Guru Besar UI: Air Galon Guna Ulang Tidak Sebabkan Kanker
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Guru Besar UI: Air Galon Guna Ulang Tidak Sebabkan Kanker

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:15 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) yang juga Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP mengatakan, tidak ada bukti air galon guna ulang menyebabkan penyakit kanker.

Menurutnya, yang pasti 90-95 persen kanker itu dari lingkungan atau environment. “Kebanyakan karena paparan-paparan gaya hidup seperti kurang olahraga dan makan makanan yang salah, merokok, dan lain sebagainya. Jadi belum ada penelitian aii galon itu menyebabkan kanker,” ujarnya.

Pernyataan Prof Aru ini membantah tudingan beberapa pihak yang membangun narasi menyudutkan air kemasan galon berbagan polikarbonat yang selama puluhan tahun digunakan oleh industri minuman karena ramah lingkungan dan terbukti aman melindungi kualitas produk air minum yang dikonsumsi masyarakat luas selama ini.

Penegasan yang sama juga disampaikan Anggota Yayasan Kanker Indonesia Dr Nadia A Mulansari SpPD-KHOM. Dia mengatakan kanker itu multifactorial, di mana sekitar 10-15 persen sifatnya genetic dan sisanya sekitar 90-95 persen itu sporadik atau lebih ke lingkungan. Yang jelas, kata dokter Nadia, penyebab utama kanker yang sudah terbukti dari berbagai penelitian itu adalah rokok. “Itu menyebabkan sekitar 20-30 kasus kanker,” tuturnya.

Faktor resiko yang lain yang bisa berpengaruh terhadap terjadinya kejadian kanker adalah obesitas atau kegemukan, pemakaian hormonal yang panjang, usia mensturasi dini, wanita yang tidak menyusui, terpapar bahan-bahan cat, dan pupuk kimia. “Intinya, penyebab kanker itu multifactorial. Jadi, banyak faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap suatu sel sehingga membuat sel itu berubah menjadi sel kanker,” tukasnya.

Terkait air galon yang diisukan bisa menyebabkan kanker, dokter Nadia malah tertawa mendengarnya. “Nggak lah, air galon itu malah air putih paling sehat,” cetusnya sambil tertawa.

Dia malah merasa orang-orang yang menyebarkan isu itu juga penjual air kemasan. “Malah sehat itu air galon guna ulang, apalagi dari merek-merek besar yang tentunya sudah memiliki izin edar dari BPOM. Dia jualan air kemasan juga kali yang bikin isu itu,” ucapnya seraya bercanda.

Narasi negatif dan serangan terhadap air kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat terjadi dalam dua tahun terakhir bersamaan dengan munculnya air kemasan galon sekali pakai yang dikritik para aktifis lingkungan karena berpotensi menambah samoah plastik di lingkungan.

Dokter Nadia mengatakan air galon guna ulang itu pasti sudah menggunakan plastik yang sudah food grade. “Kalau air galon yang beredar di pasaran itu pasti sudah sesuai jenis plastiknya yang food grade. Karena pasti sudah lolos izin dan sertified,” ujarnya.

Sebelumnya, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan) dan spesialis anak juga memastikan air galon guna ulang aman dikonsumsi para ibu hamil dan anak balita. Dr M Alamsyah Aziz, SpOG (K), M Kes, KIC, dokter spesialis kandungan yang juga Ketua Pokja Infeksi Saluran Reproduksi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), mengatakan sampai saat ini tidak pernah menemukan adanya gangguan terhadap janin karena ibunya meminum air galon.

Karenanya, dia meminta para ibu hamil agar tidak khawatir menggunakan kemasan AMDK galon guna ulang ini, karena aman sekali dan tidak berbahaya terhadap ibu maupun pada janinnya.

Berbicara tentang ibu hamil, kata dokter Alamsyah, yang perlu diperhatikan itu adalah terkait asupan gizi serta makronutrien dan mikronutrien yang baik selama kehamilan. Menurutnya, itu akan berdampak terhadap suplai kebutuhan gizi yang baik untuk pertumbuhan janin.

“Sebab, jika kebutuhan gizi ibu tidak terpenuhi, ia akan melahirkan outcome yang sangat berpengaruh pada bayi, sehingga bayi menjadi kecil. Gizi ibu yang buruk juga menyebabkan janin akan kehilangan peluang untuk memperoleh pembentukan otak yang optimal,” katanya.

Selain aman untuk ibu hamil, penggunaan AMDK galon guna ulang ini juga aman dikonsumsi anak-anak balita seperti yang disampaikan dokter spesialis anak, Dr dr Farabi El Fouz, SpA, M Kes. Menurutnya, selama kemasan itu sudah dinyatakan aman oleh BPOM dan Kemenperin, maka aman untuk dikonsumsi.

“Selama itu sesuai dengan aturan BPOM silahkan. Tapi kalau misalnya tidak sesuai ya jangan. Jadi, selama BPOM yang ngeluari arahan kita harus ikuti. Kalau BPOM sudah mengatakan kemasan itu aman, itu sudah jaminan mutu pasti aman. Karena BPOM kan pelindung kita sebagai masyarakat,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Emas Flat karena Penguatan Dolar dan Imbal Hasil AS

Harga emas cenderung mendatar (flat) karena penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Kekhawatiran Omicron Redup, Harga Minyak Naik 3%

Minyak mentah berjangka Brent ditutup naik US$ 2,36, atau 3,2%, pada US$ 75,44 per barel.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Perusahaan Migas Genjot Produksi Sekaligus Tekan Emisi

Sektor hulu migas menghadapi tantangan yakni mengejar target produksi sekaligus menekan emisi karbon.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Wall Street Menghijau, Nasdaq Catat Hari Terbaik Sejak Maret

Bursa AS Wall Street menguat untuk hari kedua karena investor semakin tidak khawatir terhadap potensi dampak ekonomi dari omicron.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Bursa Eropa Melonjak Ditopang Data Industri Jerman

Bursa Eropa ditutup menguat tajam karena perkembangan terbaru varian Covid-19 omicron serta data industri Jerman.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Menlu: G-20 Sebagai Katalis Pemulihan Ekonomi Global

G-20 harus menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

PT Danareksa (Persero) bersama 19 BUMN anggota holding bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.

EKONOMI | 8 Desember 2021

BRI Gandeng Apkrindo Jatim Tingkatkan Transaksi Nontunai

Kerja sama BRI dan Apkrindo Jatim merupakan wujud kolaborasi perbankan dengan pengusaha kafe dan restoran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Le Parc at Thamrin Nine, Apartemen Khusus Kalangan Sultan

Apartemen super mewah, Le Parc at Thamrin Nine, dibanderol dengan harga mulai dari puluhan miliar rupiah.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Indonesia-Malaysia Sepakat Selesaikan Draft MoU PMI Domestik

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan draft nota MoU penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia.

EKONOMI | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Efektifkah Masker Cegah Omicron?

Efektifkah Masker Cegah Omicron?

BERITA GRAFIK | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings