Harga Emas Turun karena Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Emas Turun karena Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Rabu, 29 September 2021 | 06:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas pada perdagangan Selasa (28/9/2021) turun lebih 1% mencapai level terendah 7 minggu karena penguatan dolar dan lonjakan imbal hasil Treasury AS di tengah ekspektasi bank sentral, Federal Reserve (teh Fed) akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan

Harga emas di pasar spot turun 0,8% ke US$ 1.736,81 per ons pada 13.43 EDT, setelah jatuh ke level terendah sejak 11 Agustus ke US$ 1.726,19 di awal sesi. Sementara emas berjangka AS melemah 0,8% jadi US$ 1.737,5 per ons.

"Plot titik yang ditetapkan anggota FOMC menandakan kenaikan suku bunga Fed lebih awal dari perkiraan, dan pergerakan yang lebih tinggi melintasi kurva imbal hasil berdampak negatif pada emas," kata Kepala Strategi Komoditas Efek TD, Bart Melek.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Acuan imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun naik kembali di atas 1,5% ke level tertinggi dalam lebih 3 bulan. Pasar mulai memperhitungkan inflasi ke depan yang lebih tinggi.

Beberapa investor memandang emas sebagai lindung nilai terhadap kenaikan inflasi yang dapat mengikuti langkah-langkah stimulus. Namun kenaikan imbal hasil Treasury menumpulkan daya tarik komoditas yang tidak menghasilkan, seperti emas.

Sementara Ketua Fed Jerome Powell pada Selasa mengatakan bahwa ekonomi AS masih jauh mencapai lapangan pekerjaan maksimum, komponen kunci bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

Sedangkan indeks dolar naik 0,3%, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Di tempat lain, perak melemah 0,9% menjadi US$ 22,44 per ons, paladium turun 3% menjadi US$ 1.905,94, sementara platinum anjlok 0,5% menjadi US$ 975,93.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Akan ke Roma untuk Terima Presidensi G-20

Jokowi untuk menerima langsung Presidensi G-20 2022 karena Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan KTT G-20 di tahun 2022.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Hari Santri Nasional, Kemenaker Hadiahi Santri untuk Pelatihan di BLK

Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2021, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memberikan kado istimewa berupa "Beasiswa 1.000 Talenta Santri".

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Konsolidasi Operator Percepat Transformasi Digital Nasional

Konsoldisasi operator merupakan salah satu bentuk konkret dukungan industri kepada rencana pemerintah membangun transformasi digital.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Bank Jatim Bantah Data Nasabah Bocor, Ini Penjelasannya

"Integritas data nasabah tetap terjaga dan para nasabah Bank Jatim bisa tetap tenang untuk melakukan transaksi keuangan perbankan,” jelas Tonny.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


Modernland Luncurkan Jakarta Business District, CBD Baru di Koridor Timur Jakarta

Modernland Realty kenalkan Jakarta Business District yang berlokasi di Jakarta Garden City, sebagai kawasan CBD baru di koridor timur Jakarta.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Hadapi Bonus Demografi, Kemenaker Terus Lakukan Pelatihan Vokasi

Kemenaker terus meningkatkan kompetensi pencari kerja melalui berbagai pelatihan vokasi.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Makmur Berkah Pastikan Halal Industrial Park Sidoarjo Siap Beroperasi

Halal Industrial Park Sidoarjo fase pertama siap ditempati pelaku usaha pada akhir Oktober 2021.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

Gagasan Indonesia untuk Pulihkan Penerbangan Sipil Diterima Forum ICAO

Menhub menyambut baik hasil kesepakatan anggota ICAO dalam upaya bersama memulihkan penerbangan sipil global akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EMI Resmi Bergabung, PLN Kejar Target Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2

Setelah bergabung dengan PLN, pendapatan EMI ditargetkan mencapai lebih dari Rp 8 triliun pada 2025.

EKONOMI | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Jokowi Akan ke Roma untuk Terima Presidensi G-20

Jokowi Akan ke Roma untuk Terima Presidensi G-20

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings