Kunci Hadapi Perang Ekonomi Adalah Investasi, Bukan Utang atau Cetak Uang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kunci Hadapi Perang Ekonomi Adalah Investasi, Bukan Utang atau Cetak Uang

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:38 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Indonesia sedang menghadapi dua perang yaitu perang ekonomi dan kesehatan. Untuk menghadapi perang ekonomi, kuncinya adalah menarik investasi, bukan mencetak uang sebanyak mungkin maupun menarik utang.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menjelaskan, yang dapat menggerakkan roda ekonomi adalah uang. Caranya bisa dengan Bank Indonesia (BI) mencetak uang lebih banyak, pemerintah menarik utang, dan menggenjot investasi. Dari ketiga cara itu, yang diharapkan Kadin Indonesia adalah investasi. Alasannya, mencetak uang akan membuat perekonomian banjir dengan uang sehingga berdampak negatif. "Bicara utang, jangan terlalu banyak utang. Bisa jadi masalah. Jadi investasi baik dalam maupun luar negeri. Itu menjadi kunci," kata dia saat melantik kepengurusan Kadin di East Java Ballroom, Hotel The Westin, Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Arsjad mengatakan, Kadin bersama-sama dengan pemerintah ingin menbawa investasi masuk baik dari dalam negeri maupun luar negeri. "Bagaimana kerja sama Kadin dengan Kementerian Investasi, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan seluruh kementerian, kita harus bersatu," ucap Arsjad.

Dia mengatakan, perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) sebenarnya menguntungkan Indonesia. Hal ini terlihat dari kinerja ekspor tekstil dan furnitur mebel. "Ini adalah dampak perang dagang AS dan Tiongkok dan menguntungkan Indonesia," ujar Arsjad.

Hanya saja saat ini ekspor memiliki satu masalah penting yaitu biaya logistik yang mahal. Masalah itu juga merupakan persoalan dunia. Jika bicara Indonesia corporate, semua pihak harus memikirkan bagaimana biaya logistik di Indonesia bisa turun dan ekspor meningkat. "Di situlah kita bisa berkerja sama walaupun kita berkompetisi sebagai pengusaha. Mana hal-hal yang bisa kita satukan untuk bisa perang dengan negara lain. Karena setiap negara menginginkan hal tersebut," kata Arsjad.

Dia mengatakan saat ini dunia usaha dilanda rasa optimistis terhadap ekonomi. Berdasarkan laporan pemerintah dalam 6 bulan terakhir, ekonomi tumbuh 7% (year on year/yoy). Ekspor juga sedang dalam tren bagus dan keyakinan bahwa kuartal IV 2021 akan tumbuh 5%. "Optimisme bagus sekali karena kita harus optimistis bahwa kita bisa. Tahun depan pun kalau lihat dari pernyataan pemerintah bahwa tumbuh 5%, harapannya malah lebih tinggi lagi. Jadi optimisme harus tetap ada, tetapi kita ini harus tetap memastikan bahwa sekarang ini kita perang ekonomi," ucap Arsjad.

Sementara untuk perang kesehatan, dia mengatakan, selama 4 bulan sejak munas, Kadin bersama-sama pemerintah bergotong-royong melawan pandemi. Saat ini Indonesia belum menang karena masuknya varian delta telah menghantam ekonomi. "Dampak pandemi ini sangat berat. Jadi pastikan kita harus menang dan waspada. Walaupun pada saat ini kelihatannya sudah ok. Tapi kita enggak pernah tahu karena musuhnya tidak terlihat. Kalau enggak ekonomi tidak akan berjalan," pungkas Arsjad.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

Mandiri Sekuritas melihat 3 jenis konten yang paling diminati investor ritel, yaitu informasi produk dan emiten, riset pasar, dan edukasi pasar modal.

EKONOMI | 30 November 2021

Perkuat Silaturahmi, Komunitas ME2000C Serentak Gelar Kopdar

Bagi sebuah komunitas, ajang kopdar jadi momen yang penting untuk meningkatkan kekompakan dan saling bertukar informasi atau pengalaman di antaranggota.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenperin Siapkan Infrastruktur Pendukung Industri Halal

Kawasan industri halal perlu terintegrasi dengan sistem logistik halal, sertifikasi halal, pembiayaan syariah, serta edukasi dan promosi halal.

EKONOMI | 30 November 2021

Litedex Protocol Terapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Mitigasi risiko yang dilakukan Litedex Protocol bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi para investor, sekaligus menjadi pembeda dengan platform lokal lain.

EKONOMI | 30 November 2021

SatuKeluarga Mulai Menembus Pasar Online

SatuKeluarga saat ini sudah memiliki Moulding utama yang bertempat di Tiongkok untuk memproduksi produk-produk yang diperdagangkan.

EKONOMI | 30 November 2021

AKLI Siap Beradaptasi dengan Regulasi Usaha Kelistrikan

AKLI siap menghadapi perkembangan regulasi usaha ketenagalistrikan.

EKONOMI | 30 November 2021

Tumbuh 44%, Laba Indofood Tembus Rp 5,41 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba tumbuh 44%.

EKONOMI | 30 November 2021

18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Danone-Aqua mendapatkan Sertifikasi Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau 2021 melalui 18 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenkeu Perjuangkan Kodifikasi Produk Halal Ekspor

Ditjen Bea dan Cukai menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Nasional Single Window untuk mendukung terbangunnya kompleks industri halal di Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Ma’ruf Amin Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Syariah

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Rapat dihadiri oleh 16 pimpinan kementerian/lembaga/instansi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
PPKM Level 1, Penumpang MRT Jakarta Naik 31,8%

PPKM Level 1, Penumpang MRT Jakarta Naik 31,8%

MEGAPOLITAN | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings