Perbaikan Tata Kelola Sawit Belum Selesai, Moratorium Dinilai Perlu Dilanjutkan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perbaikan Tata Kelola Sawit Belum Selesai, Moratorium Dinilai Perlu Dilanjutkan

Jumat, 24 September 2021 | 06:03 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pekerjaan rumah pemerintah terkait tata kelola sawit masih banyak yang belum diselesaikan dengan baik. Sementara Inpres Moratorium Swait telah habis masa berlakunya sejak 19 September lalu. Pemerintah diharapkan segera melanjutkan kebijakan moratorium sawit agar tata kelola sawit di Indonesia semakin baik.

Jika moratorium sawit dihentikan atau tidak dilanjutkan maka akan berpotensi meningkatkan jumlah lahan sawit. Secara ekonomi, penghentian moratorium juga bisa menambah produksi sawit secara berlebihan sehingga justru akan membuat harga CPO tertekan. Belum lagi kerugian lingkungan yang harus ditanggung dalam jangka panjang jika pengelolaan tidak dilakukan dengan benar.

Irfan Bakhtiar Direktur Program SPOS Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa moratorium masih diperlukan agar pemerintah menuntaskan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Dengan melanjutkan moratorium, pemerintah juga perlu segera memastikan upaya yang luar biasa untuk menyelesaikan hal itu.

“Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugian,” tutur Irfan dalam diskusi panel dengan Moratorium Sawit : Apa Setelah Tenggat 3 Tahun? Diskusi secara daring ini diadakan oleh Yayasan Kehati bekerjasama dengan Katadata dan Penguatan Kelapa Sawit Berkelanjutan (SPOS) Indonesia, Rabu (23/09/2021).

Ia menyoroti saat ini masih ada persoalan kebun sawit di kawasan hutan yang belum tuntas. Dari 3,4 juta hektare sawit di kawasan hutan, catatan yang disampaikan ke publik baru sekitar 600 ribuan hektare kebun perusahaan yang sudah mengajukan pelepasan. Hingga sekarang juga belum ada langkah apapun untuk pelanggaran ataupun keterlanjuran yang terjadi.

Kebun sawit rakyat di kawasan hutan juga masih sangat minim yang teridentifikasi. Langkah penyelesaian yang diharapkan melalui reformasi agraria juga belum dilakukan. Pendataan data kebun sawit, terutama sawit rakyat, belum terkonsolidasi dengan baik antar instansi pemerintah. Saat ini data yang dihimpun SPOS Indonesia menunjukkan sawit Rakyat ber – STDB baruseluas kurang lebih 28,000 hektare, dari klaim 40% dari total tutupan sawit (6,7 juta hektare).

Dari sisi produksi, upaya peningkatan produktivitas masih jauh dari harapan. Peremajaan sawit baru terealisasi kurang lebih 63 ribu hektar. Kementerian Pertanian juga belum memfasilitasi sawit rakyat menuju ISPO atau perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Sementara itu Ruandha Agung Sugardiman Direktur jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi dan menyusun kembali langkah-langkah untuk menata sawit. Secara marathon, dengan instansi kementerian lainnya, KLHK terus mengidentifikasi berapa banyak kebuh kelapa sawit yang merambah ke dalam kawasan hutan.

KLHK juga telah menyusun berbagai bentuk sanksi atas pelanggaran tersebut. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan, seluas 3,37 juta hektare (ha) lahan sawit berada dalam kawasan hutan dan baru sekitar 700.000 ha yang telah selesai diproses penyelesaiannya.

“Usulan-usulan untuk mempercepat penataan sawit sudah kami ajukan ke presiden dan masih menunggu tanggapan dari bapak presiden,” kata Ruandha.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investasikan US$ 5 Juta, Indo Sultan Tingkatkan Produksi Bahan Baku Sabun

PT Indo Sultan Jaya melakukan ekspansi dengan memperluas kapasitas pabrik bahan baku sabun.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Dow Cetak Rekor, Torehkan Penguatan Mingguan Tiga Kali Beruntun

Dow naik hampir 74 poin, atau 0,2%, menjadi 35.677,02, rekor penutupan sejak 16 Agustus.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Bursa Eropa Menguat karena Kekhawatiran Krisis Properti Tiongkok Mereda

Pan-European Stoxx 600 naik 0,5%, dengan saham teknologi menguat 1,5% memimpin kenaikan.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Jokowi Akan ke Roma untuk Terima Presidensi G-20

Jokowi untuk menerima langsung Presidensi G-20 2022 karena Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan KTT G-20 di tahun 2022.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Hari Santri Nasional, Kemenaker Hadiahi Santri untuk Pelatihan di BLK

Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2021, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memberikan kado istimewa berupa "Beasiswa 1.000 Talenta Santri".

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Konsolidasi Operator Percepat Transformasi Digital Nasional

Konsoldisasi operator merupakan salah satu bentuk konkret dukungan industri kepada rencana pemerintah membangun transformasi digital.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Bank Jatim Bantah Data Nasabah Bocor, Ini Penjelasannya

"Integritas data nasabah tetap terjaga dan para nasabah Bank Jatim bisa tetap tenang untuk melakukan transaksi keuangan perbankan,” jelas Tonny.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


Modernland Luncurkan Jakarta Business District, CBD Baru di Koridor Timur Jakarta

Modernland Realty kenalkan Jakarta Business District yang berlokasi di Jakarta Garden City, sebagai kawasan CBD baru di koridor timur Jakarta.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Hadapi Bonus Demografi, Kemenaker Terus Lakukan Pelatihan Vokasi

Kemenaker terus meningkatkan kompetensi pencari kerja melalui berbagai pelatihan vokasi.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Investasikan US$ 5 Juta, Indo Sultan Tingkatkan Produksi Bahan Baku Sabun

Investasikan US$ 5 Juta, Indo Sultan Tingkatkan Produksi Bahan Baku Sabun

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings