Pelaku UMKM Bisa Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelaku UMKM Bisa Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:03 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini memiliki kesempatan menjadi peserta lelang pengadaan barang dan jasa (PBJ) dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop dan UKM) Henra Saragih menyampaikan, sekurang-kurangnya 40 persen anggaran PBJ yang digelar pemerintah harus dialokasikan kepada pelaku UMKM.

"Pengadaan barang jasa 40 persen harus pakai UMKM," kata Henra dalam acara bertajuk "Muda Bergerak: Kemudahan Berusaha melalui UU Cipta Kerja" di Rumah BUMN Yogyakarta, Kamis (14/10/2021) sebagaimana dalam siaran persnya.

Adapun acara tersebut digelar oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Staf Khusus Presiden Putri Tanjung, Kemkop dan UKM, dan BRI untuk mensosialisasikan berbagai kemudahan bagi pelaku UMKM yang diberikan pemerintah melalui UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Setya Budi Arijanta mengatakan, untuk mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa, pelaku UMKM harus memiliki legalitas usaha atau berizin.

Oleh karena itu, melalui UU Cipta Kerja juga, pemerintah mempermudah proses perizinan usaha. "Pengadaan pemerintah tidak harus dari badan usaha apalagi badan hukum, boleh perorangan tapi tetap harus berizin, kalau perorangan harus punya NIB (nomor induk berusaha) saja," kata Setya dalam acara yang sama.

Setya kemudian menjelaskan skema yang bisa ikuti pelaku UMKM dalam lelang PBJ. Pertama, pelaku UMKM bisa mengikuti tender melalui program Bela Belanja Langsung Pengadaan.

Pelaku UMKM yang bergabung di 12 marketplace yang telah bekerja sama dengan LKPP bisa mengikuti lelang PBJ.

"Keterlibatan UKM bisa lewat program Bela Pengadaan, transaksi lewat marketplace yang terintegrasi dengan LKPP, sementara ini ada 12 marketplace. Ini untuk transaksi sampai Rp 200 juta," tutur Setya.

Selain itu, pelaku UMKM bisa mengikuti lelang PJB dengan mendaftar online di kanal Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP).

LKPP juga sedang mendorong kementerian-kementerian dan pemerintah daerah untuk menginput produk barang dan jasa pelaku UMKM binaannya ke katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Kalau produk UMKM sudah bisa masuk katalog LKPP, nanti dibeli melalui katalog tanpa batasan nilai. LKPP akan memberikan karpet merah kepada UMKM," ujar Setya.

Pelaku UMKM di Marketplace

Mengingat pelaku UMKM bisa mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa melalui marketplace, founder sekaligus CEO Titipku Henri Suhardja memberikan sejumlah tips agar pelaku UMKM sukses bersaing di dunia digital.

Henri menjelaskan, pelaku UMKM harus punya mindset go digital. Pengusaha yang memiliki bisnis puluhan tahun secara offline belum tentu produknya laku dijual di marketplace.

Kedua, pelaku UMKM perlu memiliki pemahaman bahwa berbisnis di dunia digital juga tidak bisa instan, tetapi memerlukan proses.

"Go online tidak berarti kita sudah go digital. Bisnis go digital tidak serta merta buka toko di marketplace sekali, itu sudah masuk, tidak seperti itu. Kita harus bikin tokonya bagus, menarik, sehingga orang perlahan tahu bisnis yang kita bangun," ucap Henri.

Henri menyarankan pelaku UMKM memiliki situs web sendiri, selain membuka toko di marketplace dan memiliki media sosial.

Selain itu, untuk bisa bersaing, pelaku UMKM harus mempunyai segmen konsumen yang jelas dan nilai (value) produk.

"Kita harus menyasar target pembeli yang spesifik. Kemudian, setiap segmen itu punya value berbeda, misalkan pembeli memiliki kebanggaan dengan memakai produk kita," kata Henri.

Terakhir, pelaku UMKM juga harus punya perhitungan budget agar bisnis bisa berkembang dan menguntungkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Ingin Buat Sentra Kuliner Indonesia di Luar Negeri

Erick Thohir memiliki cita-cita membuat sentra (hub) untuk memperkenalkan kuliner Indonesia di luar negeri.

EKONOMI | 29 November 2021

Bank NTT Maksimalkan Peran Agen Pembangunan Pasca Pandemi

Bank NTT sejak Juni 2021 dinyatakan berstatus sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 28 November 2021

Asosiasi Apresiasi Permendag Nomor 23 Tahun 2021 Dijalankan

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan mengungkapkan, Permendag nomor 23 tahun 2021 sudah aman untuk dijalankan dan tidak ada revisi pada pasal 11.

EKONOMI | 28 November 2021

Pemerintah Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

Pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi yang memiliki komoditas unggulan.

EKONOMI | 28 November 2021

Kinerja Industri Pengolahan Kakao Kian Manis

Kemenperin berupaya meningkatkan daya saing industri pengolahan kakao di kancah global dan menjadi sektor yang berkelanjutan.

EKONOMI | 28 November 2021

Arrayan Group Merambah Pasar Properti Komersial

Sukses bangun ribuan rumah MBR, Arrayan Group merambah pasar properti komersial dengan mengembangkan proyek rumah toko (Ruko) Grand Cikarang City 2.

EKONOMI | 28 November 2021

Terapkan Prokes Ketat, PHRI Harap Tidak Ada Larangan Liburan

- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Jawa Barat, berharap tidak ada larangan bagi tamu yang akan menghabiskan libur panjang Nataru.

EKONOMI | 28 November 2021

Anak Usaha GEMS Bayar di Muka Pinjaman ke GenBV

Anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), PT DSI, menandatangani perjanjian pembayaran di muka atas fasilitas pinjaman kepada GMR Energy BV (GENBV).

EKONOMI | 28 November 2021

Stafsus Menteri: BUMN Jangan Hindari Media

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan transparansi informasi dibutuhkan oleh kementerian dan BUMN.

EKONOMI | 28 November 2021

Kementerian PUPR Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, jalan akses perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis.

EKONOMI | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 26 Wilayah Indonesia

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 26 Wilayah Indonesia

NASIONAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings