Kripto Anjlok Lagi? Ini 7 Bitcoin Crash Terparah dalam Sejarah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kripto Anjlok Lagi? Ini 7 Bitcoin Crash Terparah dalam Sejarah

Minggu, 26 September 2021 | 10:33 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bitcoin, aset cryptocurrency terbesar, merosot 5% setelah bank sentral Tiongkok (PBoC) pada Jumat (24/9/2021) mengatakan semua transaksi keuangan yang melibatkan cryptocurrency adalah ilegal.

Harga bitcoin turun 5% menjadi US$ 42.496,12, menurut data Coin Metrics. Sementara ether, mata uang digital terbesar kedua, turun 7% menjadi US$ 2.921,53.

Penurunan bitcoin kali ini bisa dibilang bukan apa-apa dibanding penurunan-penurunan sebelumnya. Aset yang satu ini memang sangat-sangat volatil, di satu saat bisa turun 99%, kemudian beberapa waktu kemudian naik hingga to the moon.

Berikut adalah 7 bitcoin crash terparah dalam sejarah bitcoin.

Juni 2011 turun 99%
Pada tahun 2011, bitcoin menjadi terkenal setelah naik dari US$ 2 ke US$ 32, atau setara dengan seons perak. Kemudian bitcoin anjlok setelah Mt. Gox, pertukaran bitcoin terbesar di dunia pada saat itu, diretas pada 19 Juni 2011. Ratusan akun bitcoin diretas dan mengakibatkan kerugian sekitar US$ 450 juta pada saat itu. Bitcoin sempat menjadi tak berharga, tepatnya hanya 1 sen.

Agustus 2012 turun 56%
Pada Agustus 2012, masyarakat menyadari skema Ponzi telah memasuki era digital dan menyedot uang investor. Janji-janji manis untung besar yang diumbar Trendon T. Shavers, pendiri Bitcoin Savings and Trust (BTCST), ternyata janji palsu. SEC alias OJKnya AS mendakwa Shavers atas tuduhan penipuan.

April 2013 turun 83%
Pada April 2013, bitcoin menjadi korban kesuksesannya sendiri. Ditopang liputan media arus utama, imbestor berbondong-bondong memborong bitcoin hingga Mt Gox tidak sanggup menangani volume pemesanan. Crash ini dimanfaatkan hacker untuk mematikan sistem Mt Gox, hingga berdampak pada anjloknya bitcoin dari US$ 260 ke US$ 50.

Desember 2013 turun 50%
Tiongkok sudah pernah melarang bitcoin pada akhir 2013. Saat itu, valuasi bitcoin anjlok hingga 50%. Hingga saat ini, Tiongkok tidak mau mengakui bitcoin sebagai alat pembayaran.

Desember 2017- Desember 2018
Tahun 2017 adalah tahun bersejarah untuk bitcoin karena pada saat itu, bitcoin berhasil menembus angka US$ 20.000. Kemudia pada 27 Desember 2017, gelembung bitcoin pecah akibat aksi ambil untung besar-besaran investor. Bitcoin turun hingga US$ 12.000. Gonjang-ganjing bitcoin terus terasa hingga 2018, ketika terjadi peretasan besar di Korea dan Jepang. Hal ini membuat banyak investor lari tunggang langgang.

Maret 2020 minus 50%
Bitcoin tidak kebal terhadap pandemi Covid-19. Pada Maret 2020, bitcoin ikut ambles bersama pasar modal. Bitcoin turun 50% hanya dalam 2 hari. Dalam sebulan, bitcoin terjungkal dari kisaran US$ 10.000 pada Februari ke US$ 4.000 di bulan Maret.

Mei 2021 minus lagi 53%
Pada bulan April, bitcoin menjadi topik hangat dunia investasi karena menembus US$ 64.000. Kemudian dalam sekejap, kapitalisasi bitcoin senilai US$ 1 triliun hilang dalam sepekan. Alasannya pertama, CEO Tesla Elon Musk menarik kembali pernyataannya soal menerima bitcoin sebagai alat pembayaran. Kemudian, Tiongkok kembali merazia tambang-tambang bitcoin. Lalu, publik akhirnya sadar akan bahaya lingkungan yang ditimbulkan penambangan bitcoin yang boros energi itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Yahoo Finance

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PIK2 Terapkan Sistem Polder yang Diadaptasi dari Belanda

Kekhawatiran tenggelamnya suatu wilayah bisa dihindari dengan adanya penerapan sistem polder.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Lewat Trade Expo Indonesia, UMKM Didorong Jadi Eksportir

Kementerian Perdagangan dan PT BNI(Persero) mendukung para pelaku UMKM untuk menjadi eksportir lewat penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ketua OJK Minta Pinjol Legal Beri Bunga Murah

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meminta pinjollegal yang sudah mendapat izin memberi pinjaman dengan suku bunga murah.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Covid-19 Dorong Pengembang Perumahan Berinovasi Penuhi Kebutuhan Konsumen

Mencuatnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020 hingga kini, ikut mendorong para developer atau pengembang untuk terus berinovasi merespons kebutuhan konsumen.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Kingland Avenue Tunjuk Cushman & Wakefield Kelola Apartemen

Kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai building management, menjadikan Kingland Avenue sebagai kawasan hunian dengan pelayanan berskala internasional.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Serius Garap Pasar Consumer Health, Pyridam Farma Gandeng Tokopedia

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health dengan menggandeng Tokopedia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Buka Kantor Cabang Baru, Surveyor Indonesia Perluas Layanan Bisnis di Jatim

Surveyor Indonesia mengembangan usaha jasa seperti kegiatan verifikasi dalam kebersihan, kesehatan dan keselamatan lingkungan di masa pandemi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ini Daftar 106 Pinjol Legal dari OJK

OJK merilis 106 daftar pinjol legal per 6 Oktober 2021. Data itu mencantumkan nama sistem elektronik, situs, nama perusahaan, dan jenis usaha.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Survei SMRC: Satu Tahun Terakhir, Kinerja Pemerintah Kurangi Pengangguran Makin Buruk

Sebanyak 47% masyarakat yang menilai kinerja pemerintah dalam mengurangi pengangguran selama satu tahun terakhir ini semakin buruk.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Startup Widya Analytic Ikut Ajang Apresiasi Kreasi Indonesia

Widya Analytic menjadi salah satu peserta dari 65 peserta terpilih Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings