Logo BeritaSatu

Jokowi Minta Menteri BUMN Carikan Partner untuk Pelindo

Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:19 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dengan telah diresmikannya merger atau penggabungan PT Pelindo I-IV menjadi PT Pelindo (Persero) maka diharapkan holding BUMN kepelabuhan ini bisa masuk ke rantai pasok global. Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri BUMN Erick Thohir mencarikan partner atau pasangan bisnis bagi Pelindo.

"Saya juga minta saat ini dipartnerkan," kata Jokowi saat meresmikan penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021).

Kementerian BUMN sebagai pemegang saham PT Pelindo ini diminta Jokowi untuk mencarikan rekanan bisnis yang memiliki jaringan yang luas atau networking bertaraf internasional. Sehingga bisnis Pelindo dapat terkoneksi dengan negara-negara lain di dunia dengan baik.

Dengan begitu, produk-produk atau barang-barang lokal di Tanah Air bisa menjelajah ke negara-negara di dunia dan masuk ke dalam supply chain global. "Artinya apa, produk-produk kita, barang kita bisa menjelajah ke mana-mana, masuk ke supply chain global. Goal-nya ke sana," ungkap Jokowi.

Kepala Negara mengharapkan, merger Pelindo dapat membuat biaya logistik di Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain. Biaya logistik memiliki daya saing atau competitiveness menjadi lebih baik.

"Apa yang ingin kita harapkan disini, yang pertama sekali lagi biaya logistik kita bisa bersaing dengan negara-negara lain. Artinya daya saing kita, competitiveness kita akan menjadi lebih baik," terang Jokowi.

Untuk itu, Jokowi memberikan apresiasi kepada Menteri BUMN beserta jajarannya yang telah merealisasikan merger 4 BUMN menjadi PT Pelindo ini. Karena dengan merger ini, maka PT Pelindo akan menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia untuk menyeimbangkan pasar di sektor kelautan.

"Ini adalah akan menjadi sebuah kekuatan besar, tadi sudah disampaikan bahwa akan masuk ke-8 besar dunia. Inilah yang kita harapkan," tegas Jokowi.

Merger ini, dikatakan Jokowi diharapkan dapat menjadi role model bagi BUMN lain yang masih kecil-kecil dapat dijadikan satu sehingga kekuatannya menjadi besar.

"Nanti perusahaan-perusahaan lain juga diharapkan seperti ini. Jangan sampai kecil-kecil bertebaran sehingga kekuatan jadi minim, baik dari sisi kekuatan keuangan atau modal. Kalau bergabung seperti ini kekuatannya akan menjadi gede," papar Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Thohir Incar Investasi dari Adani Group

Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan terjalinnya kerja sama antara BUMN dan perusahaan asal India, Adani Group.

EKONOMI | 27 September 2022

Tekan Inflasi Pangan, Petani Milenial Subang Tanam Cabai

Petani milenial menanam ribuan bibit cabai keriting di lahan 5000 meter persegi di wilayah Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

EKONOMI | 27 September 2022

Aplikator Baja Ringan Ikut Uji Kompetensi Tenaga Konstruksi

Serfifikasi tenaga konstruksi juga sejalan dengan rencana pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.

EKONOMI | 27 September 2022

BBM Lebih Boros Sejak Pertalite Naik? Ini Cara Memastikannya

Baru-baru ini, beberapa pengendara mengeluhkan Pertalite terasa semakin boros dan lebih cepat menguap dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga.

EKONOMI | 27 September 2022

Rachmat Gobel Dorong Indonesia Bisa Swasembada Aspal

Buton, salah satu pulau di provinsi tersebut, memiliki cadangan aspal besar di dunia. Potensinya sekitar 663 juta ton.

EKONOMI | 27 September 2022

Delameta Bilano Buktikan Teknologi Nasional Mampu Bersaing di Kancah Dunia

Delameta Bilano selaku produsen IoT dalam negeri telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh Kemenperin.

EKONOMI | 27 September 2022

PT Rintis Koneksikan 10 Bank Jadi Peserta BI-Fast Batch IV

Sebanyak 10 bank menjadi peserta BI-Fast batch IV melalui multi-tenancy infrastruktur sharing PT Rintis Sejahtera (Rintis), pemilik jaringan ATM Prima.

EKONOMI | 27 September 2022

Tok! Right Issue Waskita Karya Rp 980 Miliar Disetujui

Pada 2022 Waskita Karya akan mendapatkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

Sektor Basic dan Teknologi Picu IHSG Turun 34 Poin di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 153,7 miliar saham senilai Rp 7,1 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

AFPI Laporkan Pinjol Ilegal Replikasi Fintech ke Bareskrim

AFPI melaporkan dugaan tindak pidana replikasi 28 platform fintech peer to peer (p2p) lending berizin kepada Bareskrim, Polri

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan <em>Bikin </em>Malu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

NEWS | 43 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings