Ini Daftar 22 Calon Peserta BI-Fast Tahap Pertama dan Kedua
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Daftar 22 Calon Peserta BI-Fast Tahap Pertama dan Kedua

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:32 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) akan memulai implementasi BI-Fast pada minggu kedua Desember 2021. BI-Fast merupakan infrastruktur sistem pembayaran (SP) ritel yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel menggunakan berbagai instrumen dan kanal pembayaran yang dapat dilakukan secara real time dan 24/7.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, kepesertaan BI-FAST terbuka bagi industri sistem pembayaran baik bank maupun LSB dan pihak lainnya, sepanjang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Kriteria umum kepesertaan mencakup pemenuhan aspek kelembagaan, aspek kinerja keuangan, dan aspek kapabilitas sistem informasi.

Terdapat pula adanya kriteria khusus 3C, yaitu Contribution (Kontribusi terhadap EKD), Capability (kemampuan permodalan dan likuiditas), dan Collaboration (dukungan terhadap kebijakan BI kedepan). Selain itu, peserta juga harus memenuhi kriteria Champion in Readiness yang antara lain diukur dari kesiapan people, process, technology, serta kesiapan sebagai pengelola dana.

“Berdasarkan penilaian terhadap kriteria kepesertaan, komitmen, dan kesiapan calon peserta, termasuk pemenuhan aspek people, process, dan technology, Bank Indonesia telah menetapkan 22 calon peserta batch 1 pada Desember 2021 dan 22 calon peserta batch 2 pada Januari 2022,” kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers kebijakan penyelenggaraan BI-Fast, Jumat (22/10/2021).

Adapun ke-22 calon peserta tahap pertama yaitu Bank Tabungan Negara, Bank Syariah Indonesia, Bank DBS Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Permata, Bank OCBC NISP, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara Unit usaha Syariah (UUS), Bank Danamon Indonesia.

Selanjutnya, Bank Permata UUS, Bank CIMB Niaga, Bank CIMB Niaga UUS, Bank Central Asia, Bank Danamon Indonesia UUS, Bank HSBC Indonesia, Bank BCA Syariah, Bank UOB Indonesia, Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank Citibank NA, Bank Negara Indonesia, dan Bank Woori Saudara Indonesia.

Bank Indonesia juga telah melakukan penilaian terhadap progres kesiapan dan komitmen calon peserta yang akan onboard pada batch 2 yang direncanakan pada Januari 2022.

Berdasarkan penilaian tersebut, terdapat 22 calon peserta yaitu Bank Sahabat Sampoerna, Bank Multiarta Sentosa, Bank Harda International, Bank Ganesha, Bank Maspion, Bank OCBC NISP UUS, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Digital BCA, Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Bank Sinarmas UUS, Bank Ina Perdana.

Selanjutnya, Bank Jateng UUS, Bank Mandiri Taspen, Standard Chartered Bank, Bank Nationalnobu, Bank Jateng, Bank Jatim UUS, BPD Bali, Bank Mestika Dharma, Bank Papua, Bank Jatim, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Perry menambahkan, Bank Indonesia menetapkan batas maksimal nominal transaksi BI-Fast secara bertahap, dengan tahap awal sampai dengan Rp 250 juta per transaksi. Penetapan batas maksimal nominal transaksi BI-Fast tersebut mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas, inovasi dan kompetisi, inklusivitas, customer oriented, review berkala, serta keamanan dan mitigasi risiko.

“Batas maksimal tersebut akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan kelancaran sistem BI-Fast baik di penyelenggara maupun peserta memberikan waktu shifting transaksi dari SKNBI ke BI-Fast, dan kesesuaian dengan aspek cepat, murah, mudah, aman, dan andal (Cemumuah),” kata Perry.

Bank Indonesia juga menetapkan skema harga BI-Fast dengan mempertimbangkan pelaksanaan tugas dan kewenangan di bidang sistem pembayaran, penyediaan infrastruktur publik yang efisien dan mendukung layanan sistem pembayaran yang Cemumuah, percepatan EKD, dan tetap menjaga keberlangsungan industi.

"Penetapan skema harga BI-Fast dari BI ke peserta ditetapkan Rp 19 per transaksi dan dari peserta ke nasabah ditetapkan maksimal Rp 2.500 per transaksi, yang akan direviu secara berkala,” jelas Perry.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

Mandiri Sekuritas melihat 3 jenis konten yang paling diminati investor ritel, yaitu informasi produk dan emiten, riset pasar, dan edukasi pasar modal.

EKONOMI | 30 November 2021

Perkuat Silaturahmi, Komunitas ME2000C Serentak Gelar Kopdar

Bagi sebuah komunitas, ajang kopdar jadi momen yang penting untuk meningkatkan kekompakan dan saling bertukar informasi atau pengalaman di antaranggota.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenperin Siapkan Infrastruktur Pendukung Industri Halal

Kawasan industri halal perlu terintegrasi dengan sistem logistik halal, sertifikasi halal, pembiayaan syariah, serta edukasi dan promosi halal.

EKONOMI | 30 November 2021

Litedex Protocol Terapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Mitigasi risiko yang dilakukan Litedex Protocol bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi para investor, sekaligus menjadi pembeda dengan platform lokal lain.

EKONOMI | 30 November 2021

SatuKeluarga Mulai Menembus Pasar Online

SatuKeluarga saat ini sudah memiliki Moulding utama yang bertempat di Tiongkok untuk memproduksi produk-produk yang diperdagangkan.

EKONOMI | 30 November 2021

AKLI Siap Beradaptasi dengan Regulasi Usaha Kelistrikan

AKLI siap menghadapi perkembangan regulasi usaha ketenagalistrikan.

EKONOMI | 30 November 2021

Tumbuh 44%, Laba Indofood Tembus Rp 5,41 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba tumbuh 44%.

EKONOMI | 30 November 2021

18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Danone-Aqua mendapatkan Sertifikasi Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau 2021 melalui 18 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenkeu Perjuangkan Kodifikasi Produk Halal Ekspor

Ditjen Bea dan Cukai menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Nasional Single Window untuk mendukung terbangunnya kompleks industri halal di Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Ma’ruf Amin Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Syariah

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Rapat dihadiri oleh 16 pimpinan kementerian/lembaga/instansi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

KESEHATAN | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings