Terobosan Erick Thohir Gabungkan BUMN Pangan Dapat Dukungan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terobosan Erick Thohir Gabungkan BUMN Pangan Dapat Dukungan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:14 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Guna memperkuat ekosistem pangan nasional, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan penggabungan enam BUMN bidang pangan. Holding enam perusahaan juga bertujuan agar Indonesia segera keluar dari ketergantungan impor pangan.

Salah satu BUMN tersebut diantaranya adalah PT Pertani yang bergerak di bidang benih pertanian, PT Perikanan Indonesia, dan beberapa perusahaan logistik. Nantinya enam BUMN tersebut akan dilebur di bawah satu badan usaha yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Langkah merger salah satunya bertujuan memperkuat ekosistem pangan nasional. Melalui peleburan ini ditargetkan Indonesia sebagai negara agraris tidak lagi menggantungkan pangan pada impor.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah mengatakan mendukung terobosan transformasi pada sektor pertanian guna memperkuat ekosistem pangan nasional.

“Kalau secara ide sih menurut saya sangat baik dan itu yang saya kira perlu terobosan-terobosan dilakukan, salah satunya sebagai terbosan (Klaster BUMN Pangan) yang baik itu dalam rangka memperkuat produksi dan cadangan pangan,” kata Said, melalui keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Said menambahkan, dalam rangka memperkuat pangan, BUMN bisa masuk mulai dari komoditas pangan yang masih mengalami defisit atau kekurangan. “Mulai dari misalnya penyediaan input, kemudian distribusi sampai ke pasar, terutama kan kalau selama ini, pada beberapa jenis pangan tertentu kita masih defisit dan keberadaan BUMN ini harusnya bisa menjawab tantangan itu, soal defisit itu,” ujar Said.

Lanjut Said, BUMN tidak perlu masuk ke wilayah pangan yang sudah memiliki tingkat produksi yang baik agar tidak menjadi pesaing bagi petani, tetapi dapat membantu dalam hal distribusi dan harga pasar.

“BUMN nggak perlu masuk ke wilayah produksinya, bisa jadi dia main pada wilayah distribusi sama pasarnya, karena kalau komoditas yang sudah baik dikelola oleh petani, (BUMN) masuk di on farm-nya kan jadi pesaingnya petani. Fungsinya (BUMN Pangan) memperkuat produksi dalam negeri bukan menjadi saingannya produsen dalam negeri,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Said, keberadaan BUMN Pangan harus menjadi mitra petani, supaya petani menjadi lebih kuat dalam melakukan produksi dan bisa memberikan kesejahteraan pada mereka.

“Maka BUMN harus membangun relasi dengan petani, bagaimana keberadaan BUMN ini tidak hanya menumbuhkan produksi penguatan, tapi juga menjadi partner petani untuk mereka lebih kuat berproduksi dan mereka juga bisa sejahtera petaninya,” harapnya.

Selain itu, Said meminta agar BUMN Pangan nantinya dapat dikelola secara akuntabel, bisa dikontrol oleh publik dan memiliki manajemen yang baik.

“BUMN ini harus cukup akuntable, bisa dikontrol oleh publik. karena bagaimanapun dia menjalankan dana publik kan, dana rakyat, ini harus betul-betul dikelola oleh orang yang kuat, oleh management yang bagus, itu yang menurut saya menjadi penting.” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cegah Omicron Meluas, Kemenhub Perketat Pintu Masuk Udara.

Pengetatan pintu masuk ini berlaku bagi WNI dan WNA, serta personel atau kru pesawat udara asing (pilot, pramugari/pramugara, teknisi, dan engineering).

EKONOMI | 4 Desember 2021

Visa dan Pertamina Dukung Pembayaran Contactless

Di banyak negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, adopsi pembayaran contactless masih terbilang baru.

EKONOMI | 4 Desember 2021


Pengusaha Logistik Tolak Kenaikan Tarif Pas Pelabuhan Priok

DPW Alfi mendesak sebelum ditetapkan penyesuaian tarif pas Pelabuhan mesti disosialisasikan terlebih dahulu kepada pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Lippo Karawaci Jual Unit DIRE ke Investor Jepang Rp 708 M

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui anak usaha Bridgewater International Ltd (BWI) menjual 874,91 juta unit kepemilikan DIRE.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Obligasi dan Sukuk di BEI Capai Rp 91,31 Triliun

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 91,31 triliun.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Sepekan, Kapitalisasi Bursa Menguap Rp 25 Triliun

IHSG selama periode 29 November sampai 3 Desember 2021 turun 23 poin (0,35%) menjadi 6.538 dari 6.561.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Harga Emas Menguat 1% karena Kenaikan Permintaan

Harga emas naik hampir 1% karena naiknya permintaan menyusul omicron dan penurunan imbal hasil obligasi AS.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Minyak Mixed, OPEC Siap Antisipasi jika Permintaan Turun

Harga minyak mentah bervariasi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa meningkatnya kasus virus corona dan varian baru omicron.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Wall Street Jatuh Dihantam Varian Omicron

Bursa AS Wall Street turun pada Jumat (3/12/2021), setelah laporan pekerjaan November mengecewakan dan varian omicron.

EKONOMI | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings