Logo BeritaSatu

Tingkatkan Produktivitas Beras, CIPS Usul Penggunaan Benih Hibrida Ditingkatkan

Jumat, 24 September 2021 | 16:02 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta mengungkapkan, dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman padi, perlu ada langkah meningkatkan skala penggunaan varietas unggul, khususnya padi jenis hibrida.

Adopsi benih padi hibrida saat ini masih tertinggal dari benih jagung hibrida. Hal itu dapat terlihat dari capaian produktivitas jagung yang lebih tinggi daripada produktivitas beras. Angka statistik menunjukkan produktivitas padi berada di angka 5 ton per hektar gabah kering giling di 2019. Sementara itu, produktivitas jagung menunjukkan tren yang meningkat dengan capaian 5,5 ton pipilan kering per hektar pada tahun yang sama.

“Belajar dari kesuksesan peningkatan produktivitas tanaman jagung, salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendorong produktivitas tanaman padi adalah dengan meningkatkan skala penggunaan varietas unggul, khususnya padi jenis hibrida. Hingga saat ini tingkat penerimaan petani terhadap benih padi hibrida masih sangat rendah,” kata Aditya Alta dalam webinar yang digelar CIPS, Jumat (25/9/2021).

Untuk memaksimalkan potensi padi hibrida, ada beberapa hal yang direkomendasikan oleh CIPS. Yang pertama adalah perlu memasukkan padi hibrida ke dalam prioritas perencanaan pembangunan pertanian. Saat ini padi hibrida belum dimasukkan ke dalam program utama yang terkait dengan perencanaan pembangunan pertanian dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional/RPJMN.

Riset dan pengembangan benih padi hibrida juga perlu ditingkatkan, walaupun hal ini sangat bergantung pada keahlian teknis yang tersedia di Indonesia. Pengembangan padi hibrida di Indonesia saat ini juga terkendala oleh rendahnya jumlah pakar dan penangkar yang mampu mengembangkan varietas baru. Agar impor benih dapat digantikan secara berkelanjutan, program pembangunan manusia juga perlu dilakukan bekerja sama dengan berbagai universitas.

“Pendirian pusat penelitian di berbagai daerah di Indonesia akan memungkinkan pengembangan varietas yang sesuai dengan preferensi konsumen tertentu serta iklim dan kondisi tanah di daerah-daerah yang berpotensi menjadi sentra produksi beras dari benih hibrida,” kata Aditya.

Ia menambahkan, ketimpangan produktivitas padi dan jagung antar wilayah Jawa dan luar Jawa juga merupakan isu yang penting untuk diselesaikan dalam upaya meningkatkan produktivitas nasional. Produktivitas padi dan jagung di luar Jawa lebih rendah masing-masing sekitar 23% dan 13% dibanding di Jawa. Karena itu, peningkatan produktivitas lahan dan petani di luar Jawa, terutama di wilayah dengan produktivitas relatif rendah, harus menjadi fokus perhatian pemerintah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IFG: Kapabilitas Reasuransi Nasional Kurang Proporsional

IFG Progress dalam risetnya berjudul "Reasuransi 101" membeberkan bahwa peran reasuransi cukup besar dalam mem-backup risiko di industri asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

AXA Financial dan BAV Kerja Sama Proteksi Asuransi bagi UMKM

AXA Financial Indonesia bersama Bina Artha Ventura (BAV) menjalin kerja sama menyasar pelaku UMKM mendapat perlindungan asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BP Jamsostek Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Menurut data BP Jamsostek, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diserahkan kepada Kemnaker.

EKONOMI | 25 September 2022

Sandiaga: Upskilling dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Sandiaga Uno menyoroti perlunya reskilling dan upskilling untuk masa depan industri perhotelan dan pariwisata yang lebih cerah.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Kini Tangani Nasabah Dana Pensiun Kimia Farma

Bank BJB bersama Dana Pensiun (Dapen) Kimia Farma kini menangani pembayaran manfaat pensiun bagi pensiunan Kimia Farma.

EKONOMI | 25 September 2022

Hingga Agustus, Produksi Migas PHE Capai 963.000 BOEPD

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga Agustus 2022 mencatat realisasi produksi minyak dan gas (migas) mencapai 963.000 barel setara minyak per hari.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Bangun Sinergitas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 25 September 2022

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Raksasa makanan cepat saji McDonald's menghadapi tuntutan US$ 10 miliar (Rp 150 triliun) karena dituduh bersikap rasis dalam beriklan.

EKONOMI | 25 September 2022

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan

EKONOMI | 25 September 2022

Supersibuk, Elon Musk Punya 27 Tangan Kanan di Tesla

CEO Tesla Elon Musk disebut memiliki 27 orang deputi di Tesla yang melapor langsung ke dirinya. Ini belum termasuk eksekutif di SpaceX dan Boring Co.

EKONOMI | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 19 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings