Logo BeritaSatu

Pemegang Saham Setujui Stock Split BCA dengan Rasio 1:5

Kamis, 23 September 2021 | 15:27 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyetujui pemecahan saham yang beredar (stock split) dengan rasio 1:5 atau satu saham yang ada saat ini dipecah menjadi lima saham baru. Aksi korporasi ini diharapkan membuat saham bersandi BBCA ini lebih terjangkau investor ritel dan milenial.

"Kami melihat bahwa investor ritel termasuk investor muda di pasar modal Indonesia memiliki ketertarikan kuat untuk berinvestasi saham BBCA. Dengan aksi korporasi ini diharapkan harga saham BCA dapat lebih terjangkau oleh investor ritel," kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja di sela Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan secara virtual Kamis (23/9/2021).

Dia mengatakan nilai nominal per saham BBCA saat ini adalah Rp 62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp 12,5. Sebagai informasi, harga saham BBCA pada Kamis siang ini berkisar Rp 32.000.

Jahja mengatakan stock split dilakukan dengan mencermati perkembangan pasar modal Indonesia serta meningkatnya
minat investor ritel untuk berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Aksi korporasi pemecahan saham tersebut dilandasi juga oleh komitmen BCA dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia,’’ kata Jahja.

Setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB, perseroan akan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memproses stock split yang diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2021.

Sementara BCA berhasil membukukan laba bersih Rp 14,5 triliun pada semester I 2021 atau tumbuh 18,1% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Jahja mengatakan, nilai bisnis dan frekuensi transaksi nasabah BCA menunjukkan pemulihan pada 6 bulan pertama tahun ini, sejalan membaiknya aktivitas perekonomian. Transaksi belanja nasabah juga mengalami tren peningkatan pada periode yang sama. Adapun per Juni 2021, kredit tumbuh 0,8% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), yang ditopang oleh segmen korporasi dan KPR yang naik masing-masing 2,1% dan 3,8% (ytd).

Sementara itu, kredit komersial dan UKM mulai membaik pada kuartal II-2021 dibandingkan kuartal I-2021. Dari sisi pendanaan, CASA tumbuh 8,3% (ytd), sejalan dengan peningkatan nilai transaksi, basis nasabah yang semakin besar, serta penguatan dan perluasan ekosistem pelayanan bersama para mitra bisnis bank.

Pada semester I 2021, BCA membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih sebesar 3,8% (yoy) menjadi Rp 28,3 triliun. Di sisi lain, pendapatan non-bunga menurun tipis 1,2% (yoy) menjadi Rp 10,2 triliun. Sedangkan pendapatan fee dan komisi naik 7,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan level pra-pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Era Inflasi Tinggi, Ini Respons Suku Bunga Bank Sentral Dunia

Inflasi di AS mencapai 8,3%, Inggris mencapai 9,9%, tetapi kedua negara ini tidak seberapa dibanding Turki yang ada di kisaran 80%.

EKONOMI | 25 September 2022

Info Loker, Freeport Buka 4 Lowongan Kerja di Jawa Timur

PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka empat lowongan kerja bagi sarjana teknik untuk proyek smelter Manyar di Jawa Timur.

EKONOMI | 25 September 2022

PPM Manajemen Paparkan Kesiapan Menyambut Datangnya Generasi Z

PPM Manajemen menyelenggarakan customer gathering untuk menjamin para rekanannya yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN, pemerintahan dan swasta.

EKONOMI | 24 September 2022

Peran PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar Diapresiasi

Pendampingan yang dilakukan PNM terhadap nasabah Mekaar terkait literasi keuangan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM serta Gubernur Sulut.

EKONOMI | 24 September 2022

BRIN Ingin Dekatkan Generasi Muda ke Aktivitas Riset

Melalui InaRIE, Badan Riset dan Inovasi NasionaI (BRIN) ingin generasi muda dapat lebih dekat dengan aktivitas riset dan inovasi.

EKONOMI | 24 September 2022

Pertemuan Menteri Pertanian G-20 Segera Digelar, Ini Isu yang Dibahas

Pertemuan para Menteri Pertanian G-20 nantinya akan membahas komitmen dan upaya bersama dalam sisi pangan berkelanjutan.

EKONOMI | 24 September 2022

Setiap Orang di Indonesia Buang Sampah 300 Kg Per Tahun

Kemenkop UKM mendorong pelaku UMKM menuju Indonesia bersih sampah, melalui kemitraan bank sampah dengan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS).

EKONOMI | 24 September 2022

Gandeng Supermarket Ukraina, Binance Aktifkan Pembayaran Kripto

Pelanggan yang menggunakan Dompet Binance Pay untuk membayar pesanan mereka akan memenuhi syarat untuk mengikuti program reward.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Yakin Ekonomi Syariah Bisa Dorong Indonesia Jadi Negara Maju

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meyakini ekonomi dan keuangan syariah mempunyai peran sentral dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju di 2045.

EKONOMI | 24 September 2022

Lintasarta Cloudeka Digischool Hadirkan Kurikulum Developer Gratis

Lintasarta lewat program CSR Lintasarta Cloudeka Digischool menghadirkan kurikulum developer gratis bersertifikasi global.

EKONOMI | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings