah Presiden Jokowi Benahi BUMN

Shandy menyampaikan, sudah semestinya BUMN menjadi lokomotif perekonomian negara, bukannya menjadi beban negara.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Literasi Keuangan Jadi Kunci Penting untuk Memberdayakan Masyarakat

Program Community Investment Prudential Indonesia mendorong inklusi keuangan yang ideal melalui peningkatan literasi.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

SKK Migas: TKDN Industri Hulu Migas Capai 58%

Industri hulu migas tidak hanya berperan dalam penerimaan negara, tetapi juga mendukung kapasitas industri nasional.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Di Tengah Pandemi, Unilever Catat Laba Rp 4,4 T pada Kuartal III

Di tengah kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat, PT Unilever Indonesia, Tbk (Unilever) pada kuartal III 2021 masih mampu menjaga kinerja.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Dorong UMKM Berorientasi Ekspor, LPEI Bangun National Export Dashboard

LPEI membangun portal dashboard data terintegrasi yang disebut National Export Dashboard (NED).

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Ini Daftar 22 Calon Peserta BI-Fast Tahap Pertama dan Kedua

Bank Indonesia (BI) akan memulai implementasi BI-Fast pada minggu kedua Desember 2021.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Siap Meluncur Minggu Kedua Desember 2021, Ini Ketentuan BI-Fast

BI-Fast dibangun untuk mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal (Cemumuah).

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Surveyor - MUI Teken Nota Kesepahaman Sertifikasi Produk Halal

Surveyor Indonesia akan berperan sebagai salah satu lembaga yang melakukan uji laboratorium untuk memastikan halal atau tidaknya suatu produk.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

OLAHRAGA | 39 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings