Logo BeritaSatu

Anggota Komisi V: Tes PCR Penumpang Pesawat Seharusnya Ditanggung Pemerintah

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:19 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat Irwan menilai aturan pemerintah mewajibkan penumpang pesawat tes PCR memberatkan masyarakat yang sudah terpukul akibat pandemi Covid-19. Seharusnya kata dia, biaya tes PCR ditanggung pemerintah.

"Sejak awal sudah minta pemerintah agar ambil alih tanggung jawab terkait biaya PCR. Jangan rakyat yang sudah susah harus menanggung beban derita," ujar pria yang akrab disapa Irwan Fecho saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Sabtu (23/10/2021).

Dia mengatakan, pemerintah berkontribusi menambah beban rakyat dengan mewajibkan PCR penumpang pesawat tanpa menanggung biaya PCR-nya atau menurunkan harga lebih terjangkau.

Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR ini sepakat masih rendahnya realisasi vaksinasi menjadikan PCR tetap salah satu alat menekan penyebaran Covid-19. Namun pemerintah juga harus bijak dan tidak menambah beban masyarakat.

"Saya sepakat jika di tengah masih rendahnya realisasi vaksinasi oleh pemerintah, maka wajib PCR menjadi salah satu kunci menekan Covid-19. Namun yang utama adalah pemerintah harus punya solusi yang bijaksana," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika pemerintah tidak mampu menanggung biaya PCR, maka setidaknya pemerintah bisa menurunkan kembali standar biaya PCR, karena nominal Rp 450.000-Rp 550.000 masih tinggi. "Tentu harga PCR ini harus bisa diturunkan ke harga yang terjangkau oleh seluruh pengguna transportasi udara," kata legislator asal Kalimantan Timur ini.

Dalam SE Kemenhub terbaru diatur bahwa penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan Pulau Bali, antarkota di Pulau Jawa dan Pulau Bali, serta daerah dengan kategori PPKM level empat dan PPKM level tiga wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan surat keterangan negatif rapid test/RT-PCR maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk penerbangan dari dan ke bandara di luar wilayah Jawa dan Bali dengan kategori PPKM level satu dan PPKM level dua, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR (sampel maksimal 2x24 jam), atau hasil negatif RT-antigen (sampel maksimal 1x24 jam), sebelum keberangkatan.

Namun ada sejumlah pengecualian untuk kewajiban menunjukkan kartu vaksin. Pengecualian pertama adalah untuk pelaku perjalanan dengan usia di bawah 12 tahun. Kedua, pelaku yang punya kondisi kesehatan khusus dengan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Angkutan udara perintis dan penerbangan angkutan udara di daerah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan), yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas Banyak Didukung

Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas yang diluncurkan Presiden Jokowi mendapat dukungan dari Kadin dan Sinar Mas Group.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Ekonom Apresiasi Keberlanjutan Program Kartu Prakerja Pemerintah pada 2023

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada 2023.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Kolaborasi Majoo dan BRI Mudahkan Transaksi Digital UMKM

Komitmen aplikasi Majoo mewujudkan transformasi digital UMKM Indonesia diwujudkan dengan kolaborasi bersama BRI.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Fintech Teregulasi di Bahrain Fasilitasi Pembayaran Kripto dengan Binance

Adopsi kripto terus berkembang di Kerajaan Bahrain dan ini ditunjukkan dengan banyak perusahaan lokal memfasilitasi pembayaran dalam kripto seperti Bitcoin.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Holding PTPN Bangun Pengolahan Kelapa Sawit Mini di Bogor

Rektor IPB, Prof Arif Satria, memberikan apresiasi kepada PTPN Group yang telah mendukung pembangunan unit Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) Mini.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Strategi Duta Intidaya Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) atau yang lebih dikenal dengan Watsons Indonesia meluncurkan kembali Watsons Club membership dalam menjaga loyalitas pelanggan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Napindo Hadirkan Pameran Solusi Kota Cerdas

Pameran dan Forum Teknologi Terpadu yang digelar Napindo menampilkan pameran Indo Water, Indo Waste, dan Indo Renergy, dan IISMEX 2022 Expo & Forum.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Jelang KTT G-20, 25 Maskapai Layani Penerbangan ke Bali

Sandiaga Uno menyatakan 25 maskapai internasional melayani penerbangan ke Denpasar, Bali, menjelang KTT G-20.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Minyak Makan Merah Raih SNI, Menkop UKM: Tak Perlu Ragu Lagi

Teten Masduki menegaskan, dengan dikeluarkannya SNI dari BSN, tidak perlu lagi ada yang meragukan minyak makan merah layak dikonsumsi atau tidak.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Kebijakan Satu Peta Dorong Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi

Menko Airlangga menegaskan, kebijakan satu peta menjadi landasan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
HT Instruksikan Kader Perindo Raih <em>Double Digit</em> pada Pemilu 2024

HT Instruksikan Kader Perindo Raih Double Digit pada Pemilu 2024

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings