Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

Rabu, 22 September 2021 | 13:12 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin optimistis Indonesia bakal menjadi pemain utama keuangan syariah dunia. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, sektor industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Mengingat besarnya potensi Indonesia, saya yakin bahwa posisi Indonesia sekarang ini masih sangat mungkin untuk meningkat lagi. Bahkan, menjadi pemain utama industri keuangan syariah dunia,” kata Wapres saat berpidato secara virtual pada pembukaan Indonesia Sharia Summit 2021, pada Rabu (22/9/2021).

Wapres mengungkapkan, potensi industri halal juga diimbangi potensi industri keuangan syariah nasional, yang tak kalah besar. Berdasarkan laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020, Indonesia masuk 5 besar negara dari 135 negara berdasarkan nilai asetnya yang mencapai US$ 3 miliar, di bawah Arab Saudi US$ 17 miliar, Iran US$ 14 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, dan Uni Emirat Arab US$ 3 miliar.

Pada acara bertajuk “Kemaslahatan untuk Bangkit Bersama,” Wapres secara terbuka mengungkapkan tentang berbagai potensi yang dimiliki Indonesia di sektor industri halal. Disebutkan, Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa pertumbuhan rantai nilai halal atau halal value chain (HVC) untuk produk fesyen muslim dan kosmetik halal meningkat cukup signifikan. Pertumbuhan sektor pertanian dan makanan halal sebagai pendukung utama HVC, lanjutnya, berada di atas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional.

Selain itu, nilai ekspor bahan makanan halal Indonesia juga mengalami peningkatan, dari sekitar US$ 30 miliar pada 2019 menjadi sekitar US$ 34 miliar pada 2020.

Wapres memaparkan inisiatif-inisiatif strategis yang telah dan sedang dikembangkan pemerintah bersama BI serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam penguatan HVC.

Inisiatif itu berupa penguatan sistem jaminan halal melalui sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dan penetapan kawasan industri halal di Sidoarjo (Provinsi Jawa Timur), Cikande (Banten), dan Bintan (Kepulauan Riau). Selain itu, melalui penguatan HVC, juga dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha syariah. “Peningkatan kapasitas pelaku usaha syariah dilakukan melalui penguatan ekosistem HVC sektor pertanian terintegrasi, halal food, serta fashion muslim,” ujar Wapres.

Wapres menambahkan, pemerintah juga telah mengimplementasikan smart farming berbasis kelompok pesantren, pelaksanaan program Industri Kreatif Syariah (Ikra), pelaksanaan Indonesia Industrial Moslem Exhibition (ii-Motion), dan pemberdayaan unit usaha pesantren bersama stakeholders industri keuangan syariah.

Sejalan dengan penguatan HVC tersebut, kata Wapres, telah dilakukan penguatan industri keuangan syariah seperti dengan menggabungkan tiga bank syariah milik pemerintah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain itu, penyediaan pembiayaan syariah terus diperkuat untuk mempercepat pertumbuhan sektor industri halal dan UMK syariah. Ditambah dengan penguatan arah kebijakan dan regulasi, antara lain, melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). “Salah satunya adalah melalui security crowdfunding (SCF) sebagai alternatif pendanaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah,” jelasnya.

Ia mengatakan, dalam upaya penguatan infrastruktur pendukung industri keuangan syariah, sejumlah upaya telah dilakukan melalui penyusunan Core Principles for Effective Islamic Deposit Insurance Systems (CPIDIS) oleh Working Group International Association of Deposit Insurers and Islamic Financial Services Board (IADI-IFSB), yang diketuai oleh LPS. Sedangkan, peningkatan peran keuangan sosial syariah dilakukan dengan transformasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf. “Pemerintah senantiasa terus melakukan upaya-upaya penguatan regulasi dan tata kelola, digitalisasi, riset dan inovasi, penguatan sumber daya manusia, peningkatan kesadaran dan literasi ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Wapres.

Program-program yang telah digulirkan, antara lain Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Gerakan Cinta Zakat, inovasi produk dengan penerbitan Cash Waqf Linked Sukuk, digitalisasi dan sharing platform, serta optimalisasi penyaluran dana sosial syariah untuk membantu penanganan pandemi COVID-19.

Terkait pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah sebagai strategi penting untuk meningkatkan ekonomi umat, Wapres menjelaskan, dilakukan dengan membangun pusat-pusat inkubasi pengusaha dan pusat pengembangan bisnis syariah di berbagai daerah. Strategi ini dijalankan dengan menggandeng para pemangku kepentingan. “Upaya ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara KNEKS, MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), dan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia,” ujarnya.

Wapres berharap, peluang Indonesia tersebut, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, dapat ditangkap oleh para pelaku ekonomi nasional dengan berkolaborasi membangkitkan perekonomian rakyat. “Dengan potensi yang kita miliki dan usaha serta kolaborasi antara semua pemangku kepentingan, kita harapkan ekonomi dan keuangan syariah akan mampu membangkitkan ekonomi rakyat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Triniti Land Luncurkan Tipe 1 Kamar Tidur di Proyek The Scott

Perintis Triniti Properti atau Triniti Land meluncurkan tipe satu kamar tidur di apartemen The Scott, Collins Boulevard.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Massindo Group Perkuat Pangsa Pasar Comforta

Comforta meraih predikat Superbrands 2021 berdasarkan hasil survei Nielsen Company.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Intan Fauzi Minta IFG Bantu UMKM Bangkit

Anggota Komisi VI DPR Intan Fauzi meminta Indonesia Financial Group (IFG) sebagai BUMN holding perasuransian dan penjaminan ikut berperan dalam membantu UMKM.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

OJK Dorong Milenial Tingkatan Literasi Keuangan Digital

Target utama program Digital Financial Literacy (DFL) adalah generasi milenial yang memiliki potensi sebagai pengguna terbesar layanan keuangan digital.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

KSPSI Minta Upah Minimum 2022 Naik 8%

Menurut Andi Gani, kenaikan upah minimum diharapkan mendongkrak kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan buruh yang terdampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Askrindo Gandeng TékenAja! Percepat Penerbitan Polis Asuransi

Askrindo menjalin kerja sama dengan PT Djelas Tandatangan Bersama (TékenAja!) dalam menerapkan solusi tandatangan digital untuk penerbitan polis asuransi.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Juni-Oktober 2021, LPDB Salurkan Pembiayaan Syariah Sebesar Rp 221 Miliar

Sebagai negara dengan populasi penduduk Muslim terbesar di dunia, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus dikembangkan.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Pelaku Bisnis Diajak Percepat Penerapan Supply Chain Digital

Pandemi menjadi faktor penting yang memaksa para pelaku usaha untuk mengubah proses bisnis konvensional ke digital.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Mak-mak UMKM Desa Cikolelet di Banten Curhat Kekurangan Modal ke Menteri Sandiaga

Pelaku UMKM emping dan jamur di Desa Cikolelet curhat soal kekurangan modal ke Menteri Parekraf Sandiaga Uno.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Jokowi Ajak ASEAN Perangi Politisasi Vaksin Covid-19

Jokowi menekankan pentingnya percepatan vaksinasi di kawasan ASEAN.

EKONOMI | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings