Guru Besar Undip dan ITB: Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman untuk Dikonsumsi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Guru Besar Undip dan ITB: Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman untuk Dikonsumsi

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 22:17 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Senada dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), guru besar bidang pemrosesan pangan Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip), Profesor Andri Cahyo Kumoro, ST, MT, PhD memastikan penggunaan kemasan galon guna ulang aman karena potensi migrasi zat prekursor Bisfenol A (BPA) sisa proses pembuatan polikarbonat pada galon tersebut masih berada dalam ambang batas aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

“Kalau pemakaian, pencucian dan distribusinya galon polikarbonat dilakukan dengan betul, itu tidak perlu dikhawatirkan. Untuk kemasan air galon guna ulang masih dibawah batas toleransi,” ujarnya.

Yang penting, menurut Andri, paparan terhadap panas (suhu tinggi), goncangan dan goresan diminimalkan. Dia mengutarakan FDA (Food and Drug Administration) dan CDC (Disease Control and Prevention) di AS menetapkan ambang batas aman BPA itu sekitar 1 ppm per berat badan per hari. Sedang di beberapa negara menerapkan 50 ppm BPA per berat badan per hari.

Untuk di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan ambang batas aman BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg).

“Yang saya khawatirkan itu adalah BPA yang ada di dot susu untuk bayi dan anak balita yang sering terpapar air panas, sering digosok dan diguncang-guncang. Nah, ini yang perlu menjadi perhatian menurut saya,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pakar Polimer sekaligus Dosen Perencanaan Produk Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin. Dia juga memastikan air minum galon guna ulang aman untuk dikonsumsi.

Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB ini menegaskan semua zat kimia itu pasti berbahaya. Tidak hanya BPA, zat-zat prekursor yang digunakan untuk membuat botol atau galon plastik PET (polyethylene terephthalate) atau sekali pakai juga sama-sama berbahayanya.

Etilena glikol yang menjadi salah satu prekursor yang digunakan untuk membuat botol atau galon plastik PET atau sekali pakai juga sangat beracun dan bisa menyerang sistem saraf pusat, jantung dan ginjal serta dapat bersifat fatal jika tidak segera ditangani.

“Tapi, dalam bentuk polimernya, dimana zat-zat kimia yang menjadi prekursor bahan pembuat botol atau galon plastk itu beraksi secara kimia membentuk polimer PC dan PET, itu menjadi tidak berbahaya. Yang penting tetap dijaga adalah bagaimana agar polimer itu tidak terurai kembali menjadi bentuk prekursornya. Karenanya, kemasan-kemasan itu perlu diawasi secara berkala oleh BPOM,” tutur Zainal.

Dan menurut Zainal, BPOM pasti tidak main-main dalam mengawasi semua kemasan pangan yang beredar di pasaran. Karenanya, dia menyebut laboratorium yang digunakan BPOM untuk melakukan uji keamanan terhadap kemasan pangan itu sudah bersertifikat dan diakui oleh Badan Akreditasi Nasional. “Jadi, hasil penelitian yang dilakukan di laboratorium ini juga pasti akurat dan bisa dipercaya,” ucapnya.

Seperti diketahui, BPOM baru-baru ini mengeluarkan rilis yang menyatakan hasil sampling dan pengujian laboratorium terhadap kemasan galon air minum dalam kemasan (AMDK) jenis polikarbonat (PC) atau galon guna ulang menunjukkan adanya migrasi Bisfenol A (BPA) dari kemasan galon sebesar rata-rata 0,033 bpj.

Nilai ini jauh di bawah batas maksimal migrasi yang telah ditetapkan BPOM. BPOM menympulkan bahwa bahwa penggunaan plastik jenis PC sebagai kemasan galon AMDK masih aman digunakan oleh masyarakat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong Transaksi Digital, OVO Terus Perluas Layanan Keuangan

Mendorong transaksi digital di Indonesia, OVO terus mengembangkan bisnis dari sekedar perusahaan fintech payment, dengan masuk ke financial services.

EKONOMI | 30 November 2021

LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

Lembaga National Single Window (LNSW) berkomitmen mendukung Indonesia sebagai pusat produsen ekspor halal terkemuka di dunia.

EKONOMI | 30 November 2021

Link Net Dukung Percepatan Digitalisasi di Jawa Barat

PT Link Net Tbk memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis lewat program CSR #BerbagiTanpaBatas kepada Pemkot Bandung.

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Melemah, Asing Buru BANK dan Lepas BMRI

Saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) paling diburu asing saat IHSG ditutup turun 74,35 poin.

EKONOMI | 30 November 2021

BRI Insurance Raih 3 Penghargaan Bergengsi

Tiga penghargaan diraih BRI Insurance di "Top 20 Financial Institution Awards 2021" yang digelar di Jakarta, Senin, (29/11/2021).

EKONOMI | 30 November 2021

Ini 5 Potensi Maladministratif Pupuk Bersubsidi

Lembaga Ombudsman di Indonesia temukan 5 potensi maladministrasi pupuk bersubsidi.

EKONOMI | 30 November 2021

Saat IHSG Tergerus 1,13%, TMAS Saham Paling Cuan

Saham PT Temas Tbk (TMAS) tercatat paling cuan saat IHSG ditutup turun 74,35 poin.

EKONOMI | 30 November 2021

BNI Kucurkan Kredit Investasi Rp 1 Triliun ke Garudafood

Fasilitas pembiayaan ini menunjukkan komitmen BNI untuk meningkatkan pembiayaan pada sektor manufaktur seperti pada industri makanan dan minuman.

EKONOMI | 30 November 2021

Proses Negosiasi MRT Jakarta CP202 Masih Alot

PT MRT Jakarta belum menemui titik kesepakatan harga dengan pihak kontraktor dari Jepang, terkait proses pelaksanaan pembangunan MRT Jakarta Fase II.

EKONOMI | 30 November 2021

Siap Rights Issue Rp 890 M, MPPA Raih Pernyataan Efektif OJK

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melakukan penawaran umum terbatas (PUT VI) atau rights issue Rp 890 miliar.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Pemkot Kediri Daftarkan KIK untuk Tahu Takwa dan Tenun Ikat

Pemkot Kediri Daftarkan KIK untuk Tahu Takwa dan Tenun Ikat

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings