Lima Kabupaten di Jatim Jadi Contoh Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lima Kabupaten di Jatim Jadi Contoh Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 September 2021 | 21:43 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Lima kabupaten di Jawa Timur (Jatim) menjadi pilot project atau percontohan program nasional percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Kelima kabupaten tersebut adalah Lamongan, Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, dan Bojonegoro.

Pemilihan lima kabupaten tersebut disampaikan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dalam Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem secara virtual, Selasa (28/9/2021).

Wapres menekankan upaya pemerintah untuk mencapai target menghilangkan kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024. Penurunan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Suistanable Development Goals (SDG’s) yang memuat komitmen global untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem pada tahun 2030.

"Namun, Bapak Presiden menugaskan kita semua untuk dapat menuntaskannya enam tahun lebih cepat, yaitu pada akhir tahun 2024. Oleh karena itu maka penanganan kemiskinan ekstrem ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk menyelesaikannya” kata Wapres.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, berdasarkan data Susenas Maret 2020 dan Maret 2021, kemiskinan ekstrem Jatim tahun 2021 mencapai angka 4,4% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebesar 1.746.990 jiwa. Jumlah ini 38,20% dari jumlah penduduk miskin Jatim.

Sedangkan penduduk miskin ekstrem di Jatim pada tahun 2020 sebesar 4,5% dengan jumlah penduduk miskin ektrem sebanyak 1.812.210 orang. Persentase penduduk miskin Jatim pada tahun 2020 sebesar 11,09% atau sebanyak 4.419.100 orang, kemudian di tahun 2021 sebesar 11,40% atau sebanyak 4.572.730 orang.

Selama kurun waktu September 2020 hingga Maret 2021, kemiskinan pedesaan Jatim turun 0,11% atau sebesar 33.330 jiwa. Sebaliknya, kemiskinan perkotaan Jatim naik 0,01% atau sebesar 20.080 jiwa.

"Di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat pedesaan relatif lebih tahan banting dibanding perkotaan. Mereka lebih banyak bergerak di sektor agro atau pertanian, sedangkan masyarakat perkotaan bergantung di sektor perdagangan dan jasa,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jatim terutama pada lima kabupaten yang menjadi progam percontohan tersebut, pemprov Jatim fokus pada tiga strategi program. Yakni, menurunkan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan.

"Upaya ini melibatkan berbagai OPD lintas sektor di pemprov Jatim. Hal ini tentunya membutuhkan konvergensi pendanaan baik dari pusat, APBD provinsi, APBD kabupaten/kota serta CSR,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Khofifah, untuk program tahun anggaran (TA) 2022, Pemprov Jatim juga mengusulkan program penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jatim. Yakni melalui program elektrifikasi, program Renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu), program Bansos Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (Kube), serta program pemberdayaan usaha perempuan (Jatim Puspa).

Pemprov Jatim sendiri telah memiliki best practice program yang selama ini telah berjalan. Seperti PKH-Plus dengan sasaran masyarakat Jatim berusia 70 tahun atau lebih dalam program PKH. Nilai bantuannya sebesar Rp 2 juta per orang/tahun dan diberikan bertahap masing-masing tahap Rp 500.000.

"Ada juga program Desa Berdaya dengan penerimanya yakni desa mandiri untuk pengembangan desa tematik. Juga program pengembangan BUMDesa untuk peningkatan kapasitas dan permodalan. BPUM untuk usaha mikro serta penguatan kemandirian dan kemajuan desa,” ujar Khofifah.

Khofifah memapaparkan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Jatim juga membaik. Indeks kedalaman kemiskinan mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan, sedangkan indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

P1 di Jatim pada Maret 2021 sebesar 1,841, turun 0,129 poin terhadap September 2020, dan naik 0,023 poin terhadap Maret 2020. Penurunan P1 ini mengindikasikan rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung naik mendekati garis kemiskinan. Kenaikan Indeks Kedalaman Kemiskinan (Maret 2021-September 2020) untuk kemiskinan pedesaan sebesar 0,2 poin lebih tinggi dibanding perkotaan yang naik sebesar 0,06 poin.

Kemudian, P2 di Jatim pada Maret 2021 sebesar 0,429, turun 0,1 poin terhadap September 2020 dan turun 0,001 poin terhadap Maret 2020. Penurunan P2 ini mengindikasikan rata-rata ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin semakin menipis. Kenaikan Indeks (Maret 2021-September 2020) untuk kemiskinan pedesaan sebesar 0,122 poin lebih tinggi dibandingkan perkotaan yang naik sebesar 0,079 poin.

"Kami berharap tentunya dengan gotong royong, kolaborasi dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen pemerintahan, stakeholder termasuk masyarakat, maka upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem nol persen di akhir 2024 sesuai target dari Bapak Presiden, insyaAllah dapat terwujud,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kingland Avenue Tunjuk Cushman & Wakefield Kelola Apartemen

Kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai building management, menjadikan Kingland Avenue sebagai kawasan hunian dengan pelayanan berskala internasional.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Serius Garap Pasar Consumer Health, Pyridam Farma Gandeng Tokopedia

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health dengan menggandeng Tokopedia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Buka Kantor Cabang Baru, Surveyor Indonesia Perluas Layanan Bisnis di Jatim

Surveyor Indonesia mengembangan usaha jasa seperti kegiatan verifikasi dalam kebersihan, kesehatan dan keselamatan lingkungan di masa pandemi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Ini Daftar 106 Pinjol Legal dari OJK

OJK merilis 106 daftar pinjol legal per 6 Oktober 2021. Data itu mencantumkan nama sistem elektronik, situs, nama perusahaan, dan jenis usaha.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Survei SMRC: Satu Tahun Terakhir, Kinerja Pemerintah Kurangi Pengangguran Makin Buruk

Sebanyak 47% masyarakat yang menilai kinerja pemerintah dalam mengurangi pengangguran selama satu tahun terakhir ini semakin buruk.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Startup Widya Analytic Ikut Ajang Apresiasi Kreasi Indonesia

Widya Analytic menjadi salah satu peserta dari 65 peserta terpilih Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR Meski sudah Divaksin 2 Kali, Ini Penjelasan Satgas

Pemerintah menerapkan aturan calon penumpang pesawat udara wilayah Jawa-Bali wajib menjalani tes swab PCR H-2 meski sudah divaksin dua kali.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Kamis, Indonesia Gelar World Business Angel Investors Week 2021

Indonesia akan menggelar World Business Angel Investors Week (WBAW) pertama, Kamis (21/10/2021).

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Jokowi: PKL Tarakan Optimistis karena Omzet sudah Merangkak Naik

Jokowi ungkapkan para PKL di Kota Tarakan, Provinsi Kaltara merasa optimistis kondisi perekonomian nasional akan lebih baik lagi.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Soal Jiwasraya, Ini Saran dari Wilson Lalengke

Pemerintah diminta untuk ikut bertanggung jawab terhadap gagal bayar polis yang dialami Asuransi Jiwasraya.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 51 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings