DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:17 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Kalangan anggota Komisi VI DPR mendukung langkah yang diambil Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan opsi penutupan PT Garuda Indonesia Tbk apabila negosiasi dengan para lender, lessor pesawat, hingga pemegang sukuk global gagal dilakukan.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Evita Nursanty menganggap serius situasi saat ini, karena dari informasi yang dia dengar sepertinya negosiasi itu berjalan sangat alot dan kemungkinan berakhir gagal. Jika itu terjadi, menurutnya, tidak ada pilihan lain, kecuali Kementerian BUMN harus menyiapkan maskapai penerbangan Pelita Air atau maskapai lain sebagai pengganti.

DPR, ujar Evita, sudah menegaskan bahwa opsi lain dengan penyertaan modal negara (PMN) tidak akan mungkin dilakukan. Menurut Evita, perlu penyiapan maskapai penerbangan lain untuk menggantikan Garuda Indonesia sebagai antisipasi dari situasi yang sangat serius saat ini.

“Kalau memang tidak bisa lagi dinegosiasikan dengan para lessor, lender, maupun pemegang sukuk global, ya, tentu saja seperti kata Kementerian BUMN, opsinya tidak ada lagi kecuali ditutup. Kami di DPR sudah tegas mengatakan tidak mungkin itu diselesaikan dengan penyertaan modal negara,” ujar Evita Nursanty di Jakarta, Sabtu (23/10/2021).

Evita berharap situasi ini bisa ditangkap para lessor untuk bisa memberikan kesempatan kepada Garuda di tengah kondisi tidak adanya opsi lain. Apalagi, terakhir ini terbuka sinyal positif bagi dunia penerbangan setelah dibukanya pariwisata internasional ke Bali, pembukaan umrah, dan lainnya setelah kasus Covid-19 menurun secara signifikan di Indonesia.

Soal apakah dengan penutupan Garuda Indonesia itu Indonesia akan kehilangan flag carrier yang dimiliki oleh perusahaan milik negara, Evita mengaku hal itu bukan suatu yang perlu dirisaukan. Di Amerika Serikat (AS), misalnya, penerbangan sepenuhnya dikelola oleh swasta dan semua pesawat yang terdaftar di AS itu disebut flag carrier.

Sebuah negara, kata Evita, bisa mengganti maskapai national carrier, bahkan meniadakannya, termasuk bekerja sama dengan maskapai internasional untuk jadwal penerbangan internasional. “Kalau saya ditanya, saya tentu suka jika Garuda Indonesia tetap ada. Namun, kalau kondisinya memang sudah tidak ada jalan keluar lain, di mana para lessor dan lender itu tetap tidak mau negosiasi, ya, sudah, tutup saja,” ujar Evita.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN membenarkan rencana untuk menyiapkan PT Pelita Air Service (PAS) sebagai maskapai berjadwal nasional menggantikan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Langkah ini untuk mengantisipasi apabila restrukturisasi dan negosiasi yang sedang dijalani oleh Garuda tak berjalan mulus.

“Kalau mentok, ya, kita tutup. Tidak mungkin diberikan penyertaan modal negara karena nilai utangnya terlalu besar,” kata Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo beberapa waktu lalu. Dia menambahkan, kondisi arus kas dan operasi harian maskapai tersebut sangat minim.

Menurut Tiko, progres negosiasi dan restrukturisasi utang Garuda Indonesia dilakukan dengan seluruh lender, lessor pesawat, hingga pemegang sukuk global serta melibatkan tiga konsultan yang ditunjuk Kementerian BUMN. Meski demikian, negosiasi dengan kreditur dan lessor masih alot dan membutuhkan waktu yang panjang. Salah satu alasannya, pesawat yang digunakan Garuda Indonesia dimiliki puluhan lessor.

Tiko juga menilai, opsi penutupan Garuda Indonesia tetap terbuka meski berstatus sebagai maskapai flag carrier. Alasannya, saat ini sudah lazim sebuah negara tidak memiliki maskapai yang melayani penerbangan internasional.

Dia pun beralasan, meskipun Garuda Indonesia bisa diselamatkan, nyaris mustahil Garuda Indonesia bisa melayani lagi penerbangan jarak jauh, misalnya ke Eropa. Oleh karena itu, untuk melayani penerbangan internasional, maskapai asing akan digandeng sebagai partner maskapai domestik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

DPR Dukung Restrukturisasi Barata Indonesia  

Restrukturisasi Barata Indonesia dinilai sangat krusial, karena bisa meningkatkan daya saing serta kontrbusi bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Masihkah Bullish Aset Kripto Berlanjut Tahun Depan?

Salah satu penyebab kenaikan harga aset kripto di sepanjang tahun ini disebabkan oleh minat institusi yang semakin besar.

EKONOMI | 3 Desember 2021

PBB Rilis Program Baru untuk Pacu Investasi SDGs di RI

PBB di Indonesia hari ini meluncurkan program kerja sama multipihak untuk pacu investasi SDGs.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Bank DKI Salurkan Dana Beasiswa Pendidikan Rp 13,47 Miliar

Bank DKI dipercaya oleh Yayasan Beasiswa Jakarta sebagai mitra kolaborator penyaluran dana hibah sebesar Rp 13,47 miliar.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Asya Raih 2 Penghargaan Indonesia Properti Awards 2021

Dua penghargaan yang diraih pada Indonesia Properti Awards 2021 menjadi pencapaian gemilang bagi Asya di penghujung tahun 2021.

EKONOMI | 3 Desember 2021

HCML Teken 3 Transaksi Jual-Beli Gas Selama Gelaran IOG 2021

HCML menandatangani tiga transaksi jual-beli gas bumi Lapangan MAC dengan Petrokimia Gresik, Inti Alasindo Energy, dan Bayu Buana Gemilang.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Laba Bersih Kioson Tumbuh 113,4% di Kuartal III 2021

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) berhasil mencatatkan laba bersih Rp 2,2 miliar pada akhir kuartal III 2021.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Erick Thohir Wajibkan BUMN Tanam Pohon, Ini Respons KBI

Selain melakukan penanaman pohon, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI juga mempersiapkan diri sebagai lembaga kliring perdagangan karbon.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Kadin Siapkan Road Map Indonesia Emas 2045

Kadin Indonesia menyiapkan Road Map To Indonesia 2045 dengan menguatkan tiga program utama.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Jokowi Minta Kadin Detailkan Transformasi Ekonomi

Presiden Jokowi meminta dukungan Kadin untuk mendetailkan kebijakan-kebijakan pemerintah, utamanya yang akan menjadi fokus Indonesia pada Presidensi G-20.

EKONOMI | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Kento Momota


# Prajurit Santri


# BWF World Tour


# Waskita Karya


# Omicron



TERKINI
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

ARCHIVE | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings