Tahun Depan Pajak Karbon Diterapkan, BGK Ingatkan Pentingnya Sustainability Report
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tahun Depan Pajak Karbon Diterapkan, BGK Ingatkan Pentingnya Sustainability Report

Selasa, 21 September 2021 | 09:44 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kalau tak ada aral, pemerintah bakal menerapkan pajak karbon mulai, tahun depan. Rencananya ditetapkan minimal Rp 75 per kilogram (kg) karbon dioksida ekuivalen (CO2e), atau satuan yang setara.

Di Singapura, pajak karbon dikenakan bagi industri yang menghasilkan 25.000 ton, atau lebih CO2e dalam setahun.

Tarifnya $ 5 per ton emisi gas rumah kaca (GRK) setara ton karbon dioksida (tCO2e), sejak 2019 hingga 2023.

Bank Dunia maupun IMF, merekomendasikan pajak karbon untuk negara berkembang berkisar US$ 35-US$ 100 per ton, atau sekitar Rp 507.500-Rp 1,4 juta (kurs Rp14.500/US$) per ton.

Terkait penerapan pajak karbon yang tinggal menghitung hari, Founder Bumi Global Karbon (BGK), Achmad Deni Daruri mengingatkan pentingnya sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat.

"Sosialisasi terkait pajak karbon perlu dilakukan sejak awal. Pelaku usaha, lembaga pemerintah serta masyarakat luas, perlu paham akan adanya manfaat dari pajak karbon dan merupakan gerakan dukungan bagi pemerintah dalam mencapai target penurunan emisi nasional pada 2030," papar Deni, Senin (20/9/2021).

Langkah awal apa yang seharusnya diambil para pelaku usaha? Dia bilang, untuk menentukan nilai total pajak karbon, perlu adanya perhitungan emisi GRK yang menyeluruh dari kegiatan usaha yang dijalankan.

Sehingga tarif pajak tersebut dapat tepat dan akurat. Seringkali pelaku usaha bingung bagaimana menghitung emisi GRK, padahal mereka memiliki laporan keberlanjutan perusahaan (sustainability report) yang di dalamnya terdapat komponen perhitungan emisi GRK.

Pada 2020, lanjutnya, hanya terdapat 39 emiten, 17 BUMN dan 21 perbankan yang menyusun laporan keberlanjutan periode 2019.

Di sisi lain, belum terdapat daerah di Indonesia, atau lembaga negara yang menyusun laporan keberlanjutan.

Hanya dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu sebanyak 5 SKPD yang menyusun laporan keberlanjutan periode 2019.

"Padahal laporan keberlanjutan ini memuat informasi terkait kinerja lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan. Dengan menyusun laporan keberlanjutan, selain merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulator, laporan ini menjadi media yang tepat untuk menginformasikan perhitungan emisi GRK sebagai dasar perhitungan pajak karbon," tuturnya.

Pelaku usaha, kata dia, dapat menggunakan laporan ini sebagai jawaban kepada berbagai pemangku kepentingan yang menanyakan kinerja lingkungan.

Dalam laporan keberlanjutan terdapat kerangka pelaporan yang mengarahkan pelaku usaha tentang apa dan bagaimana penulisan serta perhitungan dilakukan.

Di mana, pelaku usaha dapat menghitung serta menginformasikan perhitungan emisi GRK cakupan 1, 2 dan 3 serta kontribusi penurunan emisi yang dicapai.

Deni bilang, terkait metodologi serta faktor konversi yang digunakan dalam perhitungan. laporan keberlanjutan, memudahkan pelaku usaha untuk dapat memetakan strategi penurunan emisi serta mengkuantifikasikan kinerja tersebut.

Dengan adanya perhitungan emisi dalam laporan keberlanjutan, harapannya adalah implementasi pajak karbon dapat lebih terukur, akurat, kredibel dan objektif.

"Adanya pajak karbon ini mendorong percepatan transisi menuju ekonomi rendah karbon, transformasi energi menuju sistem energi terbarukan, mendorong penerapan teknologi rendah emisi, sekaligus menambah penerimaan negara," ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengamat: Potensi Bank Syariah Indonesia Sangat Besar

Diharapkan dengan optimalisasi kinerja setelah terintegrasi, potensi peningkatan pangsa pasar BSI sangat besar sehingga akan menunjang pertumbuhan bisnis.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Sesi I, Saham Guna Timur Raya Paling Cuan

TRUK melonjak 7,50%, KBAG naik 6,78%, CBMF menguat 6,02%, FILM terangkat 6,02% dan TBIG meningkat 3,50%.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Penutupan Sesi I, IHSG Relatif Stabil di 6.636

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,05% ke 6.635,96 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (22/10/2021).

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Butuh Modal Kerja, Anak Usaha Dian Swastatika Teken Pinjaman US$ 10 Juta

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bersama dengan anak usahanya yakni PT Rolimex Kimia Nusantara menandatangani perjanjian pinjaman senilai US$ 10 juta.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Wika Raih Pinjaman Modal Rp 700 Miliar dari SMI

Nilai maksimum fasilitas PT SMI yang diberikan kepada Wika sebesar Rp 700 miliar dengan nilai jaminan sebesar Rp 1,6 triliun.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Masuk Bisnis Batu Bara, IATA Dapat Dua Investor Baru

PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) mendapatkan dua investor baru, yakni Literati Capital Investments Limited dan Yaris International Ltd.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Konstruksi SPAM Regional Banjarbakula Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Pembangunan tahap II SPAM Regional Banjarbakula dikerjakan oleh kontraktor PT Jasuka Bangun Pratama dengan nilai kontrak Rp 86,17 miliar.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Wapres: 2021, Momentum Kebangkitan Pesantren dan Keuangan Syariah Indonesia

“Kita melihat bahwa tahun ini merupakan momentum kebangkitan baik bagi pesantren maupun keuangan syariah Indonesia,” kata Wapres.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Tiga Kriteria Menjaga Hubungan Bisnis Makin Langgeng

Sama halnya dengan mempersiapkan modal dan strategi bisnis, memilih rekan bisnis yang tepat juga bukan perkara mudah dan butuh persiapan matang.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Jokowi Ingin MES Jadi Lokomotif Ekonomi Syariah

Jokowi mengharapkan organisasi keumatan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dapat menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Pengamat: Potensi Bank Syariah Indonesia Sangat Besar

Pengamat: Potensi Bank Syariah Indonesia Sangat Besar

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings