Raih Kontrak Pengadaan Laptop, Zyrexindo Targetkan Pertumbuhan 150%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Raih Kontrak Pengadaan Laptop, Zyrexindo Targetkan Pertumbuhan 150%

Minggu, 26 September 2021 | 07:29 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) incar pertumbuhan penjualan hingga 150% pada akhir tahun 2021. Target ini ditopang oleh kontrak pengadaan 165.000 unit laptop dari Kemendikbudristek.

Direktur Utama Zyrexindo Timothy Siddik menjelaskan, pengadaan laptop dari pemerintah ini, tentunya berdampak baik bagi kinerja perseroan. Secara rinci, penjualan akan didominasi oleh laptop dengan persentase sekitar 85%.

“Sedangkan, sisanya yakni sebanyak 15% akan disumbang oleh penjualan komputer, server, digital signage, serta produk-produk Internet of Things (IoT) Smart Home yang baru saja kami luncurkan tanggal 21 September kemarin,” jelasnya kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Untuk diketahui, produk IoT yang dimaksud yakni Zyrex Zmart Series untuk smart home seperti smart light, smart camera, door sensor, smart socket, dan smart IR yang dapat mengintegrasikan peralatan-peralatan elektronik di rumah kita.

Selain itu, lanjut Timothy hingga akhir tahun 2021, perseroan akan fokus meningkatkan penjualan laptop untuk segmen Business to Customer (B2C) dan juga Business to Government (B2G). Lantaran, perseroan menilai kebutuhan laptop di Indonesia masih sangat besar, dengan perkiraan sebanyak 3-4 juta unit/tahun. Sehingga diharapkan penjualan laptop setiap tahun akan meningkat.

“Ditambah lagi dengan adanya kebiasaan baru untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) yang akan mendorong kepemilikan laptop secara individu di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, perseroan telah mempersiapkan dana capital expenditure/capex pada tahun ini sebesar Rp 40 miliar untuk pelunasan pembelian gedung, penambahan fasilitas produksi sebanyak 4 lini produksi, dan juga instalasi solar panel. Sejauh ini, seluruh dana capex tersebut sudah terserap sepenuhnya atau lebih dari 90%.

Adapun, berbagai strategi yang dilakukan perseroan sesuai dengan niatan perseroan pascamelantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Maret lalu. Dalam pencatatan saham tersebut, Zyrexindo Buana Mandiri atau yang lebih dikenal dengan produk bernama Zyrex, siap memperluas pasar dengan menggarap pasar produk Internet of Things (IoT). Pun, menjadi bagian dari persiapan perseroan untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam kesempatan ini, Timothy mengatakan, perseroan sangat optimis dengan prospek bisnis produk teknologi di Indonesia, khususnya di tengah era digitalisasi sekarang. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan, salah satunya yaitu dukungan pemerintah dalam mengkampanyekan “Bangga Buatan Indonesia”.

Proyeksi Analis
Pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada mengungkapkan, raihan kontrak tersebut dapat menjadi katalis positif yang meningkatkan kinerja secara fundamental dan juga dari segi harga saham perseroan.

“Pasalnya, perseroan sebagai perusahaan produsen elektronik dari hulu ke hilir. Maka, pendapatannya akan bergantung dari besaran gadget yang terjual,” kata Reza.

Reza menambahkan, pada bisnis ini, promosi dan kolaborasi dapat menjadi cara yang ampuh untuk meningkatkan penjualan. Dia mencontohkan, perseroan harus memperkuat brand dengan layanan purnajual yang baik agar mampu bersaing dengan kompetitor seperti Hewlett Packard (HP), Acer, Sony, Dell dan juga brand lainya.

“Selain itu, dukungan dari pemerintah juga diperlukan agar pemasaran semakin yang berimbas pada peningkatan penjualan gadget merek Zyrex,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Ajak ASEAN Perangi Politisasi Vaksin Covid-19

Jokowi menekankan pentingnya percepatan vaksinasi di kawasan ASEAN.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Pasca-IPO, Mitratel Bidik Pasar Asia Pasifik

Pasca-IPO, Mitratel akan ekspansi pasar regional Asia Pasifik.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Optimalkan Serapan Anggaran PC-PEN 2021, Bantuan Warga Miskin Akan Diperpanjang

Optimalisasi penyerapan anggaran PC-PEN juga dilakukan melalui pemberian tambahan bantuan untuk penerima bantuan sosial yang paling miskin.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Peserta PBI Berkurang, BPJS Kesehatan: Cashflow Kami Cukup Aman

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan dalam keadaan cukup untuk membayar klaim pelayanan kesehatan yang ditagihkan oleh fasilitas kesehatan, meski iuran berkurang

EKONOMI | 24 Agustus 2021

Rusunawa Sawah Besar Semarang Dilengkapi Fasilitas Setara Apartemen

Pembangunan rusunawa Sawah Besar Semarang direncanakan terdiri dari 5 twin blok, di mana sebanyak 2 twin blok telah selesai pada 2019 lalu.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Saham Bank Jago Paling Aktif di Tengah Kenaikan IHSG

Harga ARTO naik 1,68%, BBCA stagnan, BBRI menguat 1,16%, PGAS terangkat 2,31%, dan AGRO meningkat 6,50%.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Asing Buru Saham BBCA Saat IHSG Menguat

Harga BBCA stagnan, BBRI naik 1,16%, PGAS meningkat 2,31%, KLBF terangkat 5,12%, dan ICBP stagnan.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Pemerintah Siapkan Formulasi Harga Batu Bara Khusus Industri

Industri semen merupakan salah satu pelaku usaha yang terkena dampak lonjakan harga batu bara.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Kemenkominfo: Pengembangan 5G Wajib Penuhi TKDN 35%

Permenkominfo Nomor 13 Tahun 2021 mengatur kewajiban TKDN 35% untuk perangkat subscriber station 5G yang akan beredar di Indonesia.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Indeks Menguat 0,47%, Saham SWAT dan TOYS Paling Cuan

Harga SWAT menguat 25,75%, TOYS naik 11,05%, CBMF meningkat 7,69%, CAKK melonjak 7,61%, dan FREN terangkat 6,67%.

EKONOMI | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
PT Inka: Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek karena Human Error

PT Inka: Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek karena Human Error

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings