Harga Emas Menguat Seiring Penurunan Dolar dan Imbal Hasil
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Emas Menguat Seiring Penurunan Dolar dan Imbal Hasil

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:19 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas naik lebih 1% pada Rabu (13/10/2021) karena pelemahan dolar dan imbal hasil obligasi (Treasury) Amerika Serikat (AS). Investor juga fokus pada risalah pertemuan kebijakan terbaru bank sentral, Federal Reserve (the Fed) soal strategi pengurangan stimulus.

Harga emas di pasar spot naik 1,6% mendekati level tertinggi 4 minggu mencapai US$ 1.788,01 per ons. Sementara emas berjangka AS melonjak 1,6% menjadi US$ 1.786,60.

Adapun harga perak di pasar spot naik 2,3% menjadi US$ 23,05 per ons, platinum naik 2% menjadi US$ 1.027,09 dan paladium menguat 4,7% menjadi US$ 2,142,30.

“Emas mengikuti imbal hasil obligasi saat ini. Reaksi awal setelah data CPI (consumer price index) atau inflasi adalah lonjakan imbal hasil, yang sekarang mulai memudar,” kata analis RJO Futures, Daniel Pavilonis.

Pada awal sesi, kenaikan emas terpangkas karena acuan imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik di atas 1,6% menyusul data harga konsumen AS meningkat secara solid pada September dan diprediksi naik lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Namun turunnya imbal hasil, yang mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga, mendorong reli emas.

Emas juga mendapat dukungan dari pelemahan dolar dan kekhawatiran bahwa inflasi tinggi akan memukul pertumbuhan ekonomi global.

“Mengingat bagaimana pembicaraan stagflasi terus menguras sentimen global, ini dapat mendukung emas,” kata analis FXTM Lukman Otunuga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong Transaksi Digital, OVO Terus Perluas Layanan Keuangan

Mendorong transaksi digital di Indonesia, OVO terus mengembangkan bisnis dari sekedar perusahaan fintech payment, dengan masuk ke financial services.

EKONOMI | 30 November 2021

LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

Lembaga National Single Window (LNSW) berkomitmen mendukung Indonesia sebagai pusat produsen ekspor halal terkemuka di dunia.

EKONOMI | 30 November 2021

Link Net Dukung Percepatan Digitalisasi di Jawa Barat

PT Link Net Tbk memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis lewat program CSR #BerbagiTanpaBatas kepada Pemkot Bandung.

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Melemah, Asing Buru BANK dan Lepas BMRI

Saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) paling diburu asing saat IHSG ditutup turun 74,35 poin.

EKONOMI | 30 November 2021

BRI Insurance Raih 3 Penghargaan Bergengsi

Tiga penghargaan diraih BRI Insurance di "Top 20 Financial Institution Awards 2021" yang digelar di Jakarta, Senin, (29/11/2021).

EKONOMI | 30 November 2021

Ini 5 Potensi Maladministratif Pupuk Bersubsidi

Lembaga Ombudsman di Indonesia temukan 5 potensi maladministrasi pupuk bersubsidi.

EKONOMI | 30 November 2021

Saat IHSG Tergerus 1,13%, TMAS Saham Paling Cuan

Saham PT Temas Tbk (TMAS) tercatat paling cuan saat IHSG ditutup turun 74,35 poin.

EKONOMI | 30 November 2021

BNI Kucurkan Kredit Investasi Rp 1 Triliun ke Garudafood

Fasilitas pembiayaan ini menunjukkan komitmen BNI untuk meningkatkan pembiayaan pada sektor manufaktur seperti pada industri makanan dan minuman.

EKONOMI | 30 November 2021

Proses Negosiasi MRT Jakarta CP202 Masih Alot

PT MRT Jakarta belum menemui titik kesepakatan harga dengan pihak kontraktor dari Jepang, terkait proses pelaksanaan pembangunan MRT Jakarta Fase II.

EKONOMI | 30 November 2021

Siap Rights Issue Rp 890 M, MPPA Raih Pernyataan Efektif OJK

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melakukan penawaran umum terbatas (PUT VI) atau rights issue Rp 890 miliar.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 30/11

Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 30/11

BERITA GRAFIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings