Menangkan Sengketa Pajak, Kinerja Saham PGN Diproyeksi Terus Menguat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menangkan Sengketa Pajak, Kinerja Saham PGN Diproyeksi Terus Menguat

Selasa, 21 September 2021 | 18:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), emiten berkode saham PGAS kembali memenangkan perkara Peninjauan Kembali (PK) terkait sengketa pajak PPN penjualan gas bumi ke konsumen dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak senilai US$ 16 juta atau sekitar Rp 228,8 miliar (asumsi kurs Rp14.300 per 1 US$).

Putusan PK oleh Mahkamah Agung (MA) dengan nomor perkara 000518.16/2018/PP/M.XVIB tahun 2019 tersebut ditetapkan pada 16 September 2021 oleh tiga Hakim Agung yaitu Yodi Matono Wahyunadi, Yosran dan Irfan Fachruddin dengan panitera Muhammad Usahawan.

Kemenangan PK untuk PGN ini merupakan yang keempat kalinya, setelah di bulan Mei 2021 PGN juga telah memenangkan PK atas tiga perkara sengketa pajak PPN penjualan gas bumi ke konsumen senilai Rp698 miliar. Dari tiga perkara pajak tersebut, 2 sengketa pajak tahun pajak 2012 dan 1 sengketa pajak untuk tahun pajak 2013.

“Keputusan MA ini tentunya akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan PGN. Paling tidak dari empat perkara yang telah dimenangkan PK -nya oleh MA, PGN bisa menarik dana pencadangan sebagai pendapatan lain-lain. Sehingga laba bersihnya tahun ini akan semakin positif,” ujar Founder & CEO Finvesol Consulting Indonesia, Fendi Susiyanto, Selasa (21/9/2021).

Sengketa pajak yang yang telah diputuskan oleh MA di ini merupakan bagian dari 24 perkara sengketa pajak PPN yang melibatkan PGN dan dirjen pajak. Dengan keputusan PK atas 4 perkara pajak ini, maka PGN akan dapat menarik kembali dana pajak senilai Rp926,8 miliar yang sudah dicadangkan tahun lalu sebagai pendapatan lain-lain di tahun ini.

Perkara pajak PPN yang melibatkan PGN dan Ditjen Pajak ini menjadi salah satu faktor yang menjadikan bisnis perseroan tertekan. Dalam laporan keuangan konsolidasi PGN tahun 2020, PGN telah melakukan provisi sengketa pajak sebesar US$ 294,3 juta. Provisi tersebut meliputi beban atas 24 sengketa pajak PPN sebesar Rp4,15 triliun (setara dengan US$ 278,4 juta) dan US$ 15,9 juta sebagai kerugian selisih kurs.

Saat ini, PGN masih menantikan keputusan MA terkait dua perkara sejenis, untuk tahun pajak 2012 dan 2013. “Dengan tambahan pendapatan lain-lain itu, diluar bisnis organik PGN di tahun 2021 yang diproyeksikan tumbuh positif, secara fundamental PGN akan semakin solid. Dampaknya, juga akan positif terhadap harga saham PGN di pasar,” jelasnya.

Keputusan PK dari MA yang memenangkan PGN dalam empat perkara sengketa pajak tersebut juga diharapkan dapat menjadi pendorong bagi terwujudnya kepastian hukum pajak. Pasalnya, 24 perkara sengketa pajak PPN antara PGN dan Ditjen Pajak tersebut, sejatinya terjadi pada obyek yang sama.

“Mestinya tiga putusan MA yang memenangkan PGN itu dijadikan novum untuk memasukkan PK atas 18 perkara lainnya. Menjadi aneh jika obyek pajaknya sama tapi keputusan hukum pajaknya berbeda. Apalagi PGN juga selalu menang di pengadilan khusus pajak, dimana kasus ini awalnya dipersidangkan,” ujar Fendi.

Pada tiga bulan pertama 2021 PGN membukukan laba bersih sebesar US$ 61,57 juta atau setara dengan Rp870 miliar (kurs Rp 14.147/1US$), naik 29% dari periode yang sama tahun lalu US$ 47,77 juta. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh pendapatan yang mencapai US$ 733,15 juta atau setara dengan Rp10,37 triliun. Dari pendapatan tersebut, PGN mencatat laba operasi sebesar US$ 95,90 juta dan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) sebesar US$ 191,24 juta.

“Jika perkara sengketa pajak bisa tuntas tahun ini dan PGN menjadi pemenang seperti empat perkara terakhir, laba bersih PGN bisa semakin besar di akhir tahun. Dan pemerintah yang akan untung. Selain nilai saham PGN yang akan kembali meningkat, dengan laba bersih yang besar, sebagai pemegang saham mayoritas pemerintah lewat Pertamina bisa menarik dividen lebih besar di 2022,” imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2022, Vision+ dan Migo Targetkan 10.000 Outlet Wargo

Wargo bisa dimanfaatkan untuk menikmati konten Vision+ melalui aplikasi Migo tanpa menggunakan kuota.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Ekonomi Membaik, Konsumsi Harian Solar Subdisi di Jatim Naik 16%

Pertamina memastikan kecukupan dan distribusi solar subsidi, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

BPJT Catat 1.409 Gerai UMKM Ramaikan Rest Area Jalan Tol

Ketersediaan ruang usaha di rest area diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Heroleads Asia Raih 2 Penghargaan Campaign Agency of the Year 2020

Heroleads Asia, induk dari Heroleads Indonesia, diganjar penghargaan tahunan bergengsi untuk agensi digital “Campaign Agency of the Year Awards 2020”.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

IHSG Ditutup Menguat ke Level 6,658,76, Dekati Rekor All Time High

Saham CAKK, ERAA, BBYB, BABP dan BIPI paling untung pada perdagangan awal pekan, Senin (18/10/2021).

EKONOMI | 18 Oktober 2021

One Hope Dukung Upaya Pemerintah Terapkan Inklusi Keuangan

One Hope senantiasa berkomitmen untuk selalu tunduk dan patuh pada setiap dan semua aturan dan arahan dari OJK, maupun para pembuat kebijakan lainnya.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Kementerian PUPR Evaluasi Kualitas Layanan 63 Ruas Jalan Tol

Penilaian dilakukan terhadap 44 BUJT, 63 ruas jalan tol, dan 123 rest area yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Akselerasi Vaksinasi Covid-19 Percepat Pemulihan Ekonomi

Menurut Chatib Basri, akselerasi vaksinasi yang dilakukan pemerintah Singapura dan Australia sangat luar biasa cepat.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Dipasarkan Terbatas, Unit Terbaru Evara Prime Vasaka Bali Terjual 75% dalam Sehari

Evara Prime didesain khusus untuk para keluarga muda dan milenial yang mendambakan hunian nyaman dengan akses dan fasilitas premium.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Reformasi Struktural dan Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus APBN 2022

Reformasi struktural tetap dilanjutkan dalam pelaksanaan APBN 2022, dengan tujuan menciptakan pemulihan ekonomi berkelanjutan.

EKONOMI | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
Cegah Kaburnya Rachel Vennya Terulang, Polda Metro Bakal Bentuk Satgas Antimafia Karantina

Cegah Kaburnya Rachel Vennya Terulang, Polda Metro Bakal Bentuk Satgas Antimafia Karantina

MEGAPOLITAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings