Indosat dan Tri Merger, Saham Pemerintah bakal Susut Jadi 9,6%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indosat dan Tri Merger, Saham Pemerintah bakal Susut Jadi 9,6%

Sabtu, 18 September 2021 | 10:42 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) merger, kepemilikan saham pemerintah di Indosat bakal susut menjadi 9,6% dari semula 14,3%.

Perubahan struktur kepemilikan saham ini mengacu pada data paparan yang memperlihatkan bahwa sebelum merger, kepemilikan saham pemerintah di Indosat sebesar 14,3%, kemudian berkurang menjadi 9,6% setelah merger. Sedangkan kepemilikan saham publik meningkat dari 20,7% menjadi 24,7%, setelah ditambah dengan saham milik PT Tiga Telekomunikasi Indonesia (TTI). TTI merupakan pemegang 33% saham Hutchison 3 Indonesia.

Sementara itu, kepemilikan Ooredoo Asia di Indosat mencapai 65% atau tidak berubah, baik sebelum maupun setelah merger. Penggabungan usaha ini akan menghasilkan nama baru, yaitu PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT). Nilai transaksi mencapai US$ 6 miliar atau setara Rp 85,5 triliun.

Menanggapi penyusutan saham milik pemerintah, Senior Vice President Corporate Communications Indosat Ooredoo Steve Saerang mengaku belum bisa berkomentar banyak. Menurut dia, soal itu akan dibuatkan penjelasan tersendiri.

“Sekarang lagi proses approval. Nanti setelah itu, kami akan berikan informasi lagi. Namun yang pasti, hak-hak pemerintah tetap sama. Jadi, hak-haknya tetap sama," jelas Steve di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Terlebih, dalam waktu dekat, akan digelar rapat umum pemegang saham (RUPS) yang membahas lebih detail mengenai hal tersebut. Artinya, menurut Steve, penyusutan saham milik pemerintah masih merupakan perkiraan. Kalaupun sudah final, hak-hak istimewa pemerintah tidak akan berubah.

Saat ini, Ooredoo Group memiliki 65% saham dan kendali atas Indosat Ooredoo melalui Ooredoo Asia. Penggabungan Indosat dan Hutchison 3 akan menyebabkan CK Hutchison memperoleh saham baru di Indosat Ooredoo hingga 21,8% dari Indosat Ooredoo Hutchison. Pada saat yang sama, PT Tiga Telekomunikasi Indonesia akan menerima saham baru Indosat Ooredoo hingga 10,8% dari Indosat Ooredoo Hutchison.

Bersamaan dengan penggabungan bisnis, CK Hutchison akan mendapatkan 50% saham dari Ooredoo Asia dengan menukar 21,8% sahamnya di Indosat Ooredoo Hutchison untuk 33% saham di Ooredoo Asia. Kemudian, CK Hutchison juga akan mendapatkan tambahan 16,7% kepemilikan di Ooredoo Group lewat transaksi senilai US$ 387 juta.

Menyusul transaksi di atas, para pihak akan masing-masing memiliki 50% dari Ooredoo Asia, yang akan diberi nama baru yaitu Ooredoo Hutchison Asia dan memiliki 65,6% saham dan kendali atas Indosat Ooredoo Hutchison. Pada akhir transaksi, Indosat Ooredoo Hutchison akan dikendalikan secara bersama-sama oleh Ooredoo Group dan CK Hutchison.

Penyelesaian transaksi ini bergantung pada persetujuan dari pemegang saham Ooredoo Group, CK Hutchison, Indosat Ooredoo, persetujuan regulator, serta berbagai syarat dan ketentuan. Jika semua persetujuan berhasil didapatkan, penggabungan ini diperkirakan selesai pada akhir 2021.

Vikram Sinha yang dinominasikan menjadi CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, merger ini tidak akan memengaruhi pengelolaan spektrum. Menurut dia, merger antara Indosat dan Hutchison 3 tidak bisa disamakan dengan merger XL dan Axis, karena saat ini sudah diterbitkan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

“Saya ingin mengingatkan, terbitnya UU Ciptaker membuat semuanya berubah. Karena ini penting untuk membahas aturan main di sektor telekomunikasi. Adanya UU Ciptaker sangat mendukung para shareholder," kata Vikram di Jakarta.

Dia pun berkomitmen akan meluncurkan layanan 5G di Indonesia. “Saya datang ke sini dengan satu misi kuat bersama untuk mendukung digitalisasi Indonesia, dan kami berkomitmen untuk itu,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia harus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

HCML Gelar Sosialisasi Pengeboran Lapangan MDA-MBH di Sumenep

HCML segera memulai pengeboran dan pengembangan lapangan MDA-MBH di Blok Madura Strait Sumenep, Madura, Jawa Timur.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Kurs Rupiah Kembali Terdepresiasi ke Rp 14.158

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (22/10/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.158.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Tren Daur Ulang Meningkat, Inocycle Technology Group Genjot Kinerja

Diprediksi pasar global polyester staple fiber (PSF) akan mencapai US$ 39,3 miliar pada tahun 2025.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Fokus Pasar: Cermati Pertumbuhan Kredit Perbankan

Pelaku pasar pada akhir pekan cermati pertumbuhan kredit bulan September yakni sebanyak 2,21% secara tahunan.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Malaysia Bidik Pasar E-commerce di Indonesia

Matrade siap meraimaikan pasar dengan produk dari beberapa perusahaan Malaysia.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


IHSG Dibuka di Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,52% ke 6.598,3 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (22/10/2021).

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Golden Property Award 2021, Seion @Serang Raih Penghargaan Best Compact Development

Seion @Serang yang dikembangkan MAS Group meraih penghargaan "Best Compact Development" di ajang Golden Property Awards 2021.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Bursa Asia Mixed, Investor Pantau Krisis Default Evergrande

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,65%, Hang Seng Hong Kong naik 0,37%, S&P/ASX 200 turun 0,06%, Kospi Korsel turun 0,02%, Straits Times Singapura naik 0,3%.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Kapolresta Malang Kota: Santri Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan

Kapolresta Malang Kota: Santri Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings