PLN: Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi, Konsumsi Listrik Naik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PLN: Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi, Konsumsi Listrik Naik

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:32 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik mencapai 187,78 terawatt jam (TWh) atau naik 4,42% pada Januari-September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 181,63 TWh.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan indikasi pemulihan ekonomi terlihat dengan pertumbuhan konsumsi listrik di sektor industri yang mencapai 10,63% atau sebesar 58,04 TWh dan memiliki pangsa sebesar 30,91% dari total konsumsi listrik.

"Hal ini menjadikan sektor industri sebagai urutan kedua tertinggi setelah sektor rumah tangga yang memiliki pangsa sebesar 46% dengan konsumsi listrik sebesar 85,43 TWh," ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Berdasarkan data PLN, pertumbuhan konsumsi listrik sektor industri yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri tekstil sebesar 15%, diikuti besi dan baja sebesar 10%, semen dan kimia sebesar 8,0%, makanan dan minuman serta plastik sebesar 7,0%.

Selanjutnya sektor otomotif tumbuh sebesar 6%, kertas sebesar 5,0%, pengolahan sebesar 4,0%, perkebunan, perkayuan dan pertambangan sebesar 3,0%, logam dan sepatu sebesar 2,0%.

"Untuk sektor bisnis hingga triwulan III ini memang belum terlalu tumbuh signifikan, yaitu sebesar 1,57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sektor bisnis yang mengalami pertumbuhan adalah kondominium dan hotel bintang tiga," ujar Bob.

Lebih lanjut dia berharap konsumsi listrik dari pedagang eceran dan kantor usaha yang sebelumnya mengalami pertumbuhan negatif dapat segera pulih, seiring menurunnya paparan Covid-19.

Peningkatan konsumsi listrik juga terlihat dari meningkatnya beban puncak kelistrikan. Pada triwulan III 2021 beban puncak kelistrikan sistem Jawa-Bali berada di atas 27.000 megawatt dibandingkan periode sebelumnya di angka 26.000 megawatt.

Sementara beban puncak di Sumatera berada di atas 6.200 megawatt, Kalimantan di atas 1.200 megawatt, Sulawesi Utara dan Gorontalo di atas 400 megawatt, dan Sulawesi Bagian Selatan di atas 1.400 megawatt.

PLN akan berfokus pada strategi creating demand yang ditempuh melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi untuk meningkatkan penjualan listrik.

Strategi intensifikasi dilakukan PLN melalui berbagai bundling dan promosi untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, misalnya promosi Super Dahsyat pada yang digulirkan memperingati Hari Listrik Nasional ke-76.

Program promosi ini memberikan harga spesial Rp202.100 untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah satu phase daya 450 VA dan 4.400 VA di semua golongan tarif dengan pilihan daya akhir maksimal 5.500 VA.

Strategi intensifikasi juga dilakukan melalui penerapan gaya hidup dengan menggunakan peralatan berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari atau electrifying lifestyle, seperti mendorong ekosistem dan penggunaan satu juta kompor induksi serta kendaraan listrik berbasis baterai.

Di samping itu, strategi ekstensifikasi ditempuh PLN melalui program win back yaitu mengakuisisi captive power atau mengganti kelistrikan perusahaan-perusahaan yang masih menggunakan pembangkit sendiri dengan suplai listrik dari PLN agar perusahaan dapat berfokus pada bisnis inti mereka.

Cara lainnya adalah dengan melihat ceruk pasar yang masih potensial dengan program electrifying agriculture dan electrifying marine untuk sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta kelautan.

"Kedua strategi pemanfaatan listrik tersebut tentu saja akan memberikan manfaat bagi pelanggan dan pelaku usaha yaitu meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya operasional," ujar Bob.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Blibli Catat GMV Kategori Otomotif Tumbuh 3,8 Kali Lipat

Blibli mencatatkan Gross Merchandise Value (GMV) kategori otomotif mengalami peningkatan 3,8 kali lipat pada program Histeria 11.11 dibanding rata-rata harian.

EKONOMI | 30 November 2021

Ini Daftar UMP yang Sudah Ditetapkan 33 Provinsi

Upah minimum provinsi (UMP) 2022 untuk 33 provinsi telah ditetapkan. DKI Jakarta memiliki UMP tertinggi, Jateng terendah.

EKONOMI | 30 November 2021

Kurs Rupiah Pagi Ini Terapresiasi ke Rp 14.300

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (30/11/2021), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.300.

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Dibuka Menguat, Pasar Cermati Varian Omicron

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,26% ke 6.625,4 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (30/11/2021).

EKONOMI | 30 November 2021

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi MNC Sekuritas

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini berpotensi upside.

EKONOMI | 30 November 2021

Bursa Asia Menguat, Investor Tunggu Data PMI Tiongkok

Bursa Asia Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Selasa (30/11/2021) menjelang rilis data ekonomi Tiongkok November.

EKONOMI | 30 November 2021

Fokus Pasar: Inflasi Tahun Depan Diproyeksikan Lebih Tinggi

Tingkat inflasi pada tahun depan diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Kenaikan tersebut seiring dengan pemulihan ekonomi domestik.

EKONOMI | 30 November 2021

Kekhawatiran Omicron Mereda, Bursa Eropa Menguat

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin (29/11/2021), setelah kekhawatiran Covid varian omicron mereda.

EKONOMI | 30 November 2021

Milad ke-9, Askrindo Syariah Gelar Tasyakuran

PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) menggelar tasyakuran Milad ke 9 pada Senin (29/11/2021).

EKONOMI | 30 November 2021

The Federal Reserve Waspadai Dampak Omicron

Ketua the Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan Covid-19 varian omicron dan kenaikan kasus baru-baru ini merupakan ancaman terhadap pemulihan ekonomi AS.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Buruh Diminta Tidak Demo Berlebihan Soal UMP DKI 2022

Buruh Diminta Tidak Demo Berlebihan Soal UMP DKI 2022

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings