AVN Batal Masuk Bursa Nasdaq
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AVN Batal Masuk Bursa Nasdaq

Sabtu, 18 September 2021 | 10:19 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Entitas PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Asia Vision Network (AVN), membatalkan rencana merger dengan Malaca Straits Acquisition Company (MLAC). Dengan demikian, AVN batal tercatat di Bursa Nasdaq, Amerika Serikat. MLAC sendiri merupakan special purpose acquisition company (SPAC) atau perusahaan cangkang yang sudah terdaftar di Nasdaq.

Corporate Secretary MNC Vision Network Muharzi Hasril mengatakan, proses transaksi merger AVN dan MLAC sudah dilakukan sejak semester II-2020. Saat itu, transaksi SPAC masih sangat diminati investor di Nasdaq. Namun, memasuki 2021, banyak sekali transaksi SPAC di Nasdaq, yang berpengaruh terhadap valuasi. Di mana, transaksi SPAC dianggap overcrowded, termasuk berakibat harga saham MLAC tetap berada dibawah nilai nominal US$ 10 per saham. Di Nasdaq, per 16 September 2021, saham MLAC bertengger di posisi US$ 9,92, turun 0,7% sejak awal tahun.

“Setelah melalui penjajakan berbagai roadshow, MLAC dan AVN akhirnya sepakat untuk tidak melanjutkan transaksi,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (18/9/2021).

Muharzi menambahkan, hal lain yang melatarbelakangi pembatalan tersebut adalah makin bergairahnya investor di Bursa Eefek Indonesia (BEI) terhadap perusahaan yang bergerak di bidang digital termasuk fokus bisnis AVN.

Sebelumnya, pada Juni lalu, IPTV mengumumkan anak perusahaanya Asia VIsion Network (AVN) telah menyerahkan laporan registrasi konfidensial pada formulir F-4 ke SEC di AS, lembaga setara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia. Penyerahan laporan tersebut berkaitan dengan merger yang dilakukan AVN dengan perusahaan blank check yang dibentuk untuk melakukan akuisisi yaitu MLAC yang telah terdaftar di pasar modal Amerika Serikat.

Perseroan pun mengharapkan AVN akan terdaftar di Nasdaq sebagai perusahaan induk baru Indonesia pada kuartal III-2021. Disebutkan bahwa kombinasi bisnis tersebut tunduk pada syarat dan kondisi penutupan yang berlaku, termasuk persetujuan dari pemegang saham MLAC.

Seperti diketahui, pada Maret 2021 lalu, AVN bersama Malacca Straits Acquisition mengumumkan telah menandatangani perjanjian definitif kombinasi bisnis. Transaksi tersebut mengimplikasikan pro-forma nilai perusahaan sebesar US$ 573 juta.

Kombinasi bisnis tersebut akan menghasilkan sekitar US$ 135 juta ke neraca AVN, dengan asumsi bahwa tidak ada redemption oleh pemegang saham publik Malacca Straits atau penyesuaian harga pembelian. Setelah kombinasi bisnis ini, saham dan waran AVN akan tercatat pada Nasdaq.

MNC Group akan melakukan roll-over 100% ekuitasnya di AVN dan akan menerima tambahan saham AVN sehubungan dengan merger ini. Jika digabungkan dengan saham existing, IPTV akan memiliki jumlah saham yang mencerminkan nilai perusahaan pre-money AVN sebesar US$ 530 juta.

Asia Vision Network adalah perusahaan induk dari Vision+ dan MNC Play. Vision+ bergerak di bisnis media OTT. Per akhir Desember 2020, Vision+ memiliki 32 juta monthly active users lebih dari 1,6 juta pelanggan berbayar. Sementara MNC Play merupakan operator fixed broadband dan fiber optic TV berlangganan yang per akhir tahun lalu menggelar hampir 1,5 juta home pass dengan 296.000 pelanggan.

Sedangkan, Malacca Straits adalah perusahaan blank check yang dibentuk untuk tujuan merger, pertukaran saham, akuisisi aset, pembelian saham, reorganisasi atau kombinasi bisnis serupa dengan satu atau lebih.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rupiah dan Mata Uang Asia di Zona Hijau pada Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.067 - Rp 14.080 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

IHSG di Sekitar Garis Datar pada Awal Sesi

Pukul 09.10 WIB, IHSG naik 1,0 poin (0,0%) menjadi 6.656.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Fokus Pasar: Komoditas Meningkat, Neraca Perdagangan Surplus

Surplusnya neraca dagang pada bulan September 2021 memperpanjang tren kenaikan surplus sejak Mei 2020.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

IHSG Rawan Terkoreksi, Ini Saham Pilihannya

Level support IHSG berada di 6.392, 6.263, sedangkan level resisten berada di 6.680, 6.690.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

PTK Raih Penghargaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) raih penghargaan tanggung jawab sosial.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Hati-hati IHSG Berpeluang Turun, Simak Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.616 - 6.711.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Harga Emas Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.765,14 per ons.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


Klinik Kekayaan Intelektual Diharapkan Lindungi UMKM hingga ke Pelosok Daerah

Adanya klinik intelektual akan memudahkan masyarakat dan pelaku UMKM mendapatkan informasi serta pendampingan terkait pelindungan kekayaan intelektual.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

S&P 500 Catat Kenaikan Hari Keempat, Investor Pantau Kinerja Pendapatan

S&P 500 naik 0,3% menjadi 4.486,46, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 36,15 poin, atau 0,1%, menjadi 35.258,61.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
OTT KPK di Riau, Satgas Periksa Pejabat

OTT KPK di Riau, Satgas Periksa Pejabat

NASIONAL | 29 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings