Manfaatkan Sampah Kertas, ALDO Genjot Produksi Brown Paper
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Manfaatkan Sampah Kertas, ALDO Genjot Produksi Brown Paper

Jumat, 24 September 2021 | 13:57 WIB
Oleh : Nabil Syarifudin Al Faruq / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) genjot kinerja produksi kertas cokelat (brown paper) untuk mendongkrak kinerja. Perseroan juga telah melakukan berbagai strategi untuk mendukung pencapaian tersebut.

Perseroan saat ini tengah memasang mesin kedua untuk brown paper manufacturer (Eco), dan ditargetkan memasukin tahap commisioning pada kuartal III tahun depan. Apabila sudah terpasang, ditargetkan produksi naik tiga kali lipa menjadi 225.000 ton per tahun.

Upaya lainnya, perseroan mendukung gerakan pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah ke laut sebesar 70% pada tahun 2025 melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dengan pendekatan circular economy. Sebagaimana diketahui, bahan baku kertas yang digunakan perseroan merupakan kertas cokelat yang dikenal sebagai recycled paper.

Bahan baku tersebut dipasok oleh anak usaha perseroan yakni PT Eco Paper Indonesia (Eco). Saat ini, pengolahan kertas bekas dan daur ulang yang dijadikan bahan baku oleh Eco Paper mencapai 100.000 ton per tahun.

Presiden Direktur Alkindo Naratama, H Sutanto mengatakan, perseroan telah melakukan inovasi berbagai produk yang berasal dari kertas coklat dan yang paling baru adalah paper box serta paper bag. Melihat momentum pada tahun 2021, dimana penggunaan kertas putih berkurang karena majunya teknologi dan tren paperless yang terus berkembang, brown paper dinilai sebagai produk recycled paper yang ramah lingkungan.

“Saat ini untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kertas cokelat, perseroan mendapatkannya dari pasar lokal dan impor, dimana komposisinya sekitar 50% dari impor dan 50% dari pasar lokal,” jelas Sutanto dalam keterangan resmi, Jumat (24/9/2021).

Sutanto menambahkan, Eco Paper sendiri adalah perusahaan pengolahan sampah kertas untuk menghasilkan produk yang punya nilai tambah. Berangkat dari kebutuhan sampah kertas yang dibutuhkan Eco Paper, perseroan memberdayakan masyarakat lokal sebagai pemasok bahan baku kertas daur ulang.

"Saat ini hasil pemberdayaan tersebut, telah berkontribusi sekitar 5% dari total bahan baku yang dikelola oleh ECO Paper. Ke depan, perseroan akan terus meningkatkan kontrobusi lokal, karena selain memberikan dampak yang positif untuk lingkungan, juga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar melalui atau yang biasa disebut sebagai ekonomi sirkular,” jelasnya.

Hingga semester I 2021, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp669,8 miliar atau naik 28,9% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dimana kontribusi terbesar penjualan perseroan berasal dari segmen paper yaitu mencapai Rp 446,7 miliar, atau sebesar 67% dari total penjualan.

Perseroan melihat pertumbuhan bisnis akan didominasi oleh segmen paper karena meningkatnya tren belanja online serta food delivery yang mendorong penggunaan packaging yang lebih sustainable.

Menurut Sutanto, perseroan melakukan strategi pengembangan usaha untuk masuk ke pasar tas berbahan baku kertas atau paper bag serta paper box ke sektor FMCG, food and beverages (F&B) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tumbuh signifikan di masa pandemi.

“Seiring dengan pertumbuhan tersebut, perseroan juga berkomitmen untuk memasukkan unsur-unsur lingkungan dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari tumbuh kembang dan nilai-nilai perusahaan kedepannya," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasad Minta Dekopin Sejahterakan Prajurit Lewat Koperasi

Kasad minta Ketua Dekopin membimbing proses digitalisasi Koperasi Kartika sehingga bisa menghadirkan kesejahteraan untuk prajurit AD di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

APG Minta Karyawan Solid Dukung Penyelamatan Garuda Indonesia

Pilot Garuda sudah menjalankan pengurangan penghasilan sebesar 50% demi mendukung proses penyelamatan Garuda Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Prudential Dorong Literasi Asuransi Jiwa Syariah bagi Perempuan

Pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan maupun asuransi masih rendah.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Delapan Varietas Perkebunan Lulus Penilaian Kementan

Sebanyak delapan varietas perkebunan teranyar disetujui untuk dilepas Menteri Pertanian setelah lulus dari Tim Penilai Varietas (TPV) Ditjen Perkebunan.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Dockyard Sorong

Dewan Komisaris berkesempatan mengunjungi Pertamina Dockyard Sorong yang merupakan salah satu business unit PT Pertamina.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Menteri Basuki: Infrastruktur Berkelanjutan Ikut Kurangi Emisi Karbon

Pembangunan infrastruktur ramah lingkungan dan berkelanjutan dilakukan sebagai upaya pengurangan emisi karbon dan berketahanan terhadap perubahan iklim.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Ditopang Infrastruktur, ALFI Sebut Biaya Logistik Turun Jadi 21,3%

Berdasarkan perhitungan yang dibuat ALFI, biaya logistik sudah turun ke angka 21,3% dari produk domestik bruto (PDB).

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Ketiban Berkah Naiknya Harga CPO, Rugi FAP Agri Menurun

FAP Agri membukukan peningkatan penjualan kuartal III 2021 sebanyak 16% menjadi Rp 1,4 triliun.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Gojek Dorong Inovasi di Tiga Layanan Utama

Gojek akan menguji coba penggunaan 500 sepeda motor listrik di Jakarta Selatan.

EKONOMI | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Menaker: ADD Keempat Hasilkan Lima Rekomendasi Terkait Pekerja Migran

Menaker: ADD Keempat Hasilkan Lima Rekomendasi Terkait Pekerja Migran

EKONOMI | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings