Indef: Tujuh Tantangan dan Peluang di Era Pandemi Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indef: Tujuh Tantangan dan Peluang di Era Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 18:43 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Pandemi Covid-19 telah membawa dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi dunia. Dalam gelaran Lintasarta Cloudeka Conference: ICT & Business Outlook 2022, Rabu (22/9/2021), Senior Economist Indef, Aviliani menyebutkan terdapat 7 tantangan yang muncul akibat pandemi Covid-19.

Menurut Aviliani, Ketujuh tantangan tersebut adalah sebagai berikut: pertama, adanya tantangan ekonomi global yang semakin penuh ketidakpastian dengan fase krisis yang semakin pendek. Namun, hal ini menimbulkan peluang bagi pelaku ekonomi untuk bisa bertahan dan berkembang bila selalu menjalankan strategi yang inovatif dan kreatif, karena tidak akan ada sesuatu yang stabil.

Kedua, sejumlah sektor industri yang akan tumbuh dan mengarah pada digitalisasi. Hal ini memunculkan peluang bagi beberapa sektor industri yang perlu menjaga keberlangsungan bisnis dengan meningkatkan pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT). Jika tidak, sektor industri akan dilibas oleh perusahaan lain yang lebih inovatif.

Ketiga, pandemi Covid-19 memunculkan tantangan permintaan yang rendah dan membutuhkan waktu cukup lama untuk pulih. Hal ini memberi peluang potensi pasar yang masih besar. Maka itu, pelaku ekonomi harus memanfaatkan peluang pasar domestik, terutama bagi kelas menengah.

Tantangan keempat, pertumbuhan ekonomi dinilai masih akan rendah. Namun, masih ada sektor-sektor yang mempunyai prospek cukup baik sehingga ini bisa menjadi sasaran perusahaan ICT, seperti sektor keuangan yang saat ini sedang berbenah diri untuk memperbesar produk digital, dan perusahaan lain yang berlomba-lomba memanfaatkan peran teknologi.

"Tantangan kelima, pandemi yang cukup lama telah mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi, berinvestasi dan dalam perilaku hidup. Hal ini memberi peluang perilaku masyarakat beralih ke arah digital akan semakin besar, sehingga perusahaan akan mengikuti kebutuhan pasar," kata Aviliani.

Keenam, pertumbuhan ekonomi masih akan rendah pada 2021, sedangkan 2022 diprediksi lebih rendah dari 2021. Namun, hal ini membawa peluang masih ada sektor-sektor yang mempunyai prospek baik. Tantangan terakhir, digitalisasi ekonomi akan terjadi di berbagai sektor, dan membutuhkan perubahan dalam berbagai hal. Hal ini membutuhkan kemampuan untuk membangun aplikasi yang sesuai, serta kecanggihan infrastruktur teknologi.

"Maka itu, diperlukan infrastruktur yang memadai dan SDM yang mampu adaptif. Untuk mendukung digitalisasi yang semakin besar peluang pekerjaan baru dan investasi di sektor teknologi," ungkapnya.

Menurut Aviliani, sepanjang 2008-2019, terjadi gejolak ekonomi dunia yang bersumber dari sektor keuangan, energi, maupun perdagangan. Krisis tersebut tidak begitu nyata menekan sisi permintaan dan penawaran. Namun, jika tidak disikapi oleh para pengusaha dan regulator, maka krisis ekonomi akan terjadi berkepanjangan.

Dalam paparannya, Aviliani menyebutkan, sejumlah sektor yang mengalami pemulihan dalam waktu yang cepat antara lain, sektor informasi dan telekomunikasi, industri makanan dan minuman, jasa kesehatan, pendidikan, agrikultur dan peternakan, serta air bersih.

Sementara itu, sektor yang pemulihannya sedang yakni, sektor perdagangan besar dan retail, industri pengolahan, sektor keuangan, konstruksi, minyak dan gas, transportasi dan pergudangan, serta pertambangan. Sedangkan, sektor yang pemulihannya lambat di antaranya, sektor hotel dan restoran, transportasi udara, dan real estate.

Menurut Aviliani, pandemi Covid-19 mempercepat peralihan sektor industri ke penggunaan teknologi. Beberapa di antaranya, sektor-sektor yang dapat dijalankan dengan berbasis teknologi adalah sektor kesehatan, pariwisata, industri, pendidikan, transportasi, agrikultur, perdagangan, perbankan dan asuransi.

President Director Lintasarta Arya Damar pun sepakat. Menurut dia, pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan sektor ekonomi dan sektor kesehatan. Hampir seluruh negara mengalami pelemahan ekonomi. Kendati demikian, Arya menilai pada 2022 terdapat secercah harapan, seiring dilakukannya vaksinasi secara masif, diikuti perbaikan kebijakan ekonomi di sejumlah negara.

"Pandemi tidak hanya sekadar memporak-porandakan seluruh lini, tetapi juga menjadi pembelajaran di mana hal ini dapat mendorong penggunaan teknologi lebih cepat lagi," ungkap Arya.

Pada dasarnya, teknologi merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi. Pandemi Covid-19 juga membuat para pekerja menjadi terbiasa bekerja secara bergerak di luar kantor. sebagian orang tetap akan bekerja secara hibrid, bekerja dirumah dan di kantor.

"Digitalisasi tidak hanya dinikmati oleh masyarakat, tetapi juga oleh perusahaan. Korporasi yang menerapkan digitalisasi mengalami peningkatan penjualan 21% lebih tinggi daripada perusahaan konvensional. Bahkan, keuntungan perusahaan melonjak 16% lebih tinggi dari perusahaan yang tidak menerapkan digitalisasi," ungkap Arya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kewajiban Rp 32 Triliun, AP I Optimistis Bisa Pulih

PT Angkasa Pura (AP) I optimistis kinerja perusahaan bisa pulih pada tahun 2022 yang ditandai arus kas kembali positif Rp 1,15 triliun.

EKONOMI | 9 Desember 2021

UMKM Ingin Naik Kelas? Ini Saran Ekonom Milenial Indef

UMKM Indonesia ke depan harus beradaptasi dengan pandemi Covid-19 agar naik kelas.

EKONOMI | 9 Desember 2021

35 Menit Perdagangan, Rupiah Menguat 26 Poin

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.312- Rp 14.336 per dolar AS.

EKONOMI | 9 Desember 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Cermati CTRA, SRTG, dan MYOR

Indeks berada di 6.525, 6.480 dan level resisten berada di 6.640, 6.750.

EKONOMI | 9 Desember 2021

10 Menit Perdagangan, IHSG Naik 19 Poin

Pukul 09.13 WIB, IHSG naik 19,2 poin (0,19%) menjadi 6.621.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Medco Energi Akuisisi Aset ConocoPhilips di Indonesia

PT Medco Energi Internasional Tbk meneken kesepakatan mengakuisisi seluruh saham yang diterbitkan ConocoPhillips Indonesia Holding Ltd.

EKONOMI | 9 Desember 2021

IHSG Akan Menguat, Buy BBCA, BUKA, hingga SRTGA

IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.565 - 6.660.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Digital Hub BSD City Bangun Knowledge Hub

Area ini didedikasikan untuk komunitas, institusi pendidikan, start-up, dan perusahaan multinasional di bidang teknologi, digital, dan industri kreatif.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Harga Emas Flat Tunggu Arahan Fed dan Data Inflasi

Harga emas di pasar spot emas cenderung mendatar di US$ 1.784,01 per ons.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Bank DKI Raih Penghargaan Anugerah Syariah

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI meraih penghargaan Bank Syariah Regional Inovasi Digital Terbaik dari Anugerah Syariah Republika 2021.

EKONOMI | 9 Desember 2021


TAG POPULER

# Cynthiara Alona


# Omicron


# Kecelakaan di Ruas Semarang-Demak


# Hari Antikorupsi


# Ilham Habibie



TERKINI
Siap Dilantik, Novel Harap Bawa Manfaat

Siap Dilantik, Novel Harap Bawa Manfaat

NASIONAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings