Tidak Sesuai Kondisi di Lapangan, Milenial Diminta Kritis terhadap Kampanye Hitam Sawit Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tidak Sesuai Kondisi di Lapangan, Milenial Diminta Kritis terhadap Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Jumat, 24 September 2021 | 10:20 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Generasi milenial dinilai perlu kritis saat merespon kampanye hitam tentang perkebunan kelapa sawit. Sebab, sebenarnya banyak informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Generasi milenial juga perlu kritis karena kesalahan yang dilakukan dalam merespon informasi dapat merugikan masyarakat. Mulai dari pelaku industri kelapa sawit yang saat ini menyerap sekitar 8-10 juta tenaga kerja hingga efek ganda kampanye hitam sawit terhadap perekonomian nasional.

“Kalau saya bilang ya, kritislah terhadap semua informasi. Maksudnya, jika ada informasi dari pihak tertentu, pelajari dulu dan berusahalah memahami apa yang terjadi di lapangan,” jelas Wakil Direktur Utama PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS), Kurniadi Patriawan dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

Mengenai tudingan yang menyebutkan bahwa perkebunan kelapa sawit mempekerjakan anak-anak (child labor), alumni Ilmu dan Teknik Material dari Universitas California, Los Angeles, Amerika Serikat, ini mengatakan di lapangan ada kondisi ketika ayah dan ibu sama-sama bekerja di kebun, sehingga anak-anak tidak ada yang menjaga di rumah.

Namun, untuk merespon permasalahan tersebut NSS telah memberikan solusi dengan menyediakan tempat dan fasilitas bermain bagi anak-anak. Selain itu, NSS juga menyediakan guru khusus sehingga orang tua bisa tetap bekerja dan anak-anak menunggu sambil bermain dan belajar.

Saat ini, NSS juga telah menerapkan prinsip konservasi lingkungan. Lahan konservasi tetap dipertahankan untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat, namun juga untuk kelanjutan perkebunan.

Kurniadi menambahkan, di masa mendatang Nusantara Sawit Sejahtera diharapkan bisa menjadi lahan percontohan bagi perusahaan sawit dalam penerapan tata kelola perkebunan, pabrik pengolahan, serta bisnis secara keseluruhan.

“Visi saya untuk Nusantara Sawit Sejahtera jika mengacu kepada yang dilakukan saat ini, NSS adalah perusahaan yang mencontohkan good practice untuk kelapa sawit. Harapan saya perusahaan ini bisa terus berkembang dan menjadi contoh,” terang Kurniadi yang memulai karirnya di bisnis kelapa sawit 9 tahun lalu, dimulai dari posisi staf.

Kurniadi yang tergolong mewakili generasi milenial ini merasa perlu adanya gerakan nasional untuk menginformasikan peran industri sawit terhadap masyarakat dan perekonomian nasional, seperti yang dilakukan pemerintah Malaysia, mulai dari kegiatan hulu hingga ke hilir sawit.

Menurut Kurniadi, gerakan ini perlu diinisiasi pemerintah sehingga sawit menjadi produk kebanggaan bagi masyarakat dan tidak mendapatkan perlakuan diskriminasi di perdagangan internasional. Apalagi, pada kenyataannya lebih dari setengah kebutuhan minyak sawit dunia tetap dipasok oleh Indonesia.

Di sisi lain, dia mengakui sama seperti di sektor lain, perusahaan sawit yang menyalahi ketentuan hukum pasti ada. Namun, dia berharap masyarakat, terutama generasi milenial, tidak menjatuhkan hukuman kepada semua produk sawit asal Indonesia.

“Yang terpenting adalah menggerakkan opini publik secara nasional dan menggeser paradigma bahwa sawit itu musuh. Kalau perusahaan sawit yang nakal pasti ada dan perlu ditindaklanjuti. Namun, untuk itu lihatlah pelakunya, jangan tanamannya,” ujar Kurniadi.

Pria berusia 33 tahun ini menambahkan, generasi milenial adalah penerus industri kelapa sawit Indonesia. Tantangan akan lebih besar di masa mendatang, tetapi dia meyakini generasi milenial akan mampu mempertahankan Indonesia menjadi raja sawit dunia. Apalagi, saat ini sebenarnya masih banyak potensi sawit yang belum dimanfaatkan.

“Contoh paling gampang. Kerja sama antara perusahaan dan petani sawit rakyat. Saat ini, selisih produktivitas tanaman perusahaan dan petani sangat jauh, sehingga dari tanaman sawit petani rakyat juga masih sangat bisa ditingkatkan produksinya,” paparnya.

Dia mengatakan, pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dalam program kerja sama perusahaan sawit dan petani rakyat. Menurut Kurniadi, dukungan bisa diberikan baik dalam bentuk pendanaan maupun kepastian hukum bagi lahan petani rakyat.

Selain itu, dukungan lain dari pemerintah yang akan sangat signifikan meningkatkan kinerja industri sawit nasional adalah melalui perbaikan peraturan, perizinan, serta riset dan pengembangan. Potensi sawit dari produksi hilir dan diversifikasi produk yang bernilai tambah bagi ekonomi, juga masih sangat besar.

“Di tangan generasi milenial, saya yakin posisi kelapa sawit sebagai tanaman utama penghasil minyak nabati tidak akan bisa digeser. Saya kira pasti generasi milenial nantinya bisa mempertahankan posisi Indonesia sebagai raja sawit dunia,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fokus Pasar: Pergerakan IHSG Diselimuti Aksi Profit Taking

Pergerakan IHSG diselimuti oleh aksi taking profit seiring dengan kenaikan yang cukup signifikan dalam 2 pekan terakhir.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Bursa Asia Dibuka Mixed

Nikkei 225 Tokyo turun 0,64%, Topix Jepang turun 0,36%, S&P/ASX 200 Australia datar, Kospi Korsel naik 0,3%.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Stok AS Turun, Harga Minyak Mentah Dunia Naik

Brent naik 0,87% ke US$ 85,82 per barel. WTI naik 1,1% ke US$ 83,37 per barel.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Inovasi dan Digitalisasi Bantu Petani dan Konsumen Atasi Keterbatasan SDA

Perikanan punya potensi besar untuk mengambil peranan penting sebagai solusi terbatasnya SDA.

EKONOMI | 24 Agustus 2021

Bursa Eropa Menguat, Inflasi Inggris Melambat

Indeks Stoxx600 naik 0,32%, DAX Jerman naik 0,05%, FTSE Inggris naik 0,08%, FTSE MIB Italia naik 0,94%.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Bitcoin "to the Moon", Dow Jones Tembus Rekor

Dow Jones ditutup naik 0,4% ke 35.609,34. Sebelumnya Dow sempat menembus rekor intraday tertinggi 35.669,69 di awal sesi.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Komut PTPP Harap Proyek Dermaga Terminal Berlian Rampung Tepat Waktu

Proyek penguatan struktur dermaga terminal Berlian di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ditargetkan rampung pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Perlu Pemberdayaan Pekerja Perempuan untuk Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Peningkatan kesadaran peran dan perlindungan perempuan dalam angkatan kerja menjadi sangat penting, mengingat perempuan merupakan salah satu kelompok rentan.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Sinovac Siap Dukung Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin

Sinovac Sinovac Biotech Ltd berencana mendirikan pusat vaksin Sinovac untuk membantu Indonesia menjadi pusat produksi vaksin regional.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Mowilex Setop Produksi Cat yang Mengandung Timbal

Mowilex meraih Global CSR Best Environmental Excellence Award sebagai apresiasi atas komitmen perusahaan pada upaya pelestarian lingkungan.

EKONOMI | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
IHSG Rawan Terkoresi, Investor Perlu Cermati Saham Ini

IHSG Rawan Terkoresi, Investor Perlu Cermati Saham Ini

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings