Lonjakan Harga Batu Bara Beratkan Industri Dalam Negeri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lonjakan Harga Batu Bara Beratkan Industri Dalam Negeri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Harga batu bara yang melonjak mulai memberatkan beberapa industri Tanah Air. Jika tidak ditangani dengan benar, batu bara akan membuat efek berkesinambungan mulai industri kolaps sampai bermunculan pengangguran. Pemerintah harus segera melakukan intervensi guna menyelamatkan sejumlah industri di Indonesia yang mengonsumsi batu bara dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini seiring dengan harga batu bara yang meroket hingga mencapai di atas US$ 200 per metrik ton. Kegiatan operasional sejumlah industri bahkan tidak maksimal karena tingginya harga batu bara di antaranya sektor semen, tekstil, kertas, pupuk, hingga industri pengolahan dan pemurnian serta industri kimia lainnya.

“Pemerintah harus menetapkan selling price, harga maksimum batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO). Persyaratannya juga harus dicantumkan. Misalnya harus bayar tunai atau kredit dengan tenor berapa lama,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja dalam keterangan tertulisnya Rabu (20/10/2021).

Sebagai informasi, harga batu bara saat ini masih berada di atas US$ 200 per metric ton. Harga yang begitu tinggi dikhawatirkan akan membuat pengusaha batu bara nasional jor-joran ekspor ketimbang memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dari data yang ada, tercatat pada Rabu (06/10/2021), harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat mencapai US$ 236 per ton, anjlok 15,71% dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai US$ 280 per ton. Meski anjlok, tetap saja harganya masih membubung di atas US$ 200 per ton, tertinggi bahkan setidaknya sejak 2008 lalu.

Melihat tingginya harga batu bara seperti itu, Jemmy khawatir akan semakin banyak industri yang mengurangi kapasitas produksinya, bahkan ada tanda-tanda sejumlah industri akan menutup usahanya. “Kalau ini terjadi ujung-ujungnya karyawan akan dirumahkan lagi. Kami berharap hal tersebut tidak terjadi,” ujarnya.

Jemmy meminta kepada produsen batu bara agar memperhatikan kebutuhan batu bara dalam negeri. Pasalnya, jika dibandingkan ekspor, kebutuhan DMO batu bara terbilang kecil, hanya 25%. Jika kebutuhan tersebut terpenuhi, industri tekstil dan industri lainnya bisa beroperasi secara full atau maksimal. “Intervensi pemerintah dengan selling price-nya, akan membuat pelaku industri mempunyai panduan atau patokan harga untuk DMO batu bara sehingga mereka bisa berhitung untuk keperluan ongkos produksinya,” tandas dia.

Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan sinyalemen bahwa kenaikan harga batu bara justru bisa menjadi bumerang bagi industri dalam negeri. Pasalnya, ongkos yang harus dikeluarkan industri untuk sumber energinya akan menjadi lebih besar dari biasanya. Namun di sisi lain tren kenaikan harga batu bara ini bisa menjadi berkah bagi Indonesia karena bisa meningkatkan penerimaan negara. "Yang menjadi tantangan bagaimana batu bara di dalam negeri tetap kompetitif. Artinya, jika harganya terlalu tinggi industri dalam negeri akan kesulitan memperoleh energi karena terlalu mahal,” ujarnya.

Karena itu, Airlangga menekankan perlu adanya keseimbangan antar sektor agar industri tidak dirugikan dari lonjakan harga batu bara ini. “Kita harus mendorong keseimbangan antar-sektor tersebut,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemkop dan UKM Dampingi Pelaku UKM Bermasalah Hukum

Kemkop dan UKM melakukan pendampingan atas kasus salah satu pelaku UKM yang menjadi tahanan Pengadilan Negeri Bandung.

EKONOMI | 9 Desember 2021

PUPR Targetkan Tanggul Sungai Kapuas Selesai Maret 2022

Kementerian PUPR menargetkan infrastruktur tanggap darurat banjir Sintang, berupa tanggul sepanjang 13,2 km di Sungai Kapuas dapat selesai pada Maret 2022.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Niko Ramaikan Persaingan Kompor Kaca

Niko Elektronik Indonesia meramaikan pasar kompor kaca dengan meluncurkan dua produk baru, Niko Reflection Black 3.0 dan Niko Reflection Black 2.0.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Jelang Nataru, Astra Infra Siap Operasikan Tol Kertajati

Astra Infra siap operasikan Jalan Tol Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

EKONOMI | 8 Desember 2021

Mobilitas Masyarakat Dorong Trafik Tol Astra Infra

Astra Infra mencatat perbaikan trafik tol kelolaan sepanjang 2021, yang dipicu peningkatan mobilitas masyarakat.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Pengamat Usulkan Mekanisme Auto Reject dalam Bursa Kripto

Bhima Yudhistira merekomendasikan mekanisme selayaknya perdagangan saham, terdapat auto reject atas dan bawah, dalam bursa kripto.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Pusat Pasar Kerja Solusi Masalah Ketenagakerjaan

Pusat Pasar Kerja harus mampu mengintegrasikan proses pelatihan.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Ekspansi Bisnis, BOLDe Buka Store di Yogyakarta

Pembukaan BOLDe Store Yogya ditujukan untuk menjangkau konsumen di area Yogyakarta dan sekitarnya.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Industri Asuransi Jiwa Tumbuh Positif di Kuartal III 2021

Hingga September 2021, industri asuransi jiwa membukukan pendapatan Rp 171,36 triliun, atau tumbuh sebesar 38,7% dibandingkan periode sama tahun lalu.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi

Salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional dilakukan dengan revitalisasi pasar rakyat.

EKONOMI | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Kemkop dan UKM Dampingi Pelaku UKM Bermasalah Hukum

Kemkop dan UKM Dampingi Pelaku UKM Bermasalah Hukum

EKONOMI | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings