Logo BeritaSatu

Pelaku UMKM Bisa Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:03 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini memiliki kesempatan menjadi peserta lelang pengadaan barang dan jasa (PBJ) dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop dan UKM) Henra Saragih menyampaikan, sekurang-kurangnya 40 persen anggaran PBJ yang digelar pemerintah harus dialokasikan kepada pelaku UMKM.

"Pengadaan barang jasa 40 persen harus pakai UMKM," kata Henra dalam acara bertajuk "Muda Bergerak: Kemudahan Berusaha melalui UU Cipta Kerja" di Rumah BUMN Yogyakarta, Kamis (14/10/2021) sebagaimana dalam siaran persnya.

Adapun acara tersebut digelar oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Staf Khusus Presiden Putri Tanjung, Kemkop dan UKM, dan BRI untuk mensosialisasikan berbagai kemudahan bagi pelaku UMKM yang diberikan pemerintah melalui UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Setya Budi Arijanta mengatakan, untuk mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa, pelaku UMKM harus memiliki legalitas usaha atau berizin.

Oleh karena itu, melalui UU Cipta Kerja juga, pemerintah mempermudah proses perizinan usaha. "Pengadaan pemerintah tidak harus dari badan usaha apalagi badan hukum, boleh perorangan tapi tetap harus berizin, kalau perorangan harus punya NIB (nomor induk berusaha) saja," kata Setya dalam acara yang sama.

Setya kemudian menjelaskan skema yang bisa ikuti pelaku UMKM dalam lelang PBJ. Pertama, pelaku UMKM bisa mengikuti tender melalui program Bela Belanja Langsung Pengadaan.

Pelaku UMKM yang bergabung di 12 marketplace yang telah bekerja sama dengan LKPP bisa mengikuti lelang PBJ.

"Keterlibatan UKM bisa lewat program Bela Pengadaan, transaksi lewat marketplace yang terintegrasi dengan LKPP, sementara ini ada 12 marketplace. Ini untuk transaksi sampai Rp 200 juta," tutur Setya.

Selain itu, pelaku UMKM bisa mengikuti lelang PJB dengan mendaftar online di kanal Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP).

LKPP juga sedang mendorong kementerian-kementerian dan pemerintah daerah untuk menginput produk barang dan jasa pelaku UMKM binaannya ke katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Kalau produk UMKM sudah bisa masuk katalog LKPP, nanti dibeli melalui katalog tanpa batasan nilai. LKPP akan memberikan karpet merah kepada UMKM," ujar Setya.

Pelaku UMKM di Marketplace

Mengingat pelaku UMKM bisa mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa melalui marketplace, founder sekaligus CEO Titipku Henri Suhardja memberikan sejumlah tips agar pelaku UMKM sukses bersaing di dunia digital.

Henri menjelaskan, pelaku UMKM harus punya mindset go digital. Pengusaha yang memiliki bisnis puluhan tahun secara offline belum tentu produknya laku dijual di marketplace.

Kedua, pelaku UMKM perlu memiliki pemahaman bahwa berbisnis di dunia digital juga tidak bisa instan, tetapi memerlukan proses.

"Go online tidak berarti kita sudah go digital. Bisnis go digital tidak serta merta buka toko di marketplace sekali, itu sudah masuk, tidak seperti itu. Kita harus bikin tokonya bagus, menarik, sehingga orang perlahan tahu bisnis yang kita bangun," ucap Henri.

Henri menyarankan pelaku UMKM memiliki situs web sendiri, selain membuka toko di marketplace dan memiliki media sosial.

Selain itu, untuk bisa bersaing, pelaku UMKM harus mempunyai segmen konsumen yang jelas dan nilai (value) produk.

"Kita harus menyasar target pembeli yang spesifik. Kemudian, setiap segmen itu punya value berbeda, misalkan pembeli memiliki kebanggaan dengan memakai produk kita," kata Henri.

Terakhir, pelaku UMKM juga harus punya perhitungan budget agar bisnis bisa berkembang dan menguntungkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keren, Penjualan Rumah Tidak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM tidak berpengaruh banyak terhadap sektor properti. Buktinya, 300 unit rumah di Kartika Residence, ludes terjual dalam kurun waktu sehari.

EKONOMI | 26 September 2022

Transaksi Aset Kripto Agustus Kecil Banget, Cuma Rp 16,9 T

Jumlah transaksi aset kripto bulan Agustus 2022 hanya mencapai Rp 16,9 triliun, atau ambles hingga 80% dibandingkan Agustus 2021.

EKONOMI | 26 September 2022

IHSG Sesi I Babak Belur, Sektor Energi Anjlok Hampir 4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,22% ke kisaran 7.090,99 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (26/9/2022).

EKONOMI | 26 September 2022

Praktis, Ini Cara Temukan Peluang Trading dengan Mudah

Sinyal trading yang andal dapat mengurangi risiko karena diperbarui secara real time berdasarkan fluktuasi market.

EKONOMI | 26 September 2022

Viral Beda Warna Pertalite Lama dan Baru, Ini Kata Pertamina

Corsec Pertamina Patra Niaga mengatakan warna asli Pertalite adalah bening. Pewarna yang diberikan untuk pembeda, tidak ada kaitannya dengan boros.

EKONOMI | 26 September 2022

Dukung Ekonomi Digital, BUMN Perkuat Sinergi dengan Startup

Kementerian BUMN menggelar BUMN Startup Day dalam rangka memperkuat sinergi antara BUMN dan startup.

EKONOMI | 26 September 2022

Modal Ventura di Bawah BUMN Sudah Investasi di 336 Startup

Erick Thohir mengungkapkan, lima venture capital di bawah BUMN berada di bawah Bank Mandiri, BNI, BRI, Telkom, dan Telkomsel.

EKONOMI | 26 September 2022

Ancaman Resesi Semakin Kuat, Investor Kripto Tersiksa

Pergerakan pasar aset kripto belum kembali pulih sepenuhnya. Sentimen makroekonomi lagi-lagi menjadi batu sandungan utama.

EKONOMI | 26 September 2022

Kemenkeu Buka Pemesanan ORI022, Kupon 5,95%

Pemerintah menerbitkan instrumen Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022 dengan kupon 5,95% per tahun.

EKONOMI | 26 September 2022

Jokowi Sebut 90% Startup di Indonesia Gagal

Jokowi menyatakan, sebanyak 80% sampai 90% usaha rintisan bidang teknologi atau startup gagal di Indonesia saat merintis usaha

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Prabowo Ingatkan Cak Imin Soal Kesepakatan jika Ingin Jadi Cawapres Puan

Prabowo Ingatkan Cak Imin Soal Kesepakatan jika Ingin Jadi Cawapres Puan

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings