Logo BeritaSatu

Cegah Banjir Cijambe, PMO Jabodetabek-Punjur Siapkan Solusi

Rabu, 22 September 2021 | 14:52 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Bekasi, Beritasatu.com - Selama satu tahun terakhir, terdapat penambahan titik banjir dan luapan air baru di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Adapun salah satu titik luapan air baru terjadi di wilayah Sungai Cijambe.

Sejak awal tahun 2020 hingga 2021, sebanyak 8 kecamatan di Kota Bekasi, dan 18 kecamatan di Kabupaten Bekasi dilanda banjir saat musim hujan dengan ketinggian air mencapai 30 cm hingga 150 cm.

Direktur Project Management Office (PMO) Jabodetabek-Punjur, Wisnubroto Sarosa, mengatakan, bersama dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, PMO Jabodetabek-Punjur menyiapkan berbagai upaya solusi untuk mengatasinya.

PMO Jabodetabek-Punjur, merupakan tim kerja di bawah ketua tim koordinasi dan tim pelaksana Jabodetabek-Punjur sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur.

"PMO Jabodetabek-Punjur diberikan tugas dan kewenangan untuk sinkronisasi program dan anggaran, inovasi, dan debottlenecking isu permasalahan perkotaan seperti banjir, sampah dan sanitasi, ketersediaan air bersih, kemacetan, kawasan kumuh dan bangunan ilegal, serta kebutuhan lahan pantai utara," ujar Wisnu dalam keterangan resminya, dikutip Beritasatu.com, Rabu (21/9/2021).

Cegah Banjir Cijambe, PMO Jabodetabek-Punjur Siapkan Solusi

Menurut Wisnu, Sungai Cijambe merupakan bagian dari permasalahan banjir dan sampah yang mendapatkan perhatian secara khusus dari PMO Jabodetabek-Punjur.

Wisnu menegaskan, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Forum Peduli Cijambe (FPC), banjir yang sebelumnya tidak pernah terjadi ini mengakibatkan terhambatnya akses lalu lintas, pemadaman listrik, terendamnya pemukiman warga, hingga memakan korban jiwa.

"Banjir dan luapan air kemungkinan besar disebabkan oleh tingginya limpasan air akibat perubahan tutupan lahan yang cukup masif dalam beberapa tahun terakhir, banyaknya sampah yang menumpuk di hilir sungai, serta sedimentasi yang cukup tinggi di beberapa titik," jelasnya.

Untuk mengatasinya, lanjut Wisnu, PMO Jabodetabek-punjur bersama dengan instansi pemerintah terkait seperti BBWSCC Kempupera, Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta masyarakat melalui Forum Peduli Cijambe (FPC), mulai melaksanakan beberapa program pengendalian banjir di Sungai Cijambe.

"Secara bertahap, dilakukan kegiatan pengangkatan sedimentasi, optimalisasi alur sungai, peninggian talud, penyelesaian masalah sampah, dan peningkatan kapasitas debit aliran pada crossing toll," tandasnya.

Pengurus FPC, Riza Musa mengatakan, pengangkatan sedimentasi telah dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumberdaya Air Kabupaten Bekasi sejak Minggu (12/9/2021).

"Sampai dengan Senin, 20 September 2021, pengangkatan sedimentasi telah dilakukan di segmen 1, yaitu kawasan 1 kilometer dari titik nol," paparnya.

Riza menambahkan, tanah sedimentasi ini nantinya akan diambil oleh pengembang untuk dijadikan bahan pembuatan tanggul. “Target minggu ini pengangkatan sedimen akan selesai hingga titik nol, baru nanti akan dilanjut ke titik lainnya”, ujarnya.

Wisnu menambahkan, bersamaan dengan pengangkatan sedimen di segmen 1 Sungai Cijambe, pada minggu ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi juga menargetkan pemasangan trash net di tiga titik di Sungai Cijambe. Tiga titik tersebut berlokasi di sekitar Perumahan Pondok Timur Indah (PTI), Kabupaten Bekasi.

"Pemasangan trash net ini nantinya akan diikuti dengan pemasangan jaring apung yang akan dilakukan oleh masing-masing pengembang di area Sungai Cijambe. Trash net dan jaring apung yang akan dipasang tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah di Sungai Cijambe yang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir," ujarnya.

Selain pemasangan trash net, masyarakat juga akan berupaya untuk mengurangi sampah dan sedimentasi di Sungai Cijambe, dengan melakukan penertiban dan pengendalian kebun pisang milik warga yang ditanam di dangkalan sungai.

"Dengan adanya dukungan dari pemerintah, serta partisipasi masyarakat melalui komunitas, diharapkan dapat mendorong terselesaikannya permasalahan banjir dan sampah di Sungai Cijambe, dan dapat menjadi contoh untuk penyelesaian permasalahan banjir dan sampai di sungai-sungai lainnya di wilayah Jabodetabek-Punjur," pungkas Wisnu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

KHE Gandeng Sumitomo Garap Proyek PLTA Rp 270 T di Kaltara

PT Kayan Hydro Energy (KHE) menggandeng Sumitomo Corporation, pada proyek pembangunan PLTA di Kalimantan Utara (Kaltara) senilai US$ 17,8 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

OJK Perkuat Tiga Aspek Perlindungan Konsumen di Era Digital

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau pelaku usaha terus menjaga dan meningkatkan aspek perlindungan konsumen di era digital.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) Lakukan Buyback

Emiten sektor teknologi, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mengumumkan akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) secara bertahap.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bukit Asam Borong MTN PT Timah Senilai Rp 391,25 Miliar

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeli Medium Term Notes (MTN) I PT Timah TBK (TINS) Tahun 2022 sebanyak 25 lembar atau senilai Rp 391,25 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Mayoritas Masyarakat Puas dengan Pelayanan Petugas Pajak

Mayoritas responden yang memiliki NPWP merasa puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pajak.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Telkom Dukung Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T

Telkom menyerahkan bantuan berupa perangkat device, network, application ke 321 sekolah di seluruh Indonesia terutama yang berada di wilayah 3T.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Survei Indikator: 80% Masyarakat Indonesia Belum Punya NPWP

Mayoritas responden dari survei Indikator Politik Indonesia menyatakan belum mempunyai nomor pajak wajib pajak (NPWP), yakni sekitar 80%.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

TransNusa Mulai Terbang Jakarta-Bali-Yogyakarta

TransNusa lepas landas pertamanya bersama penerbangan 8B 5532 pada pukul 08.20 WIB pagi dari Soekarno-Hatta dan mendarat di Yogyakarta pukul 09.25 WIB.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Airlangga Hartarto Bertemu Mardiono, Apa yang Dibahas?

Airlangga Hartarto Bertemu Mardiono, Apa yang Dibahas?

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings