Cegah Stunting dengan Konsumsi Ikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cegah Stunting dengan Konsumsi Ikan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:05 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menargetkan prevalensi (jumlah keseluruhan) stunting turun 14 persen pada tahun 2024. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2014 berada pada angka 37 persen dan berhasil ditekan hingga mencapai angka 27,6% pada tahun 2019.

Demikian dikatakan Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika di Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Putu menjelaskan, pemerintah berupaya menanggulangi permasalahan stunting melalui program suplementasi, upaya perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar mengkonsumsi sumber makanan yang beragam dan kaya akan kandungan gizi termasuk zat gizi mikro serta sehat dan aman, serta fortifikasi pangan.

“Solusi yang paling dekat adalah mengupayakan konsumsi ikan karena Indonesia mempunyai potensi perikanan yang sedemikian besar,” terang Putu.

Konsumsi ikan nasional terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk Indonesia. Konsumsi ikan nasional naik dari 47,34 kg/kapita/tahun pada tahun 2017 menjadi 54,50 kg/kapita/tahun pada tahun 2019 dan pada tahun 2021 konsumsi ikan nasional ditargetkan sebesar 60 kg/kapita/tahun.

“Konsumsi ikan di negara kita perlu terus ditingkatkan. Selain karena kandungan zat gizi mikronya yang bermanfaat bagi masyarakat yang mengkonsumsinya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi produksi ikan yang sangat banyak,” ungkap Putu.

Putu menambahkan, industri pangan olahan masih memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. “Dari data konsumsi pangan olahan, baru 30% sumber daya yang kita olah. Masih ada potensi 70% yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja baru,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Kemenperin mendorong pengembangan industri pengolahan ikan agar lebih poduktif dan inovatif. “Jika kita mampu merevitalisasi dan mengembangkan industri makanan dan minuman, termasuk industri pengolahan pangan, akan membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan gizi masyarakat,” paparnya.

Menurut Putu, unit usaha sektor industri makanan minuman didominasi oleh skala usaha kecil dan mikro. “Sebanyak 99,54% dari total unit usaha sektor industri mamin merukan skala usaha kecil dan mikro, sisanya merupakan skala menengah-besar,” ungkap Putu.

Webinar yang juga dihadiri oleh Aulia Aprilia, seorang pakar ahli gizi, menjelaskan, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang terjadi terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya.

“Rendahnya asupan zat gizi mikro terutama pada ibu hamil dan anak balita diketahui dapat mempengaruhi pertumbuhan janin, perkembangan kognitif pada anak dan daya tahan terhadap infeksi, yang akan mengancam kualitas SDM Indonesia ke depan,” jelas Aulia.

Selain itu, menurut Aulia, anak yang lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting mempunyai potensi tiga kali lebih besar untuk menderita penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya, serta mempunyai harapan hidup yang lebih pendek.

“Kandungan gizi pada ikan lokal jauh lebih banyak daripada ikan impor. Misalnya pada ikan kembung terdapat kandungan omega 3 sebanyak 2,6 gram dan selenium yang dapat membantu mencegah komplikasi pada ibu hamil serta menurunkan risiko BBBLR dan stunting,” paparnya.

Head of Legal and Corporate Affairs Indonesia and PNG PT Heinz ABC Indonesia, Lusia Mira Buanawati, menjelaskan, produk ikan mengandung protein, vitamin, mineral, dan asam lemak tak jenuh (omega 3, omega 6, dan omega 9), sehingga dapat mengatasi masalah kekurangan zat gizi mikro pada masyarakat.

“Ikan juga dapat meningkatkan kecerdasan otak (IQ) karena banyak mengandung omega 3. Produk ikan kaleng seperti sarden juga menjadi salah satu opsi meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat,” tutur Lusia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank NTT Maksimalkan Peran Agen Pembangunan Pasca Pandemi

Bank NTT sejak Juni 2021 dinyatakan berstatus sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 28 November 2021

Asosiasi Apresiasi Permendag Nomor 23 Tahun 2021 Dijalankan

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan mengungkapkan, Permendag nomor 23 tahun 2021 sudah aman untuk dijalankan dan tidak ada revisi pada pasal 11.

EKONOMI | 28 November 2021

Pemerintah Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

Pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi yang memiliki komoditas unggulan.

EKONOMI | 28 November 2021

Kinerja Industri Pengolahan Kakao Kian Manis

Kemenperin berupaya meningkatkan daya saing industri pengolahan kakao di kancah global dan menjadi sektor yang berkelanjutan.

EKONOMI | 28 November 2021

Arrayan Group Merambah Pasar Properti Komersial

Sukses bangun ribuan rumah MBR, Arrayan Group merambah pasar properti komersial dengan mengembangkan proyek rumah toko (Ruko) Grand Cikarang City 2.

EKONOMI | 28 November 2021

Terapkan Prokes Ketat, PHRI Harap Tidak Ada Larangan Liburan

- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Jawa Barat, berharap tidak ada larangan bagi tamu yang akan menghabiskan libur panjang Nataru.

EKONOMI | 28 November 2021

Anak Usaha GEMS Bayar di Muka Pinjaman ke GenBV

Anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), PT DSI, menandatangani perjanjian pembayaran di muka atas fasilitas pinjaman kepada GMR Energy BV (GENBV).

EKONOMI | 28 November 2021

Stafsus Menteri: BUMN Jangan Hindari Media

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan transparansi informasi dibutuhkan oleh kementerian dan BUMN.

EKONOMI | 28 November 2021

Kementerian PUPR Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, jalan akses perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis.

EKONOMI | 28 November 2021

Ekspansi Bisnis, OHM Buka Hotel Baru di Solo dan Palembang

Sebagai operator hotel, Omega Hotel Management (OHM) telah membuka 2 hotel baru di kota Solo dan Palembang dalam dua bulan terakhir.

EKONOMI | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
MU Curi Satu Angka di Kandang Chelsea

MU Curi Satu Angka di Kandang Chelsea

BOLA | 29 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings