Jadi Pengendali Bank Bisnis, Kredivo Suntik Rp 439,69 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jadi Pengendali Bank Bisnis, Kredivo Suntik Rp 439,69 Miliar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatau.com - PT FinAccel Teknologi Indonesia, pengelola financial technology (fintech) peer to peer lending Kredivo mengucurkan dana Rp 439,69 miliar untuk menambah 484,24 juta saham atau 16% saham di PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI). Dengan demikian, Kredivo kini menjadi pemilik saham mayoritas di Bank Bisnis dengan porsi kepemilikan sebanyak 40% atau setara 1,21 miliar lembar saham. Kredivo melakukan pembelian di harga Rp 908 per saham pada 15 Oktober 2021 yang mana harga saham BBSI kala itu ditutup di Rp 6.050 per saham.

“Tujuan transaksi untuk investasi,” ucap Direktur Utama FinAccel Teknologi Indonesia Jules Dennis Rolf Lerchl dalam keterangan resmi, Kamis (21/10/2021).

Kredivo dengan jajaran dewan komisaris Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, mantan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian dan mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution serta mantan diplomat AS Karen Brooks, sejak 21 Mei 2021 merupakan pemegang saham baru di Bank Bisnis dengan memegang 24% saham. Kala itu, perseroan membeli 726,36 juta lembar saham di harga Rp 759 per saham. Dana yang digelontorkan Kredivo senilai Rp 551,31 miliar.

Adapun, bertambahnya kepemilikan Kredivo di bank ini sekaligus menggerus kepemilikan pemegang saham lainnya. Tercatat sebelumnya Sundjono Suriadi merupakan pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 25%. Saat ini kepemilikannya tersisa sebesar 20%. Lalu kepemilikan PT Sun Land Investama yang sebelumnya 19,74% saham di Bank Bisnis saat ini tersisa 13,20%. Terakhir PT Sun Antarnusa Investment yang sebelumnya mengempit 14,94% saham hanya tinggal 10,50%. Sedangkan kepemilikan publik di saham ini masih bertahan di posisi 16,30%.

Di lain pihak, Bank Bisnis berencana untuk melakukan penerbitan saham baru dengan skema memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue untuk yang kedua kalinya (Penawaran Umum Terbatas/PUT II). Rencananya PUT akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 434.782.609 saham atau setara 14,37% dari modal disetor perseroan. "Saham-saham yang akan dikeluarkan oleh perseroan adalah saham atas nama dengan nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham-saham perseroan yang telah dikeluarkan, yaitu Rp 100 per saham," tulis manajemen Bank Bisnis.

Aksi korporasi ini dilakukan untuk pemenuhan modal inti minimum dan akan dilaksanakan pada akhir semester II 2021.

Sementara platform kredit digital Kredivo berencana meluncurkan bank digital bernama Lime. Ini menandai masuknya Kredivo ke bisnis neobank di pasar terbesar Asia Tenggara. Lime direncanakan fokus pada produk tabungan dan kredit yang ramah milenial. Rencana peluncuran neobank ini akan membuka peluang pertumbuhan baru bagi Kredivo, yang pendapatannya saat ini fokus pada bisnis kartu kredit dan pinjaman individu.

Di sisi kinerja, masuknya Kredivo ke Bank Bisnis berhasil mendongkrak kinerja bank tersebut. Bank Bisnis Internasional mencatatkan laba tahun berjalan setelah pajak bersih sebesar Rp 29,86 miliar hingga 30 Juni 2021. Perolehan tersebut tumbuh 130,15% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 12,97 miliar.

Kredit yang diberikan tercatat sebesar Rp 953,19 miliar per 30 Juni 2021, naik 4,68% dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 910,60 miliar. Sementara itu penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh 28,285, dari posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp 411,59 miliar menjadi Rp 528,01 miliar per 30 Juni 2021. Adapun total aset per 30 Juni 2021 sebesar Rp 1,60 triliun, tumbuh 10,89% dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 1,44 triliun



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

Mandiri Sekuritas melihat 3 jenis konten yang paling diminati investor ritel, yaitu informasi produk dan emiten, riset pasar, dan edukasi pasar modal.

EKONOMI | 30 November 2021

Perkuat Silaturahmi, Komunitas ME2000C Serentak Gelar Kopdar

Bagi sebuah komunitas, ajang kopdar jadi momen yang penting untuk meningkatkan kekompakan dan saling bertukar informasi atau pengalaman di antaranggota.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenperin Siapkan Infrastruktur Pendukung Industri Halal

Kawasan industri halal perlu terintegrasi dengan sistem logistik halal, sertifikasi halal, pembiayaan syariah, serta edukasi dan promosi halal.

EKONOMI | 30 November 2021

Litedex Protocol Terapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Mitigasi risiko yang dilakukan Litedex Protocol bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi para investor, sekaligus menjadi pembeda dengan platform lokal lain.

EKONOMI | 30 November 2021

SatuKeluarga Mulai Menembus Pasar Online

SatuKeluarga saat ini sudah memiliki Moulding utama yang bertempat di Tiongkok untuk memproduksi produk-produk yang diperdagangkan.

EKONOMI | 30 November 2021

AKLI Siap Beradaptasi dengan Regulasi Usaha Kelistrikan

AKLI siap menghadapi perkembangan regulasi usaha ketenagalistrikan.

EKONOMI | 30 November 2021

Tumbuh 44%, Laba Indofood Tembus Rp 5,41 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba tumbuh 44%.

EKONOMI | 30 November 2021

18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Danone-Aqua mendapatkan Sertifikasi Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau 2021 melalui 18 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenkeu Perjuangkan Kodifikasi Produk Halal Ekspor

Ditjen Bea dan Cukai menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Nasional Single Window untuk mendukung terbangunnya kompleks industri halal di Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Ma’ruf Amin Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Syariah

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Rapat dihadiri oleh 16 pimpinan kementerian/lembaga/instansi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

DUNIA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings