Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, PLTU Batu Bara Kena Pajak Karbon Mulai April 2022
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, PLTU Batu Bara Kena Pajak Karbon Mulai April 2022

Jumat, 8 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pajak karbon akan berlaku secara bertahap mulai April tahun depan dengan sasaran sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.

Pengenaan pajak karbon sebagaimana tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang disahkan dalam Sidang Paripurna hari Kamis (7/10/2021).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly mengatakan bahwa, penerapan pajak karbon akan dikenakan tarif Rp 30 per kilogram karbon dioksida ekuivalen (CO2e) diterapkan pada jumlah emisi yang melebihi cap yang ditetapkan. Rencananya pengenaannya akan dilakukan secara bertahap serta diselaraskan dengan carbon trading sebagai bagian dari roadmap green economy, untuk meminimalisasi dampaknya terhadap dunia usaha namun tetap mampu berperan dalam penurunan emisi karbon.

"Untuk tahap awal, mulai tahun 2022, pajak karbon akan diterapkan pada sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan menggunakan mekanisme pajak yang mendasarkan pada batas emisi (cap and tax)," tuturnya.

Menurutnya pengenaan pajak karbon merupakan sinyal kuat yang akan mendorong perkembangan pasar karbon, inovasi teknologi, dan investasi yang lebih efisien, rendah karbon dan ramah lingkungan.

Selain itu, perlunya pengendalian peningkatan emisi gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan kenaikan suhu permukaan bumi sehingga akan menurunkan risiko perubahan iklim dan bencana di Indonesia.

"Pengenaan pajak untuk memulihkan lingkungan, sebagai bagian dari komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi karbon sesuai target Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 29% dengan kemampuan sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030," kata dia.

Adapun berdasarkan bahan paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Peripurna hari ini, penerapan pajak karbon akan mengedepankan prinsip keadilan (just) dan keterjangkauan affordable dengan memperhatikan iklim berusaha dan masyarakat kecil.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan peta jalan pajak karbon nantinya berlaku dua skema, yakni skema perdagangan karbon (cap and trade) dan skema pajak karbon (cap and tax).

Pada skema perdagangan karbon, entitas yang menghasilkan emisi lebih dari cap diharuskan membeli sertifikat izin emisi (SIE) entitas lain yang emisinya di bawah cap. Selain itu, entitas juga dapat membeli seritifikat penurunan emisi (SPE).

Namun jika entitas tersebut tidak dapat membeli SIE atau SPE secara penuh atas kelebihan emisi yang dihasilkan, maka berlaku skema cap and tax, yakni sisa emisi yang melebihi cap akan dikenakan pajak karbon.

Adapun peta jalan pajak karbon sudah dimulai tahun ini. Ada empat target yang ditetapkan tahun ini yaitu, penetapan RUU HPP, finalisasi Perpres Nilai Ekonomi Karbon (NEK), pengembangan mekanisme teknsi pajak karbon dan bursa karbon, serta piloting perdagangan karbon di sektor pembangkit oleh Kementerian ESDM dengan tarif Rp 30.000 per ton CO2

Sementara untuk tahun depan, pemerintah menarketkan mampu menyelesaikan penetapan cap untuk sektor pembangkit listrik batu bara. Kendati demikian, cap yang berlaku untuk penerapan pajak karbon tahun depan masih memakai cap pada saat piloting tahun ini.

Pemerintah menargetkan pajak karbon akan berlaku secara penuh pada 2025 melalui bursa karbon. Ini ditandai dengan perluasan sektor pemajakan pajak karbon secara bertahap tergantung kesiapannya dan penetapan aturan pelaksana tata laksana pajak karbon.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bidik Konsumen Milenial, Strategi Tanrise Property Dongkrak Penjualan

Mudahkan kalangan milenial dan pasangan muda untuk investasi properti, Tanrise Property meluncurkan program cicilan Rp 79.000 per hari.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Layanan Gudang Online Permudah Pelaku Bisnis

Crewdible memberdayakan gudang/ruko kosong untuk dijadikan mitra gudang.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Presidensi G-20 Indonesia Jadi Momentum Peningkatan Ekosistem Ketenagakerjaan

Pemerintah Indonesia sangat serius meningkatkan inklusivitas ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Adopsi Learning 5.1 Jadi Solusi Hadapi Disrupsi Digital

Ketua Umum Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Alex Denni menegaskan, adopsi Learning 5.1 merupakan solusi untuk menghadapi disrupsi digital.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Kemkop dan UKM Gelar Penyuluhan Hukum untuk Pelaku Usaha

Kemkop dan UKM menggelar pelatihan hukum untuk pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 27 Januari 2022

Perluas Pasar, PGN Gandeng 4 Kawasan Industri di Jawa Timur

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperluas pasar di Jawa Timur dengan menggandeng 4 kawasan industri.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Moduit Siapkan Produk Investasi Alternatif pada 2022

Moduit pada 2022 ini akan memperluas pilihan produk-produk investasi di platformnya.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Jokowi Buka B20 Inception Meeting 2022

Jokowi membuka penyelenggaraan B20 Inception Meeting 2022 secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor.

EKONOMI | 27 Januari 2022

B20 Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pertumbuhan Kolaboratif

Ketua B20 Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan, dalam forum Business of Twenty atau B20 Indonesia Summit 2022, ada tiga pilar yang diusung.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Investasi Rp 1,8 Triliun, Tjufoo Siap Bantu UMKM Naik Kelas

Tjufoo resmi hadir di Indonesia untuk membantu pelaku UMKM dan brand lokal meningkatkan performa kinerjanya.

EKONOMI | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings