Pegadaian Optimalkan Ekspansi 100 Gerai Layanan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pegadaian Optimalkan Ekspansi 100 Gerai Layanan

Selasa, 28 September 2021 | 12:32 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Seiring hadirnya holding Ultra Mikro (UMi), PT Pegadaian (Persero) siap mengoptimalkan kinerja melalui sinergi 100 gerai layanan (co-location) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Outlet co-location merupakan perluasan titik layanan nasabah, yang memanfaatkan jaringan bersama milik BRI, Pegadaian, dan PNM dalam bentuk Sentra Layanan Ultra Mikro (SENYUM),” kata Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian (Persero), Ninis Kesuma Adriani melalui keterangan tertulis, pada Selasa (28/9/2021).

Ia mengatakan, perluasan dan peningkatan akses layanan keuangan akan direalisasikan pasca integrasi ketiga entitas BUMN, yang selama ini dikenal fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan usaha mikro dan ultra mikro menjadi holding UMi.

Menurut Ninis, melalui holding UMi perseroan sudah melakukan piloting terkait integrasi gerai-gerai potensial, sehingga diharapkan dapat memaksimalkan kinerja ekspansi.

"Yang sekarang sedang dikerjakan, antara lain piloting untuk co-location. Dalam satu lokasi, ada layanan BRI, Pegadaian dan PNM. Ditargetkan pada akhir tahun ini akan mencapai 100 titik co-location. Itu yang kami optimalkan," jelas Ninis.

Selain itu, lanjutnya, integrasi kinerja bersama BRI dan PNM melalui holding UMi juga akan dilakukan dari sisi teknologi informasi, khususnya terkait digital acquisition sales platform yang nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas para tenaga pemasaran di ketiga entitas BUMN.

Lebih lanjut dikatakan, melalui integrasi tersebut diharapkan kinerja perseroan akan terjaga positif pada paruh kedua tahun ini, disaat kondisi pasar pada masa pandemi masih cukup menantang.

“Integrasi dilakukan agar penawaran produk-produk ke nasabah sesuai kebutuhan dan kondisi usaha," ujar dia.

Di sisi lain, Pegadaian juga akan menerapkan strategi pendukung seperti shifting kegiatan pemasaran dan penjualan melalui seminar daring agar selaras dengan konsep besar holding UMi.

Perseroan juga akan mengoptimalkan pasar instansi kelembagaan atau business to business (B2B). Optimalisasi pasar di sektor tersebut perlu ditempuh agar produk yang sesuai dengan kondisi saat ini seperti program Gadai Harian dapat terus berkembang. “Kami akan mengoptimalkan transaksi pada aplikasi Pegadaian Digital," katanya.

Pegadaian Semakin Kuat

Sementara itu, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan sinergi bersama BRI dan PNM akan menutupi salah satu kelemahan perseroan, yaitu terkait jumlah jaringan bisnis. Sebab holding UMi akan memperkuat dan memperdalam penetrasi bisnis BUMN dengan Pegadaian yang memiliki basis usaha gadai tersebut.

“Pegadaian ini cabang dan agennya tidak sebanyak bank BRI. Itu salah satu kelemahan Pegadaian, outreach kita itu sangat terbatas, dan lebih banyak di kota-kota besar. Nah, dengan bergabungnya Pegadaian dengan BRI dan PNM, maka akan menambah source yang luar biasa,” tuturnya.

Holding UMi, menurut Kuswiyoto, akan memperluas jangkauan perseroan dengan sokongan jejaring bisnis BRI maupun PNM sehingga masyarakat dapat mengakses pembiayaan yang jauh lebih murah, mudah, dan terpercaya.

Menurut Kuswiyoto, sebelum holding UMi terbentuk ketiga entitas BUMN mengembangkan IT di institusi masing-masing, untuk menyokong bisnis di era digitalisasi yang menyedot biaya sangat mahal.

Seiring terbentuknya holding UMi, BRI sebagai induk yang memiliki kemampuan IT sangat mumpuni, akan membantu Pegadaian dan PNM dari sisi pendanaan dan efisiensi kerja. Pasalnya, Pegadaian adalah institusi pemberi jasa layanan keuangan yang tidak boleh menghimpun dana dari masyarakat, karena menggunakan dana pinjaman.

“Dengan adanya bantuan dari induk, tentunya Pegadaian akan mendapatkan cost of fund yang jauh lebih murah, dan kita akan langsung pass through kepada nasabah kita sehingga, paling telat bulan November melalui holding UMi sudah bisa menurunkan suku bunga terhadap masyarakat,” ujarnya.

Adapun potensi jejaring bisnis ketiga entitas BUMN itu, yang meliputi BRI dengan 9.618 jaringan kantor dan 470.00 Agen BRILink. Pegadaian 4.915 gerai layanan, sedangkan PNM 2.860 gerai layanan dan sekitar 50.000 tenaga pemasar.

Sementara itu, kinerja Pegadaian sepanjang Semester I/2021 naik 2,9% menjadi Rp10,43 triliun dari Rp10,13 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sedangkan, laba bersih turun 15% dari Rp1,53 triliun menjadi Rp1,3 triliun.

Di sisi jumlah nasabah, hingga 30 Juni 2021 Pegadaian mencatat kenaikan sekitar 21,4% menjadi 18 juta orang. Penambahan nasabah ini berdampak pada peningkatan omset bisnis gadai yang tumbuh 6,1% dari Rp 75,57 triliun menjadi Rp 80,18 triliun.

Kenaikan omset terdiri atas gadai konvensional naik 5,9% dari Rp 64,21 triliun menjadi Rp 67,98 triliun, dan gadai syariah naik 7,4% dari Rp 11,36 triliun menjadi Rp 12,2 triliun.

Dengan hadirnya holding UMi, Kuswiyoto optimistis kinerja ke depan akan semakin terpacu. “Intinya Pegadaian sangat-sangat diuntungkan dalam ekosistem yang baru ini,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

MUI: Lembaga Keuangan Syariah Dapat Basmi Pinjol Ilegal

MUI mengajak umat Islam memberdayakan lembaga keuangan syariah untuk memberantas pinjol ilegal yang sangat meresahkan itu.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Triniti Dinamik Diganjar Penghargaan The Most Adaptive Project

"Bisnis properti adalah adalah bisnis kepercayaan. Apa yang telah kita janjikan kepada konsumen harus ditepati,” kata Samuel.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Pengamat: Potensi Bank Syariah Indonesia Sangat Besar

Diharapkan dengan optimalisasi kinerja setelah terintegrasi, potensi peningkatan pangsa pasar BSI sangat besar sehingga akan menunjang pertumbuhan bisnis.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Sesi I, Saham Guna Timur Raya Paling Cuan

TRUK melonjak 7,50%, KBAG naik 6,78%, CBMF menguat 6,02%, FILM terangkat 6,02% dan TBIG meningkat 3,50%.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Penutupan Sesi I, IHSG Relatif Stabil di 6.636

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,05% ke 6.635,96 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (22/10/2021).

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Butuh Modal Kerja, Anak Usaha Dian Swastatika Teken Pinjaman US$ 10 Juta

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bersama dengan anak usahanya yakni PT Rolimex Kimia Nusantara menandatangani perjanjian pinjaman senilai US$ 10 juta.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Wika Raih Pinjaman Modal Rp 700 Miliar dari SMI

Nilai maksimum fasilitas PT SMI yang diberikan kepada Wika sebesar Rp 700 miliar dengan nilai jaminan sebesar Rp 1,6 triliun.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Masuk Bisnis Batu Bara, IATA Dapat Dua Investor Baru

PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) mendapatkan dua investor baru, yakni Literati Capital Investments Limited dan Yaris International Ltd.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Konstruksi SPAM Regional Banjarbakula Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Pembangunan tahap II SPAM Regional Banjarbakula dikerjakan oleh kontraktor PT Jasuka Bangun Pratama dengan nilai kontrak Rp 86,17 miliar.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Wapres: 2021, Momentum Kebangkitan Pesantren dan Keuangan Syariah Indonesia

“Kita melihat bahwa tahun ini merupakan momentum kebangkitan baik bagi pesantren maupun keuangan syariah Indonesia,” kata Wapres.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
APSSI Apresiasi Langkah Cepat Menpora Selesaikan Kasus Sanksi WADA

APSSI Apresiasi Langkah Cepat Menpora Selesaikan Kasus Sanksi WADA

OLAHRAGA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings