Perkuat Kemitraan Petani Tebu, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkuat Kemitraan Petani Tebu, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas

Selasa, 5 Oktober 2021 | 11:21 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri gula agar bisa lebih produktif dan berdaya saing sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri menuju swasembada khususnya gula konsumsi nasional. Berbagai program dan kebijakan telah dijalankan, termasuk untuk program revitalisasi dan memacu kebijakan investasi di sektor kritikal tersebut.

“Industri gula juga merupakan salah satu sektor strategis bagi negara, karena merupakan komoditas yang mempunyai peranan penting bagi upaya ketahanan pangan dan peningkatan pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia,” kata Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika di Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Pada Jumat (1/10/2021), Plt Dirjen Industri Agro beserta jajaran melakukan kunjungan kerja di pabrik gula PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS), yang berlokasi di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dalam rangka meninjau langsung perkembangan produktivitas pabrik gula berbasis tebu yang di bangun di daerah remote di kaki Gunung Tambora.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya pabrik gula PT SMS di luar Pulau Jawa ini, karena merupakan suatu terobosan atau langkah yang berani membangun pabrik gula di lokasi yang curah hujannya tergolong rendah dan masyarakatnya yang saat itu belum banyak mengetahui cara menanam tebu,” papar Putu.

Beroperasi sejak tahun 2017, saat ini aktivitas PT SMS telah membawa dampak yang luas bagi perekonomian masyarakat sekitar perusahaan, terutama para mitra petani tebunya. Selain itu, kehadiran PT SMS turut memberikan kontribusi signfikan terhadap pendapatan daerah.

“Kami juga mengapresiasi PT SMS yang telah melakukan program kemitraan secara baik dengan para petani tebunya. Hal ini membawa manfaat besar terhadap kesejahteraan masyarakat setempat,” ungkap Putu.

PT SMS telah menyerap lebih dari 500 karyawan dan melibatkan lebih dari 1.400 petani tebu mitra dengan luas tanam 1.780 hektare.

Adapun mitra petani tebu meliputi 12 desa, antara lain di wilayah timur perusahaan dengan potensi luas lahan 4.751 hektare, mencakup empat desa, yaitu Soritatangga, Doropeti, Nangakara, dan Sorinomo. Berikutnya, untuk wilayah barat perusahaan dengan potensi luas lahan 7.130 hektare, terdapat delapan desa, yaitu Beringin Jaya, Pekat, Calabai, Karombo, Kadindi Barat, Kadindi Timur, Nangamiro, dan Tambora.

Guna mendorong peningkatan produktivitasnya, PT SMS berkomitmen untuk terus mengembangkan kemampuan para petani dengan program pelatihan dan pengetahuan terkait budidaya tebu.

Saat ini, PT SMS telah berhasil menanam tebu di area perkebunannya sendiri seluas 2.518 hektare dari total HGU 5.500 hektare. Pada tahun 2021, dari total luas tanaman tebu baik di lahan milik sendiri maupun hasil kemitraan seluas 4.298 hektare yang bisa dipanen untuk produksi gula sebesar 2.450 hektare dan sisanya untuk bibit.

“Perusahaan telah memiliki teknologi proses produksi yang memadai, dengan kapasitas terpasang mencapai 6.000 TCD,” tutur Direktur Operasional PT SMS Izmirta Rachman. Berdasarkan data taksasi tengah giling tahun 2021, PT SMS memperkirakan produksi Gula Kristal Putih (GKP) dari tebu sebesar 10.723 ton atau meningkat cukup signikan dibandingkan tahun 2020 dengan produksi GKP sebesar 2.816 ton.

Optimisme

Plt Dirjen Industri Agro optimistis, produktivitas dari PT SMS akan berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik khususnya wilayah timur Indonesia. Pada tahun 2021, kebutuhan GKP mencapai 2,8 juta ton.

“Pemerintah bertekad untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan industri gula di tanah air,” tegas Putu. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui penerbitan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 10 Tahun 2017 tentang Fasilitas Memperoleh Bahan Baku Dalam Rangka Pembangunan Industri Gula.

“Kami menyadari bahwa pengembangan industri gula yang terintegrasi dengan perkebunan tebu memerlukan investasi yang cukup besar. Untuk menarik investor, perlu suatu insentif non-fiskal yang dapat memicu investor untuk berinvestasi di industri gula,” imbuhnya.

Izmirta Rachman menyampaikan, aktivitas perusahaan mengalami perkembangan yang signifikan setiap tahunnya. Misalnya, pada rendeman tebu, dari tahun 2017 yang hanya 3,7%, kini sudah mencapai 6%. Jumlah protase tebu juga terus meningkat, dari 48,73 ton per hektare pada tahun 2017, menjadi 58,84 ton per hektare tahun 2021.

“Kami memiliki tantangan tersendiri membangun pabrik gula di sini, dengan kondisi tanah berpasir. Oleh karenanya, kami menyiasati dengan menanam tebu di saat musim penghujan supaya panennya tepat saat proses giling tebu,” ungkapnya.

Izmirta mengemukakan, saat ini masyarakat sekitar perusahaan sudah mulai antusias menanam tebu. Namun demikian, pihaknya memerlukan dukungan banyak pihak termasuk pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan baku dan fasilitas penunjang lainnya.

“Saat ini, yang dibutuhkan antara lain akses pengairan, infrastruktur jalan menuju perkebunan tebu, termasuk juga moda transportasi yang sesuai dengan kontur jalannya. Selain itu, ketersediaan pupuk, penyuluh pertanian, dan fasilitasi penelitian tebu untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu,” tandasnya.

Tahun ini PT SMS melakukan aktivitas giling tebu mencapai 130 ribu ton tebu dan ditargetkan meningkat menjadi 867 ribu ton tahun 2025.

“Yang saat ini kami genjot memang produktivitas tebu sebagai bahan bakunya, karena kapasitas produksi kami sudah siap dan cukup besar. Oleh karenanya, perlu juga ditingkatkan luas lahan dan produktivitas tebunya,” kata Izmirta.

Sementara itu, GM Plantation PT SMS Syukur HK mengakui pihaknya bekerja keras dalam upaya pengembangan industri gula di Dompu, NTB. “Karena awal kami ke sini sebelum pabrik beroperasi, masyarakat masih awam dengan menanam tebu. Sehingga kami terus mengedukasi dan melakukan penyuluhan secara intens tentang teknik budidaya tebu serta mengevaluasinya. Setiap tahun kami menargetkan pengembangan lahan perkebunan tebu lebih dari 1.000 hektare, karena para petani sudah merasakan manfaat ekonominya,” paparnya.

Mukhtar, salah satu petani tebu yang berasal dari Desa Beringin Jaya, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu menyatakan, para petani tebu di wilayahnya sudah tidak lagi mengalami kesulitan dalam budidaya tebu karena adanya program kemitraan dari PT SMS. “Kami terus dibimbing oleh PT SMS selaku bapak angkat kami untuk koordinasi,” ujarnya.

Petani tebu lainnya, Samsudin berharap pemerintah dapat memfasilitasi bantuan untuk mendukung produktivitas tebu dari mulai pengadaan bibit, sarana prasarana budidaya tebu, alat panen, hingga jalan dan sarana transportasi ke pabrik gula.

“Kami yakin, masyarakat akan semakin antusias untuk menanam tebu. Sebab, yang punya lahan 1 hektare bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 40 juta dari panen tebu dan ternak, di samping penghasilan lainnya,” ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pertumbuhan E-Commerce Hadapi Tantangan Geografis

Menurut Associate Vice President of Fulfillment Tokopedia Erwin Dwi Saputra, tantangan bagi ecommerce adalah geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan

EKONOMI | 30 November 2021

Menaker Beri Penghargaan BUMN yang Pekerjakan Disabilitas

Menaker beri penghargaan kepada BUMN yang pekerjakan penyadang disabilitas.

EKONOMI | 30 November 2021

Bank BTN Fasilitasi Kredit Rumah Pekerja

Bank BTN menggelar akad massal kredit rumah pekerja Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Progam Jaminan Hari Tua (JHT).

EKONOMI | 30 November 2021

Mandiri Sekuritas Jagokan Sektor Ini pada 2022

PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan sejumlah sektor ekonomi akan menguat dan turut mendorong pertumbuhan pada tahun 2022

EKONOMI | 30 November 2021

Inovasi Digital Percepat Pembangunan Bendungan Gongseng

Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana menerapkan inovasi digital untuk mempercepat pembangunan Bendungan Gongseng.

EKONOMI | 30 November 2021

Pendiri Twitter Jack Dorsey Mundur sebagai CEO

Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif perusahaan (CEO).

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Turun, TLKM Paling Aktif Secara Value

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) teraktif saat IHSG melemah.

EKONOMI | 30 November 2021

Dorong Transaksi Digital, OVO Terus Perluas Layanan Keuangan

Mendorong transaksi digital di Indonesia, OVO terus mengembangkan bisnis dari sekedar perusahaan fintech payment, dengan masuk ke financial services.

EKONOMI | 30 November 2021

LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

Lembaga National Single Window (LNSW) berkomitmen mendukung Indonesia sebagai pusat produsen ekspor halal terkemuka di dunia.

EKONOMI | 30 November 2021

Link Net Dukung Percepatan Digitalisasi di Jawa Barat

PT Link Net Tbk memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis lewat program CSR #BerbagiTanpaBatas kepada Pemkot Bandung.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Menaker Beri Penghargaan BUMN yang Pekerjakan Disabilitas

Menaker Beri Penghargaan BUMN yang Pekerjakan Disabilitas

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings