Konsistensi Allianz Indonesia untuk Penerapan Transformasi Digital Industri Syariah Global
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Konsistensi Allianz Indonesia untuk Penerapan Transformasi Digital Industri Syariah Global

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:55 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) terus mendukung perkembangan dan pertumbuhan industri keuangan, tidak hanya di tanah air saja tapi juga secara global. Sebagai sebuah perusahaan asuransi yang salah satu fokus bisnisnya adalah asuransi syariah, Allianz Life mewujudkan dukungan tersebut dan baru-baru ini berpartisipasi dalam online executive program yang diselenggarakan oleh Islamic Financial Services Board (IFSB) dengan tema “Managing Digital Transformation Risks for Islamic Finance Institutions (IFIs)”.

Program tersebut diikuti oleh para anggota IFSB dari berbagai negara yang tujuannya meningkatkan pemahaman peserta tentang risiko operasional, peraturan, pengawasan, pemantauan, termasuk penilaian dan mitigasi risiko komprehensif, serta implementasi terkait percepatan transformasi digital untuk perbankan, pasar modal dan lembaga keuangan syariah lainnya,

Hadir sebagai perwakilan Allianz Life Indonesia dan menjadi salah satu pembicara adalah, Direktur & Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, Bianto Surodjo yang memberikan penjelasan soal transformasi digital oleh perusahaan untuk mengembangkan bisnis syariah pada kanal distribusi bancassurance.

Bianto mengatakan, dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa dan 87% penduduk Muslim, Indonesia menawarkan peluang besar bagi bisnis keuangan syariah karena besarnya populasi dan peningkatan kelas menengah. Di sisi lain, asuransi menawarkan potensi yang menarik karena penetrasinya masih 3% dari PDB, sementara kontribusi syariah hanya 6% dari industri.

“Sangatlah penting untuk menggunakan saluran dan cara yang tepat untuk menjangkau banyak masyarakat Indonesia. Peran perbankan masih sangat penting mengingat lebih dari 100 juta masyarakat Indonesia adalah nasabah bank. Bank juga dianggap kredibel bagi nasabah, sehingga bank atau bancassurance masih menjadi saluran yang sangat relevan bagi perusahaan asuransi yang ingin menjangkau sebagian besar Indonesia, termasuk Allianz,” demikian pemaparannya, dalam siaran pers, Senin (11/10).

Digitalisasi Produk Asuransi

Menjelaskan digitalisasi di Allianz Indonesia, Bianto menuturkan, ketika membahas mengenai digital dirinya ingin mengulangi bahwa digitalisasi tidak dapat diimplementasikan pada semua produk asuransi. Digitalisasi, tidak hanya dalam kerangka penjualan secara full digital, namun juga solusi digital yang sifatnya hybrid karena produk yang lebih kompleks masih memerlukan interaksi antar manusia dalam prosesnya.

“Di Allianz, kami menerapkan proses digital secara end-to-end mulai dari proses pembelian polis asuransi dengan tatap muka digital, proses pembayaran dan aktivitas pasca pembelian secara digital, klaim dan layanan transaksi digital untuk nasabah, sampai dengan program loyalty,” kata dia.

Transformasi digital diawali dengan berkembangnya sistem pembayaran digital, di mana ekosistem yang terbentuk dan keterhubungan telah meningkatkan kemudahan bagi para pengguna. Industri asuransi akan mengalami perjalanan yang mirip dengan sistem pembayaran digital yang dimulai dari pembentukan ekosistem, dan pengguna akan menentukan model operasi tersebut diterima dengan baik atau tidak. Bisnis digital juga saat ini didominasi oleh e-commerce, sedangkan perbankan mengejar solusi disrupsi yang dilakukan perusahaan digital. Kombinasi dari semuanya menjadi jangkar dalam bisnis digital, karena mereka dapat mencapai lebih dari 100 juta orang secara bersamaan.

Di samping itu, pertumbuhan bisnis dapat terjadi dengan memanfaatkan ekosistem tersebut secara efektif. Bekerja sama dengan pihak lain yang telah memiliki ekosistem digital akan menjangkau masyarakat yang belum tersentuh produk asuransi sebelumnya. Memberikan customer journey yang sederhana, termasuk di dalamnya pembayaran, menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan peningkatan angka penetrasi asuransi di Indonesia.

“Jadi untuk mempercepat perkembangan asuransi syariah, diperlukan ekosistem syariah dan keterhubungan antara perusahaan asuransi dengan bank, institusi keuangan lain, fin-tech sampai dengan nasabah. Kemudian edukasi mengenai keuangan dan asuransi syariah juga harus dilakukan secara berkesinambungan. Kerja sama dan kolaborasi dalam menumbuhkan industri syariah dan digital di berbagai bidang perlu dilakukan, antara lain dalam hal dialog dengan regulator, pencegahan fraud, peraturan yang seimbang dengan industri lain agar seimbang antara perlindungan nasabah, perlindungan perusahaan asuransi, kecepatan dan stimulasi untuk inovasi yang harus dilakukan. Selain itu, dukungan pemerintah dan regulator untuk industri syariah tentu menjadi hal yang sangat krusial sebagai pelengkap keseluruhan upaya ini,” ujar Bianto.

Dalam kesempatan yang sama, dari Indonesia juga hadir Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi untuk menyampaikan hal senada, bahwa BSI terus mendukung perkembangan ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat, salah satunya dengan memaksimalkan teknologi digital dan meningkatkan penggunaan teknologi mobile banking. Tujuannya tidak lain untuk memperluas jangkauan dan transaksi nasabah, sehingga kebutuhan nasabah dapat terpenuhi baik dari transaksi finansial, sosial yang dapat membantu sesama, sampai dengan kebutuhan spiritual.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mandiri Sekuritas Jagokan Sektor Ini pada 2022

PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan sejumlah sektor ekonomi akan menguat dan turut mendorong pertumbuhan pada tahun 2022

EKONOMI | 30 November 2021

Inovasi Digital Percepat Pembangunan Bendungan Gongseng

Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana menerapkan inovasi digital untuk mempercepat pembangunan Bendungan Gongseng.

EKONOMI | 30 November 2021

Pendiri Twitter Jack Dorsey Mundur sebagai CEO

Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif perusahaan (CEO).

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Turun, TLKM Paling Aktif Secara Value

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) teraktif saat IHSG melemah.

EKONOMI | 30 November 2021

Dorong Transaksi Digital, OVO Terus Perluas Layanan Keuangan

Mendorong transaksi digital di Indonesia, OVO terus mengembangkan bisnis dari sekedar perusahaan fintech payment, dengan masuk ke financial services.

EKONOMI | 30 November 2021

LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

Lembaga National Single Window (LNSW) berkomitmen mendukung Indonesia sebagai pusat produsen ekspor halal terkemuka di dunia.

EKONOMI | 30 November 2021

Link Net Dukung Percepatan Digitalisasi di Jawa Barat

PT Link Net Tbk memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis lewat program CSR #BerbagiTanpaBatas kepada Pemkot Bandung.

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Melemah, Asing Buru BANK dan Lepas BMRI

Saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) paling diburu asing saat IHSG ditutup turun 74,35 poin.

EKONOMI | 30 November 2021

BRI Insurance Raih 3 Penghargaan Bergengsi

Tiga penghargaan diraih BRI Insurance di "Top 20 Financial Institution Awards 2021" yang digelar di Jakarta, Senin, (29/11/2021).

EKONOMI | 30 November 2021

Ini 5 Potensi Maladministratif Pupuk Bersubsidi

Lembaga Ombudsman di Indonesia temukan 5 potensi maladministratif pupuk bersubsidi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Baleg: Revisi UU PPP Harus Dilakukan

Baleg: Revisi UU PPP Harus Dilakukan

POLITIK | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings